<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722</id><updated>2012-02-16T02:02:51.683-08:00</updated><title type='text'>welcome in my blog</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-7286981407043251167</id><published>2008-04-16T06:02:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T06:05:58.319-07:00</updated><title type='text'>WALI SANGA</title><content type='html'>Walisongo berarti sembilan orang wali. Mereka adalah Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Dradjad, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, Sunan Muria, serta Sunan Gunung Jati. Mereka tidak hidup pada saat yang persis bersamaan. Namun satu sama lain mempunyai keterkaitan erat, bila tidak dalam ikatan darah juga dalam hubungan guru-murid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maulana Malik Ibrahim yang tertua. Sunan Ampel anak Maulana Malik Ibrahim. Sunan Giri adalah keponakan Maulana Malik Ibrahim yang berarti juga sepupu Sunan Ampel. Sunan Bonang dan Sunan Drajad adalah anak Sunan Ampel. Sunan Kalijaga merupakan sahabat sekaligus murid Sunan Bonang. Sunan Muria anak Sunan Kalijaga. Sunan Kudus murid Sunan Kalijaga. Sunan Gunung Jati adalah sahabat para Sunan lain, kecuali Maulana Malik Ibrahim yang lebih dahulu meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tinggal di pantai utara Jawa dari awal abad 15 hingga pertengahan abad 16, di tiga wilayah penting. Yakni Surabaya-Gresik-Lamongan di Jawa Timur, Demak-Kudus-Muria di Jawa Tengah, serta Cirebon di Jawa Barat. Mereka adalah para intelektual yang menjadi pembaharu masyarakat pada masanya. Mereka mengenalkan berbagai bentuk peradaban baru: mulai dari kesehatan, bercocok tanam, niaga, kebudayaan dan kesenian, kemasyarakatan hingga pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesantren Ampel Denta dan Giri adalah dua institusi pendidikan paling penting di masa itu. Dari Giri, peradaban Islam berkembang ke seluruh wilayah timur Nusantara. Sunan Giri dan Sunan Gunung Jati bukan hanya ulama, namun juga pemimpin pemerintahan. Sunan Giri, Bonang, Kalijaga, dan Kudus adalah kreator karya seni yang pengaruhnya masih terasa hingga sekarang. Sedangkan Sunan Muria adalah pendamping sejati kaum jelata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era Walisongo adalah era berakhirnya dominasi Hindu-Budha dalam budaya Nusantara untuk digantikan dengan kebudayaan Islam. Mereka adalah simbol penyebaran Islam di Indonesia. Khususnya di Jawa. Tentu banyak tokoh lain yang juga berperan. Namun peranan mereka yang sangat besar dalam mendirikan Kerajaan Islam di Jawa, juga pengaruhnya terhadap kebudayaan masyarakat secara luas serta dakwah secara langsung, membuat sembilan wali ini lebih banyak disebut dibanding yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing tokoh tersebut mempunyai peran yang unik dalam penyebaran Islam. Mulai dari Maulana Malik Ibrahim yang menempatkan diri sebagai tabib bagi Kerajaan Hindu Majapahit; Sunan Giri yang disebut para kolonialis sebagai paus dari Timur hingga Sunan Kalijaga yang mencipta karya kesenian dengan menggunakan nuansa yang dapat dipahami masyarakat Jawa -yakni nuansa Hindu dan Budha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maulana Malik Ibrahim&lt;br /&gt;Maulana Malik Ibrahim, atau Makdum Ibrahim As-Samarkandy diperkirakan lahir di Samarkand, Asia Tengah, pada paruh awal abad 14. Babad Tanah Jawi versi Meinsma menyebutnya Asmarakandi, mengikuti pengucapan lidah Jawa terhadap As-Samarkandy, berubah menjadi Asmarakandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maulana Malik Ibrahim kadang juga disebut sebagai Syekh Magribi. Sebagian rakyat malah&lt;br /&gt;menyebutnya Kakek Bantal. Ia bersaudara dengan Maulana Ishak, ulama terkenal di Samudra Pasai, sekaligus ayah dari Sunan Giri (Raden Paku). Ibrahim dan Ishak adalah anak dari seorang ulama Persia, bernama Maulana Jumadil Kubro, yang menetap di Samarkand. Maulana Jumadil Kubro diyakini sebagai keturunan ke-10 dari Syayidina Husein, cucu Nabi Muhammad saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maulana Malik Ibrahim pernah bermukim di Campa, sekarang Kamboja, selama tiga belas tahun sejak tahun 1379. Ia malah menikahi putri raja, yang memberinya dua putra. Mereka adalah Raden Rahmat (dikenal dengan Sunan Ampel) dan Sayid Ali Murtadha alias Raden Santri. Merasa cukup menjalankan misi dakwah di negeri itu, tahun 1392 M Maulana Malik Ibrahim hijrah ke Pulau Jawa meninggalkan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa versi menyatakan bahwa kedatangannya disertai beberapa orang. Daerah yang ditujunya pertama kali yakni desa Sembalo, daerah yang masih berada dalam wilayah kekuasaan Majapahit. Desa Sembalo sekarang, adalah daerah Leran kecamatan Manyar, 9 kilometer utara kota Gresik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas pertama yang dilakukannya ketika itu adalah berdagang dengan cara membuka warung. Warung itu menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah. Selain itu secara khusus Malik Ibrahim juga menyediakan diri untuk mengobati masyarakat secara gratis. Sebagai tabib, kabarnya, ia pernah diundang untuk mengobati istri raja yang berasal dari Campa. Besar kemungkinan permaisuri tersebut masih kerabat istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakek Bantal juga mengajarkan cara-cara baru bercocok tanam. Ia merangkul masyarakat bawah -kasta yang disisihkan dalam Hindu. Maka sempurnalah misi pertamanya, yaitu mencari tempat di hati masyarakat sekitar yang ketika itu tengah dilanda krisis ekonomi dan perang saudara. Selesai membangun dan menata pondokan tempat belajar agama di Leran, tahun 1419 M Maulana Malik Ibrahim wafat. Makamnya kini terdapat di kampung Gapura, Gresik, Jawa Timur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Ampel&lt;br /&gt;Ia putera tertua Maulana Malik Ibrahim. Menurut Babad Tanah Jawi dan Silsilah Sunan Kudus, di masa kecilnya ia dikenal dengan nama Raden Rahmat. Ia lahir di Campa pada 1401 Masehi. Nama Ampel sendiri, diidentikkan dengan nama tempat dimana ia lama bermukim. Di daerah Ampel atau Ampel Denta, wilayah yang kini menjadi bagian dari Surabaya (kota Wonokromo sekarang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa versi menyatakan bahwa Sunan Ampel masuk ke pulau Jawa pada tahun 1443 M bersama Sayid Ali Murtadho, sang adik. Tahun 1440, sebelum ke Jawa, mereka singgah dulu di Palembang. Setelah tiga tahun di Palembang, kemudian ia melabuh ke daerah Gresik. Dilanjutkan pergi ke Majapahit menemui bibinya, seorang putri dari Campa, bernama Dwarawati, yang dipersunting salah seorang raja Majapahit beragama Hindu bergelar Prabu Sri Kertawijaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Ampel menikah dengan putri seorang adipati di Tuban. Dari perkawinannya itu ia dikaruniai beberapa putera dan puteri. Diantaranya yang menjadi penerusnya adalah Sunan Bonang dan Sunan Drajat. Ketika Kesultanan Demak (25 kilometer arah selatan kota Kudus) hendak didirikan, Sunan Ampel turut membidani lahirnya kerajaan Islam pertama di Jawa itu. Ia pula yang menunjuk muridnya Raden Patah, putra dari Prabu Brawijaya V raja Majapahit, untuk menjadi Sultan Demak tahun 1475 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Ampel Denta yang berawa-rawa, daerah yang dihadiahkan Raja Majapahit, ia membangun mengembangkan pondok pesantren. Mula-mula ia merangkul masyarakat sekitarnya. Pada pertengahan Abad 15, pesantren tersebut menjadi sentra pendidikan yang sangat berpengaruh di wilayah Nusantara bahkan mancanegara. Di antara para santrinya adalah Sunan Giri dan Raden Patah. Para santri tersebut kemudian disebarnya untuk berdakwah ke berbagai pelosok Jawa dan Madura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Ampel menganut fikih mahzab Hanafi. Namun, pada para santrinya, ia hanya memberikan pengajaran sederhana yang menekankan pada penanaman akidah dan ibadah. Dia-lah yang mengenalkan istilah Mo Limo (moh main, moh ngombe, moh maling, moh madat, moh madon). Yakni seruan untuk tidak berjudi, tidak minum minuman keras, tidak mencuri, tidak menggunakan narkotik, dan tidak berzina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Ampel diperkirakan wafat pada tahun 1481 M di Demak dan dimakamkan di sebelah barat Masjid Ampel, Surabaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Giri&lt;br /&gt;Ia memiliki nama kecil Raden Paku, alias Muhammad Ainul Yakin. Sunan Giri lahir di Blambangan (kini Banyuwangi) pada 1442 M. Ada juga yang menyebutnya Jaka Samudra. Sebuah nama yang dikaitkan dengan masa kecilnya yang pernah dibuang oleh keluarga ibunya--seorang putri raja Blambangan bernama Dewi Sekardadu ke laut. Raden Paku kemudian dipungut anak oleh Nyai Semboja (Babad Tanah Jawi versi Meinsma).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya adalah Maulana Ishak. saudara sekandung Maulana Malik Ibrahim. Maulana Ishak berhasil meng-Islamkan isterinya, tapi gagal mengislamkan sang mertua. Oleh karena itulah ia meninggalkan keluarga isterinya berkelana hingga ke Samudra Pasai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Giri kecil menuntut ilmu di pesantren misannya, Sunan Ampel, tempat dimana Raden Patah juga belajar. Ia sempat berkelana ke Malaka dan Pasai. Setelah merasa cukup ilmu, ia membuka pesantren di daerah perbukitan Desa Sidomukti, Selatan Gresik. Dalam bahasa Jawa, bukit adalah giri. Maka ia dijuluki Sunan Giri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesantrennya tak hanya dipergunakan sebagai tempat pendidikan dalam arti sempit, namun juga sebagai pusat pengembangan masyarakat. Raja Majapahit -konon karena khawatir Sunan Giri mencetuskan pemberontakan- memberi keleluasaan padanya untuk mengatur pemerintahan. Maka pesantren itupun berkembang menjadi salah satu pusat kekuasaan yang disebut Giri Kedaton. Sebagai pemimpin pemerintahan, Sunan Giri juga disebut sebagai Prabu Satmata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giri Kedaton tumbuh menjadi pusat politik yang penting di Jawa, waktu itu. Ketika Raden Patah melepaskan diri dari Majapahit, Sunan Giri malah bertindak sebagai penasihat dan panglima militer Kesultanan Demak. Hal tersebut tercatat dalam Babad Demak. Selanjutnya, Demak tak lepas dari pengaruh Sunan Giri. Ia diakui juga sebagai mufti, pemimpin tertinggi keagamaan, se-Tanah Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giri Kedaton bertahan hingga 200 tahun. Salah seorang penerusnya, Pangeran Singosari, dikenal sebagai tokoh paling gigih menentang kolusi VOC dan Amangkurat II pada Abad 18.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para santri pesantren Giri juga dikenal sebagai penyebar Islam yang gigih ke berbagai pulau, seperti Bawean, Kangean, Madura, Haruku, Ternate, hingga Nusa Tenggara. Penyebar Islam ke Sulawesi Selatan, Datuk Ribandang dan dua sahabatnya, adalah murid Sunan Giri yang berasal dari Minangkabau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keagamaan, ia dikenal karena pengetahuannya yang luas dalam ilmu fikih. Orang-orang pun menyebutnya sebagai Sultan Abdul Fakih. Ia juga pecipta karya seni yang luar biasa. Permainan anak seperti Jelungan, Jamuran, lir-ilir dan cublak suweng disebut sebagai kreasi Sunan Giri. Demikian pula Gending Asmaradana dan Pucung -lagi bernuansa Jawa namun syarat dengan ajaran Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Bonang&lt;br /&gt;Ia anak Sunan Ampel, yang berarti juga cucu Maulana Malik Ibrahim. Nama kecilnya adalah Raden Makdum Ibrahim. Lahir diperkirakan 1465 M dari seorang perempuan bernama Nyi Ageng Manila, puteri seorang adipati di Tuban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Bonang belajar agama dari pesantren ayahnya di Ampel Denta. Setelah cukup dewasa, ia berkelana untuk berdakwah di berbagai pelosok Pulau Jawa. Mula-mula ia berdakwah di Kediri, yang mayoritas masyarakatnya beragama Hindu. Di sana ia mendirikan Masjid Sangkal Daha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia kemudian menetap di Bonang -desa kecil di Lasem, Jawa Tengah -sekitar 15 kilometer timur kota Rembang. Di desa itu ia membangun tempat pesujudan/zawiyah sekaligus pesantren yang kini dikenal dengan nama Watu Layar. Ia kemudian dikenal pula sebagai imam resmi pertama Kesultanan Demak, dan bahkan sempat menjadi panglima tertinggi. Meskipun demikian, Sunan Bonang tak pernah menghentikan kebiasaannya untuk berkelana ke daerah-daerah yang sangat sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia acap berkunjung ke daerah-daerah terpencil di Tuban, Pati, Madura maupun Pulau Bawean. Di Pulau inilah, pada 1525 M ia meninggal. Jenazahnya dimakamkan di Tuban, di sebelah barat Masjid Agung, setelah sempat diperebutkan oleh masyarakat Bawean dan Tuban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak seperti Sunan Giri yang lugas dalam fikih, ajaran Sunan Bonang memadukan ajaran ahlussunnah bergaya tasawuf dan garis salaf ortodoks. Ia menguasai ilmu fikih, usuludin, tasawuf, seni, sastra dan arsitektur. Masyarakat juga mengenal Sunan Bonang sebagai seorang yang piawai mencari sumber air di tempat-tempat gersang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Sunan Bonang berintikan pada filsafat 'cinta'('isyq). Sangat mirip dengan kecenderungan Jalalludin Rumi. Menurut Bonang, cinta sama dengan iman, pengetahuan intuitif (makrifat) dan kepatuhan kepada Allah SWT atau haq al yaqqin. Ajaran tersebut disampaikannya secara populer melalui media kesenian yang disukai masyarakat. Dalam hal ini, Sunan Bonang bahu-membahu dengan murid utamanya, Sunan Kalijaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Bonang banyak melahirkan karya sastra berupa suluk, atau tembang tamsil. Salah satunya adalah Suluk Wijil yang tampak dipengaruhi kitab Al Shidiq karya Abu Sa'id Al Khayr (wafat pada 899). Suluknya banyak menggunakan tamsil cermin, bangau atau burung laut. Sebuah pendekatan yang juga digunakan oleh Ibnu Arabi, Fariduddin Attar, Rumi serta Hamzah Fansuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Bonang juga menggubah gamelan Jawa yang saat itu kental dengan estetika Hindu, dengan memberi nuansa baru. Dialah yang menjadi kreator gamelan Jawa seperti sekarang, dengan menambahkan instrumen bonang. Gubahannya ketika itu memiliki nuansa dzikir yang mendorong kecintaan pada kehidupan transedental (alam malakut). Tembang Tombo Ati adalah salah satu karya Sunan Bonang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pentas pewayangan, Sunan Bonang adalah dalang yang piawai membius penontonnya. Kegemarannya adalah menggubah lakon dan memasukkan tafsir-tafsir khas Islam. Kisah perseteruan Pandawa-Kurawa&lt;br /&gt;ditafsirkan Sunan Bonang sebagai peperangan antara nafi (peniadaan) dan 'isbah (peneguhan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Drajat&lt;br /&gt;Nama kecilnya Raden Qosim. Ia anak Sunan Ampel. Dengan demikian ia bersaudara dengan Sunan Bonang. Diperkirakan Sunan Drajat yang bergelar Raden Syaifuddin ini lahir pada tahun 1470 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Drajat mendapat tugas pertama kali dari ayahnya untuk berdakwah ke pesisir Gresik, melalui laut. Ia kemudian terdampar di Dusun&lt;br /&gt;Jelog --pesisir Banjarwati atau Lamongan sekarang. Tapi setahun berikutnya Sunan Drajat berpindah 1 kilometer ke selatan dan mendirikan padepokan santri Dalem Duwur, yang kini bernama Desa Drajat, Paciran-Lamongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengajaran tauhid dan akidah, Sunan Drajat mengambil cara ayahnya: langsung dan tidak banyak mendekati budaya lokal. Meskipun demikian, cara penyampaiannya mengadaptasi cara berkesenian yang dilakukan Sunan Muria. Terutama seni suluk. Maka ia menggubah sejumlah suluk, di antaranya adalah suluk petuah berilah tongkat pada si buta/beri makan pada yang lapar/beri pakaian pada yang telanjang'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Drajat juga dikenal sebagai seorang bersahaja yang suka menolong. Di pondok pesantrennya, ia banyak memelihara anak-anak yatim-piatu dan fakir miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Kalijaga&lt;br /&gt;Nama kecil Sunan Kalijaga adalah Raden Said. Ia juga memiliki sejumlah nama panggilan seperti Lokajaya,Syekh Malaya, Pangeran Tuban atau&lt;br /&gt;Raden Abdurrahman.Terdapat beragam versi menyangkut asal-usul nama Kalijaga yang disandangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Cirebon berpendapat bahwa nama itu berasal dari dusun Kalijaga di Cirebon. Sunan Kalijaga memang pernah tinggal di Cirebon dan bersahabat erat dengan Sunan Gunung Jati. Kalangan Jawa mengaitkannya dengan kesukaan wali ini untuk berendam ('kungkum') di sungai (kali) atau jaga kali. Namun ada yang menyebut istilah itu berasal dari bahasa Arab qadli dzaqa yang menunjuk statusnya sebagai penghulu suci kesultanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa hidup Sunan Kalijaga diperkirakan mencapai lebih dari 100 tahun. Dengan demikian ia mengalami masa akhir kekuasaan Majapahit (berakhir 1478), Kesultanan Demak, Kesultanan Cirebon dan Banten, bahkan juga Kerajaan Pajang yang lahir pada 1546 serta awal kehadiran Kerajaan Mataram dibawah pimpinan Panembahan Senopati. Ia ikut pula merancang pembangunan Masjid Agung Cirebon dan Masjid Agung Demak. Tiang tatal (pecahan kayu) yang merupakan salah satu dari tiang utama masjid adalah kreasi Sunan Kalijaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dakwah, ia punya pola yang sama dengan mentor sekaligus sahabat dekatnya, Sunan Bonang. Paham keagamaannya cenderung sufistik berbasis salaf -bukan sufi panteistik (pemujaan semata). Ia juga memilih kesenian dan kebudayaan sebagai sarana untuk berdakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia sangat toleran pada budaya lokal. Ia berpendapat bahwa masyarakat akan menjauh jika diserang pendiriannya. Maka mereka harus didekati secara bertahap: mengikuti sambil mempengaruhi. Sunan Kalijaga berkeyakinan jika Islam sudah dipahami, dengan sendirinya kebiasaan lama hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ajaran Sunan Kalijaga terkesan sinkretis dalam mengenalkan Islam. Ia menggunakan seni ukir, wayang, gamelan, serta seni suara suluk sebagai sarana dakwah. Dialah pencipta Baju takwa, perayaan sekatenan, grebeg maulud, Layang Kalimasada, lakon wayang Petruk Jadi Raja. Lanskap pusat kota berupa Kraton, alun-alun dengan dua beringin serta masjid diyakini sebagai karya Sunan Kalijaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode dakwah tersebut sangat efektif. Sebagian besar adipati di Jawa memeluk Islam melalui Sunan Kalijaga. Di antaranya adalah Adipati Padanaran, Kartasura, Kebumen, Banyumas, serta Pajang (sekarang Kotagede - Yogya). Sunan Kalijaga&lt;br /&gt;dimakamkan di Kadilangu -selatan Demak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Kudus&lt;br /&gt;Cara Sunan Kudus mendekati masyarakat Kudus adalah dengan memanfaatkan simbol-simbol Hindu dan Budha. Hal itu terlihat dari arsitektur masjid Kudus. Bentuk menara, gerbang dan pancuran/padasan wudhu yang melambangkan delapan jalan Budha. Sebuah wujud kompromi yang dilakukan Sunan Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu waktu, ia memancing masyarakat untuk pergi ke masjid mendengarkan tabligh-nya. Untuk itu, ia sengaja menambatkan sapinya yang diberi nama Kebo Gumarang di halaman masjid. Orang-orang Hindu yang mengagungkan sapi, menjadi simpati. Apalagi setelah mereka mendengar penjelasan Sunan Kudus tentang surat Al Baqarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang berarti sapi betina. Sampai sekarang, sebagian masyarakat tradisional Kudus, masih menolak untuk menyembelih sapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Kudus juga menggubah cerita-cerita ketauhidan. Kisah tersebut disusunnya secara berseri, sehingga masyarakat tertarik untuk mengikuti kelanjutannya. Sebuah pendekatan yang tampaknya mengadopsi cerita 1001 malam dari masa kekhalifahan Abbasiyah. Dengan begitulah Sunan Kudus mengikat masyarakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya berdakwah seperti itu yang dilakukan Sunan Kudus. Sebagaimana ayahnya, ia juga pernah menjadi Panglima Perang Kesultanan Demak. Ia ikut bertempur saat Demak, di bawah kepemimpinan Sultan Prawata, bertempur melawan Adipati Jipang, Arya Penangsang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Muria&lt;br /&gt;Ia putra Dewi Saroh --adik kandung Sunan Giri sekaligus anak Syekh Maulana Ishak, dengan Sunan Kalijaga. Nama kecilnya adalah Raden Prawoto. Nama Muria diambil dari tempat tinggal terakhirnya di lereng Gunung Muria, 18 kilometer ke utara kota Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya berdakwahnya banyak mengambil cara ayahnya, Sunan Kalijaga. Namun berbeda dengan&lt;br /&gt;sang ayah, Sunan Muria lebih suka tinggal di daerah sangat terpencil dan jauh dari pusat kota untuk menyebarkan agama Islam. Bergaul dengan rakyat jelata, sambil mengajarkan keterampilan-keterampilan bercocok tanam, berdagang dan melaut adalah kesukaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Muria seringkali dijadikan pula sebagai penengah dalam konflik internal di Kesultanan Demak (1518-1530), Ia dikenal sebagai pribadi yang mampu memecahkan berbagai masalah betapapun rumitnya masalah itu. Solusi pemecahannya pun selalu dapat diterima oleh semua pihak yang berseteru. Sunan Muria berdakwah dari Jepara, Tayu, Juana hingga sekitar Kudus dan Pati. Salah satu hasil dakwahnya lewat seni adalah lagu Sinom dan Kinanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama kecilnya Jaffar Shadiq. Ia putra pasangan Sunan Ngudung dan Syarifah (adik Sunan Bonang), anak Nyi Ageng Maloka. Disebutkan bahwa Sunan Ngudung adalah salah seorang putra Sultan di Mesir yang berkelana hingga di Jawa. Di Kesultanan Demak, ia pun diangkat menjadi Panglima Perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Kudus banyak berguru pada Sunan Kalijaga. Kemudian ia berkelana ke berbagai daerah tandus di Jawa Tengah seperti Sragen, Simo hingga Gunung Kidul. Cara berdakwahnya pun meniru pendekatan Sunan Kalijaga: sangat toleran pada budaya setempat. Cara penyampaiannya bahkan lebih halus. Itu sebabnya para wali --yang kesulitan mencari pendakwah ke Kudus yang mayoritas masyarakatnya pemeluk teguh-menunjuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Gunung Jati&lt;br /&gt;Sunan Gunung Jati Banyak kisah tak masuk akal yang dikaitkan dengan Sunan Gunung Jati. Diantaranya adalah bahwa ia pernah mengalami perjalanan spiritual seperti Isra' Mi'raj, lalu bertemu Rasulullah SAW, bertemu Nabi Khidir, dan menerima wasiat Nabi Sulaeman. (Babad Cirebon Naskah Klayan hal.xxii).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu hanya mengisyaratkan kekaguman masyarakat masa itu pada Sunan Gunung Jati. Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah diperkirakan lahir sekitar tahun 1448 M. Ibunya adalah Nyai Rara Santang, putri dari raja Pajajaran Raden Manah Rarasa. Sedangkan ayahnya adalah Sultan Syarif Abdullah Maulana Huda, pembesar Mesir keturunan Bani Hasyim dari Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarif Hidayatullah mendalami ilmu agama sejak berusia 14 tahun dari para ulama Mesir. Ia sempat berkelana ke berbagai negara. Menyusul berdirinya Kesultanan Bintoro Demak, dan atas restu kalangan ulama lain, ia mendirikan Kasultanan Cirebon yang juga dikenal sebagai Kasultanan Pakungwati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, Sunan Gunung Jati adalah satu-satunya wali songo yang memimpin pemerintahan. Sunan Gunung Jati memanfaatkan pengaruhnya sebagai putra Raja Pajajaran untuk menyebarkan Islam dari pesisir Cirebon ke pedalaman Pasundan atau Priangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berdakwah, ia menganut kecenderungan Timur Tengah yang lugas. Namun ia juga mendekati rakyat dengan membangun infrastruktur berupa jalan-jalan yang menghubungkan antar wilayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama putranya, Maulana Hasanuddin, Sunan Gunung Jati juga melakukan ekspedisi ke Banten. Penguasa setempat, Pucuk Umum, menyerahkan sukarela penguasaan wilayah Banten tersebut yang kemudian menjadi cikal bakal Kesultanan Banten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 89 tahun, Sunan Gunung Jati mundur dari jabatannya untuk hanya menekuni dakwah. Kekuasaan itu diserahkannya kepada Pangeran Pasarean. Pada tahun 1568 M, Sunan Gunung Jati wafat dalam usia 120 tahun, di Cirebon (dulu Carbon). Ia dimakamkan di daerah Gunung Sembung, Gunung Jati, sekitar 15 kilometer sebelum kota Cirebon dari arah barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah wali yang namanya paling banyak disebut masyarakat Jawa. Ia lahir sekitar tahun 1450 Masehi. Ayahnya adalah Arya Wilatikta, Adipati Tuban -keturunan dari tokoh pemberontak Majapahit, Ronggolawe. Masa itu, Arya Wilatikta diperkirakan telah menganut Islam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-7286981407043251167?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/7286981407043251167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=7286981407043251167' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/7286981407043251167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/7286981407043251167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2008/04/wali-sanga.html' title='WALI SANGA'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-8537472418626760694</id><published>2008-04-16T05:58:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T06:02:41.416-07:00</updated><title type='text'>IMAM SYAFI'I</title><content type='html'>BIOGRAFI IMAM AS SYAFI’I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ahmad bin Hambal berkata, “Sesungguhnya Allah telah mentakdirkan pada setiap seratus tahun ada seseorang yang akan mengajarkan Sunnah dan akan menyingkirkan para pendusta terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam. Kami berpendapat pada seratus tahun yang pertama Allah mentakdirkan Umar bin Abdul Aziz dan pada seratus tahun berikutnya Allah menakdirkan Imam Asy-Syafi`i”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASAB BELIAU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunyah beliau Abu Abdillah, namanya Muhammad bin Idris bin Al-Abbas bin Utsman bin Syaafi’ bin As-Saai’b bin ‘Ubaid bin Abdu Yazid bin Hasyim bin Al- Muththalib bin Abdu Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam pada Abdu Manaf, sedangkan Al-Muththalib adalah saudaranya Hasyim (bapaknya Abdul Muththalib).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAHUN DAN TEMPAT KELAHIRAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau dilahirkan di desa Gaza, masuk kota ‘Asqolan pada tahun 150 H. Saat beliau dilahirkan ke dunia oleh ibunya yang tercinta, bapaknya tidak sempat membuainya, karena ajal Allah telah mendahuluinya dalam usia yang masih muda. Lalu setelah berumur dua tahun, paman dan ibunya membawa pindah ke kota kelahiran nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam, Makkah Al Mukaramah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERTUMBUHANNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau tumbuh dan berkembang di &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kota Makkah, di &lt;br /&gt;kota tersebut beliau ikut bergabung bersama teman-teman sebaya belajar memanah dengan tekun dan penuh semangat, sehingga kemampuannya mengungguli teman-teman lainnya. Beliau mempunyai kemampuan yang luar biasa dalam bidang ini, hingga sepuluh anak panah yang dilemparkan, sembilan di antaranya tepat mengenai sasaran dan hanya satu yang meleset.Setelah itu beliau mempelajari tata bahasa arab dan sya’ir sampai beliau memiliki kemampuan yang sangat menakjubkan dan menjadi orang yang terdepan dalam cabang ilmu tersebut. Kemudian tumbuhlah di dalam hatinya rasa cinta terhadap ilmu agama, maka beliaupun mempelajari dan menekuni serta mendalami ilmu yang agung tersebut, sehingga beliau menjadi pemimpin dan Imam atas orang-orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KECERDASANNYA&lt;br /&gt;Kecerdasan adalah anugerah dan karunia Allah yang diberikan kepada hambanya sebagai nikmat yang sangat besar. Di antara hal-hal yang menunjukkan kecerdasannya:1. Kemampuannya menghafal Al-Qur’an di luar kepala pada usianya yang masih belia, tujuh tahun.2. Cepatnya menghafal kitab Hadits Al Muwathta’ karya Imam Darul Hijrah, Imam Malik bin Anas pada usia sepuluh tahun.3. Rekomendasi para ulama sezamannya atas kecerdasannya, hingga ada yang mengatakan bahwa ia belum pernah melihat manusia yang lebih cerdas dari Imam Asy-Syafi`i.4. Beliau diberi wewenang berfatwa pada umur 15 tahun.Muslim bin Khalid Az-Zanji berkata kepada Imam Asy-Syafi`i: “Berfatwalah wahai Abu Abdillah, sungguh demi Allah sekarang engkau telah berhak untuk berfatwa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENUTUT ILMU&lt;br /&gt;Beliau mengatakan tentang menuntut ilmu, “Menuntut ilmu lebih afdhal dari shalat sunnah.” Dan yang beliau dahulukan dalam belajar setelah hafal Al-Qur’an adalah membaca hadits. Beliau mengatakan, “Membaca hadits lebih baik dari pada shalat sunnah.” Karena itu, setelah hafal Al-Qur’an beliau belajar kitab hadits karya Imam Malik bin Anas kepada pengarangnya langsung pada usia yang masih belia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GURU-GURU BELIAU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau mengawali mengambil ilmu dari ulama-ulama yang berada di negerinya, di antara mereka adalah:1. Muslim bin Khalid Az-Zanji mufti Makkah 2. Muhammad bin Syafi’ paman beliau sendiri 3. Abbas kakeknya Imam Asy-Syafi`I 4. Sufyan bin Uyainah 5. Fudhail bin Iyadl, serta beberapa ulama yang lain.Demikian juga beliau mengambil ilmu dari ulama-ulama Madinah di antara mereka adalah:1. Malik bin Anas 2. Ibrahim bin Abu Yahya Al Aslamy Al Madany 3.Abdul Aziz Ad-Darawardi, Athaf bin Khalid, Ismail bin Ja’far dan Ibrahim bin Sa’ad serta para ulama yang berada pada tingkatannya Beliau juga mengambil ilmu dari ulama-ulama negeri Yaman di antaranya;1.Mutharrif bin Mazin2.Hisyam bin Yusuf Al Qadhi, dan sejumlah ulama lainnya.Dan di &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baghdad beliau mengambil ilmu dari:1.Muhammad bin Al Hasan, ulamanya bangsa Irak, beliau bermulazamah bersama ulama tersebut, dan mengambil darinya ilmu yang banyak. 2.Ismail bin Ulayah. 3.Abdulwahab Ats-Tsaqafy, serta yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MURID-MURID BELIAU&lt;br /&gt;Beliau mempunyai banyak murid, yang umumnya menjadi tokoh dan pembesar ulama dan Imam umat islam, yang paling menonjol adalah:1. Ahmad bin Hanbal, Ahli Hadits dan sekaligus juga Ahli Fiqih dan Imam Ahlus Sunnah dengan kesepakatan kaum muslimin. 2. Al-Hasan bin Muhammad Az-Za’farani 3. Ishaq bin Rahawaih, 4. Harmalah bin Yahya 5. Sulaiman bin Dawud Al Hasyimi 6. Abu Tsaur Ibrahim bin Khalid Al Kalbi dan lain-lainnya banyak sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KARYA BELIAU&lt;br /&gt;Beliau mewariskan kepada generasi berikutnya sebagaimana yang diwariskan oleh para nabi, yakni ilmu yang bermanfaat. Ilmu beliau banyak diriwayatkan oleh para murid- muridnya dan tersimpan rapi dalam berbagai disiplin ilmu. Bahkan beliau pelopor dalam menulis di bidang ilmu Ushul Fiqih, dengan karyanya yang monumental Risalah. Dan dalam bidang fiqih, beliau menulis kitab Al-Umm yang dikenal oleh semua orang, awamnya dan alimnya. Juga beliau menulis kitab Jima’ul Ilmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUJIAN ULAMA PARA ULAMA KEPADA BELIAU&lt;br /&gt;Benarlah sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam,“Barangsiapa yang mencari ridha Allah meski dengan dibenci manusia, maka Allah akan ridha dan akhirnya manusia juga akan ridha kepadanya.” (HR. At-Tirmidzi 2419 dan dishashihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami’ 6097).Begitulah keadaan para Imam Ahlus Sunnah, mereka menapaki kehidupan ini dengan menempatkan ridha Allah di hadapan mata mereka, meski harus dibenci oleh manusia. Namun keridhaan Allah akan mendatangkan berkah dan manfaat yang banyak. Imam Asy-Syafi`i yang berjalan dengan lurus di jalan-Nya, menuai pujian dan sanjungan dari orang-orang yang utama. Karena keutamaan hanyalah diketahui oleh orang-orang yang punya keutamaan pula.Qutaibah bin Sa`id berkata: “Asy-Syafi`i adalah seorang Imam.” Beliau juga berkata, “Imam Ats-Tsauri wafat maka hilanglah wara’, Imam Asy-Syafi`i wafat maka matilah Sunnah dan apa bila Imam Ahmad bin Hambal wafat maka nampaklah kebid`ahan.”Imam Asy-Syafi`i berkata, “Aku di Baghdad dijuluki sebagai Nashirus Sunnah (pembela Sunnah Rasulullah).”Imam Ahmad bin Hambal berkata, “Asy-Syafi`i adalah manusia yang paling fasih di zamannya.”Ishaq bin Rahawaih berkata, “Tidak ada seorangpun yang berbicara dengan pendapatnya -kemudian beliau menyebutkan Ats-Tsauri, Al-Auzai, Malik, dan Abu Hanifah,- melainkan Imam Asy-Syafi`i adalah yang paling besar ittiba`nya kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam, dan paling sedikit kesalahannya.”Abu Daud As-Sijistani berkata, “Aku tidak mengetahui pada Asy-Syafi`i satu ucapanpun yang salah.”Ibrahim bin Abdul Thalib Al-Hafidz berkata, “Aku bertanya kepada Abu Qudamah As-Sarkhasi tentang Asy-Syafi`i, Ahmad, Abu Ubaid, dan Ibnu Ruhawaih. Maka ia berkata, “Asy-Syafi`i adalah yang paling faqih di antara mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRINSIP AQIDAH BELIAU&lt;br /&gt;Imam Asy-Syafi`i termasuk Imam Ahlus Sunnah wal Jama’ah, beliau jauh dari pemahaman Asy’ariyyah dan Maturidiyyah yang menyimpang dalam aqidah, khususnya dalam masalah aqidah yang berkaitan dengan Asma dan Shifat Allah subahanahu wa Ta’ala.Beliau tidak meyerupakan nama dan sifat Allah dengan nama dan sifat makhluk, juga tidak menyepadankan, tidak menghilangkannya dan juga tidak mentakwilnya. Tapi beliau mengatakan dalam masalah ini, bahwa Allah memiliki nama dan sifat sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur’an dan sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam kepada umatnya. Tidak boleh bagi seorang pun untuk menolaknya, karena Al-Qur’an telah turun dengannya (nama dan sifat Allah) dan juga telah ada riwayat yang shahih tentang hal itu. Jika ada yang menyelisihi demikian setelah tegaknya hujjah padanya maka dia kafir. Adapun jika belum tegak hujjah, maka dia dimaafkan dengan bodohnya. Karena ilmu tentang Asma dan Sifat Allah tidak dapat digapai dengan akal, teori dan pikiran. “Kami menetapkan sifat-sifat Allah dan kami meniadakan penyerupaan darinya sebagaimana Allah meniadakan dari diri-Nya. Allah berfirman,“Tidak ada yang menyerupaiNya sesuatu pun, dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”Dalam masalah Al-Qur’an, beliau Imam Asy-Syafi`i mengatakan, “Al-Qur’an adalah kalamullah, barangsiapa mengatakan bahwa Al-Qur’an adalah makhluk maka dia telah kafir.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;PRINSIP DALAM FIQIH&lt;br /&gt;Beliau berkata, “Semua perkataanku yang menyelisihi hadits yang shahih maka ambillah hadits yang shahih dan janganlah taqlid kepadaku.”Beliau berkata, “Semua hadits yang shahih dari Nabi shalallahu a’laihi wassalam maka itu adalah pendapatku meski kalian tidak mendengarnya dariku.”Beliau mengatakan, “Jika kalian dapati dalam kitabku sesuatu yang menyelisihi Sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam maka ucapkanlah sunnah Rasulullah dan tinggalkan ucapanku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIKAP IMAM ASY-SYAFI`I TERHADAP AHLUL KALAM&lt;br /&gt;Muhammad bin Daud berkata, “Pada masa Imam Asy-Syafi`i, tidak pernah terdengar sedikitpun beliau bicara tentang hawa, tidak juga dinisbatkan kepadanya dan tidak dikenal darinya, bahkan beliau benci kepada Ahlil Kalam dan Ahlil Bid’ah.”Beliau bicara tentang Ahlil Bid’ah, seorang tokoh Jahmiyah, Ibrahim bin ‘Ulayyah, “Sesungguhnya Ibrahim bin ‘Ulayyah sesat.”Imam Asy-Syafi`i juga mengatakan, “Menurutku, hukuman ahlil kalam dipukul dengan pelepah pohon kurma dan ditarik dengan unta lalu diarak keliling kampung seraya diteriaki, “Ini balasan orang yang meninggalkan kitab dan sunnah, dan beralih kepada ilmu kalam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PESAN IMAM ASY-SYAFI`I“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikutilah Ahli Hadits oleh kalian, karena mereka orang yang paling banyak benarnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAFAT BELIAU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau wafat pada hari Kamis di awal bulan Sya’ban tahun 204 H dan umur beliau sekita 54 tahun (Siyar 10/76). Meski Allah memberi masa hidup beliau di dunia 54 tahun, menurut anggapan manusia, umur yang demikian termasuk masih muda. Walau demikian, keberkahan dan manfaatnya dirasakan kaum muslimin di seantero belahan dunia, hingga para ulama mengatakan, “Imam Asy-Syafi`i diberi umur pendek, namun Allah menggabungkan kecerdasannya dengan umurnya yang pendek.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KATA-KATA HIKMAH IMAM ASY-SYAFI`I“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaikan ada pada &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lima hal: kekayaan jiwa, menahan dari menyakiti orang lain, mencari rizki halal, taqwa dan tsiqqah kepada Allah. Ridha manusia adalah tujuan yang tidak mungkin dicapai, tidak ada jalan untuk selamat dari (omongan) manusia, wajib bagimu untuk konsisten dengan hal-hal yang bermanfaat bagimu”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-8537472418626760694?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/8537472418626760694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=8537472418626760694' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/8537472418626760694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/8537472418626760694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2008/04/imam-syafii.html' title='IMAM SYAFI&apos;I'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-37879817397835932</id><published>2007-11-25T08:23:00.000-08:00</published><updated>2007-11-25T08:25:15.571-08:00</updated><title type='text'>Syekh Abdul Qadir Jaelani</title><content type='html'>Syeikh Abdul Qodir Jaelani (bernama lengkap Muhy al-Din Abu Muhammad Abdul Qodir ibn Abi Shalih Zango Dost al-Jaelani) lahir di Jailan atau Kailan tahun 470 H/1077 M, sehingga diakhir nama beliau ditambahkan kata Al Jailani atau Al Kailani atau juga Al Jiliydan.(Biaografi beliau dimuat dalam Kitab Adz Dzail ‘Ala Thabaqil Hanabilah I/301-390, nomor 134, karya Imam Ibnu Rajab Al Hambali. Buku ini belum diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia). Beliau wafat pada hari Sabtu malam, setelah maghrib, pada tanggal 9 Rabi’ul Akhir di daerah Babul Azajwafat di Baghdad pada 561 H/1166 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam usia 8 tahun ia sudah meninggalkan Jilan menuju Baghdad pada tahun 488 H/1095 M. Karena tidak diterima belajar di Madrasah Nizhamiyah Baghdad, yang waktu itu dipimpin Ahmad al-Ghazali, yang menggantikan saudaranya Abu Hamid al-Ghazali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Masa muda&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau meninggalkan tanah kelahiran, dan merantau ke Baghdad pada saat beliau masih muda. Di Baghdad belajar kepada beberapa orang ulama’ seperti Ibnu Aqil, Abul Khatthat, Abul Husein Al Farra’ dan juga Abu Sa’ad Al Muharrimi. Beliau belajar sehingga mampu menguasai ilmu-ilmu ushul dan juga perbedaan-perbedaan pendapat para ulama’. Suatu ketika Abu Sa’ad Al Mukharrimi membangun sekolah kecil-kecilan di daerah yang bernama Babul Azaj. Pengelolaan sekolah ini diserahkan sepenuhnya kepada Syeikh Abdul Qadir Al Jailani. Beliau mengelola sekolah ini dengan sungguh-sungguh. Bermukim disana sambil memberikan nasehat kepada orang-orang yang ada tersebut. Banyak sudah orang yang bertaubat setelah mendengar nasehat beliau. Banyak orang yang bersimpati kepada beliau, lalu datang ke sekolah beliau, sehingga sekolah itu tidak muat menampungnya. Syekh Abdul Qadir Jailani adalah seorang sufi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Murid-murid&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Murid-murid beliau banyak yang menjadi ulama’ terkenal. Seperti Al Hafidz Abdul Ghani yang menyusun kitab Umdatul Ahkam Fi Kalami Khairil Anam. Juga Syeikh Qudamah penyusun kitab fiqh terkenal Al Mughni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan ulama tentang beliau : Syeikh Ibnu Qudamah rahimahullah ketika ditanya tentang Syeikh Abdul Qadir, beliau menjawab, ” kami sempat berjumpa dengan beliau di akhir masa kehidupannya. Beliau menempatkan kami di sekolahnya. Beliau sangat perhatian terhadap kami. Kadang beliau mengutus putra beliau yang bernama Yahya untuk menyalakan lampu buat kami. Beliau senantiasa menjadi imam dalam shalat fardhu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Ibnu Qudamah sempat tinggal bersama beliau selama satu bulan sembilan hari. Kesempatan ini digunakan untuk belajar kepada Syeikh Abdul Qadir Al Jailani sampai beliau meninggal dunia. (Siyar A’lamin NubalaXX/442). Beliau adalah seorang ‘alim. Beraqidah Ahlu Sunnah, mengikuti jalan Salafush Shalih. Dikenal banyak memiliki karamah-karamah. Tetapi banyak (pula) orang yang membuat-buat kedustaan atas nama beliau. Kedustaan itu baik berupa kisah-kisah, perkataan-perkataan, ajaran-ajaran, “thariqah” yang berbeda dengan jalan Rasulullah, para sahabatnya, dan lainnya. Diantaranya dapat diketahui dari perkataan Imam Ibnu Rajab, ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Abdul Qadir Al Jailani adalah seorang yang diagungkan pada masanya. Diagungkan oleh banyak para syeikh, baik ‘ulama dan para ahli zuhud. Beliau banyak memiliki keutamaan dan karamah. Tetapi ada seorang yang bernama Al Muqri’ Abul Hasan Asy Syathnufi Al Mishri (Nama lengkapnya adalah Ali Ibnu Yusuf bin Jarir Al Lakh-mi Asy Syath-Nufi. Lahir di Kairo tahun 640 H, meninggal tahun 713 H. Dia dituduh berdusta dan tidak bertemu dengan Syeikh Abdul Qadir Al Jailani) mengumpulkan kisah-kisah dan keutamaan-keutamaan Syeikh Abdul Qadir Al Jailani dalam tiga jilid kitab. Dia telah menulis perkara-perkara yang aneh dan besar (kebohongannya ). Cukuplah seorang itu berdusta, jika dia menceritakan yang dia dengar. Aku telah melihat sebagian kitab ini, tetapi hatiku tidak tentram untuk berpegang dengannya, sehingga aku tidak meriwayatkan apa yang ada di dalamnya. Kecuali kisah-kisah yang telah masyhur dan terkenal dari selain kitab ini. Karena kitab ini banyak berisi riwayat dari orang-orang yang tidak dikenal. Juga terdapat perkara-perkara yang jauh ( dari agama dan akal ), kesesatan-kesesatan, dakwaan-dakwaan dan perkataan yang batil tidak berbatas. (Seperti kisah Syeikh Abdul Qadir menghidupkan ayam yang telah mati, dan sebagainya.) semua itu tidak pantas dinisbatkan kepada Syeikh Abdul Qadir Al Jailani rahimahullah. Kemudian aku dapatkan bahwa Al Kamal Ja’far Al Adfwi (Nama lengkapnya ialah Ja’far bin Tsa’lab bin Ja’far bin Ali bin Muthahhar bin Naufal Al Adfawi. Seoarang ‘ulama bermadzhab Syafi’i. Dilahirkan pada pertengahan bulan Sya’ban tahun 685 H. Wafat tahun 748 H di Kairo. Biografi beliau dimuat oleh Al Hafidz di dalam kitab Ad Durarul Kaminah, biografi nomor 1452.) telah menyebutkan, bahwa Asy Syath-nufi sendiri tertuduh berdusta atas kisah-kisah yang diriwayatkannya dalam kitab ini.”(Dinukil dari kitab At Tashawwuf Fii Mizanil Bahtsi Wat Tahqiq, hal. 509, karya Syeikh Abdul Qadir bin Habibullah As Sindi, Penerbit Darul Manar, Cet. II, 8 Dzulqa’dah 1415 H / 8 April 1995 M.). Imam Ibnu Rajab juga berkata, ” Syeikh Abdul Qadir Al Jailani rahimahullah memiliki pemahaman yang bagus dalam masalah tauhid, sifat-sifat Allah, takdir, dan ilmu-ilmu ma’rifat yang sesuai dengan sunnah. Beliau memiliki kitab Al Ghunyah Li Thalibi Thariqil Haq, kitab yang terkenal. Beliau juga mempunyai kitab Futuhul Ghaib. Murid-muridnya mengumpulkan perkara-perkara yang berkaitan dengan nasehat dari majelis-majelis beliau. Dalam masalah-masalah sifat, takdir dan lainnya, ia berpegang dengan sunnah. Beliau membantah dengan keras terhadap orang-orang yang menyelisihi sunnah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Abdul Qadir Al Jailani menyatakan dalam kitabnya, Al Ghunyah, ” Dia (Allah ) di arah atas, berada diatas ‘arsyNya, meliputi seluruh kerajaanNya. IlmuNya meliputi segala sesuatu.” Kemudian beliau menyebutkan ayat-ayat dan hadist-hadist, lalu berkata ” Sepantasnya menetapkan sifat istiwa’ ( Allah berada diatas ‘arsyNya ) tanpa takwil ( menyimpangkan kepada makna lain ). Dan hal itu merupakan istiwa’ dzat Allah diatas arsy.” (At Tashawwuf Fii Mizanil Bahtsi Wat Tahqiq, hal. 515). Ali bin Idris pernah bertanya kepada Syeikh Abdul Qadir Al Jailani, ” Wahai tuanku, apakah Allah memiliki wali (kekasih ) yang tidak berada di atas aqidah ( Imam ) Ahmad bin Hambal?” Maka beliau menjawab, ” Tidak pernah ada dan tidak akan ada.”( At Tashawwuf Fii Mizanil Bahtsi Wat Tahqiq, hal. 516).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan Syeikh Abdul Qadir Al Jailani tersebut juga dinukilkan oleh Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam kitab Al Istiqamah I/86. Semua itu menunjukkan kelurusan aqidahnya dan penghormatan beliau terhadap manhaj Salaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sam’ani berkata, ” Syeikh Abdul Qadir Al Jailani adalah penduduk kota Jailan. Beliau seorang Imam bermadzhab Hambali. Menjadi guru besar madzhab ini pada masa hidup beliau.” Imam Adz Dzahabi menyebutkan biografi Syeikh Abdul Qadir Al Jailani dalam Siyar A’lamin Nubala, dan menukilkan perkataan Syeikh sebagai berikut,”Lebih dari lima ratus orang masuk Islam lewat tanganku, dan lebih dari seratus ribu orang telah bertaubat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Adz Dzahabi menukilkan perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan Syeikh Abdul Qadir yang aneh-aneh sehingga memberikan kesan seakan-akan beliau mengetahui hal-hal yang ghaib. Kemudian mengakhiri perkataan, ”Intinya Syeikh Abdul Qadir memiliki kedudukan yang agung. Tetapi terdapat kritikan-kritikan terhadap sebagian perkataannya dan Allah menjanjikan (ampunan atas kesalahan-kesalahan orang beriman ). Namun sebagian perkataannya merupakan kedustaan atas nama beliau.”( Siyar XX/451 ). Imam Adz Dzahabi juga berkata, ” Tidak ada seorangpun para kibar masyasyeikh yang riwayat hidup dan karamahnya lebih banyak kisah hikayat, selain Syeikh Abdul Qadir Al Jailani, dan banyak diantara riwayat-riwayat itu yang tidak benar bahkan ada yang mustahil terjadi“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali berkata dalam kitabnya, Al Haddul Fashil,hal.136, ” Aku telah mendapatkan aqidah beliau ( Syeikh Abdul Qadir Al Jailani ) didalam kitabnya yang bernama Al Ghunyah. (Lihat kitab Al-Ghunyah I/83-94) Maka aku mengetahui bahwa dia sebagai seorang Salafi. Beliau menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah dan aqidah-aqidah lainnya di atas manhaj Salaf. Beliau juga membantah kelompok-kelompok Syi’ah, Rafidhah,Jahmiyyah, Jabariyyah, Salimiyah, dan kelompok lainnya dengan manhaj Salaf.” (At Tashawwuf Fii Mizanil Bahtsi Wat Tahqiq, hal. 509, karya Syeikh Abdul Qadir bin Habibullah As Sindi, Penerbit Darul Manar, Cet. II, 8 Dzulqa’dah 1415 H / 8 April 1995 M.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah tentang beliau secara ringkas. Seorang ‘alim Salafi, Sunni, tetapi banyak orang yang menyanjung dan membuat kedustaan atas nama beliau. Sedangkan beliau berlepas diri dari semua kebohongan itu. Wallahu a’lam bishshawwab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya beliau adalah seorang ‘ulama besar. Apabila sekarang ini banyak kaum muslimin menyanjung-nyanjungnya dan mencintainya, maka itu adalah suatu kewajaran. Bahkan suatu keharusan. Akan tetapi kalau meninggi-ninggikan derajat beliau di atas Rasulullah shollallahu’alaihi wasalam, maka hal ini merupakan kekeliruan yang fatal. Karena Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasalam adalah rasul yang paling mulia diantara para nabi dan rasul. Derajatnya tidak akan terkalahkan disisi Allah oleh manusia manapun. Adapun sebagian kaum muslimin yang menjadikan Syeikh Abdul Qadir Al Jailani sebagai wasilah ( perantara ) dalam do’a mereka, berkeyakinan bahwa do’a seseorang tidak akan dikabulkan oleh Allah, kecuali dengan perantaranya. Ini juga merupakan kesesatan. Menjadikan orang yang meninggal sebagai perantara, maka tidak ada syari’atnya dan ini diharamkan. Apalagi kalau ada orang yang berdo’a kepada beliau. Ini adalah sebuah kesyirikan besar. Sebab do’a merupakan salah satu bentuk ibadah yang tidak diberikan kepada selain Allah. Allah melarang mahluknya berdo’a kepada selain Allah. "Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorang pun di dalamnya disamping (menyembah ) Allah. ( QS. Al-Jin : 18 )"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sudah menjadi keharusan bagi setiap muslim untuk memperlakukan para ‘ulama dengan sebaik mungkin, namun tetap dalam batas-batas yang telah ditetapkan syari’ah. Akhirnya mudah-mudahan Allah senantiasa memberikan petunjuk kepada kita sehingga tidak tersesat dalam kehidupan yang penuh dengan fitnah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 521 H/1127 M, dia mengajar dan berfatwa dalam semua madzhab pada masyarakat sampai dikenal masyarakat luas. Selama 25 tahun Abdul Qadir Jaelani menghabiskan waktunya sebagai pengembara sufi di Padang Pasir Iraq dan akhirnya dikenal oleh dunia sebagai tokoh sufi besar dunia Islam. Selain itu dia memimpin madrasah dan ribath di Baghdad yang didirikan sejak 521 H sampai wafatnya di tahun 561 H. Madrasah itu tetap bertahan dengan dipimpin anaknya Abdul Wahab (552-593 H/1151-1196 M), diteruskan anaknya Abdul Salam (611 H/1214 M). Juga dipimpin anak kedua Abdul Qadir Jaelani, Abdul Razaq (528-603 H/1134-1206 M), sampai hancurnya Baghdad pada tahun 656 H/1258 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Abdul Qadir Jaelani juga dikenal sebagai pendiri sekaligus penyebar salah satu tarekat terbesar didunia bernama Tarekat Qodiriyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber http://id.wikipedia.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-37879817397835932?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/37879817397835932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=37879817397835932' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/37879817397835932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/37879817397835932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/11/syekh-abdul-qadir-jaelani.html' title='Syekh Abdul Qadir Jaelani'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-5743251679822274213</id><published>2007-11-25T08:15:00.000-08:00</published><updated>2007-11-25T08:20:04.201-08:00</updated><title type='text'>IBNU SINA</title><content type='html'>Ibnu Sina (980-1037) dikenal juga sebagai Avicenna di Dunia Barat adalah seorang filsuf, ilmuwan, dan juga dokter kelahiran Persia (sekarang sudah menjadi bagian Uzbekistan). Beliau juga seorang penulis yang produktif dimana sebagian besar karyanya adalah tentang filosofi dan pengobatan. Bagi banyak orang, beliau adalah "Bapak Pengobatan Modern" dan masih banyak lagi sebutan baginya yang kebanyakan bersangkutan dengan karya-karyanya di bidang kedokteran. Karyanya yang sangat terkenal adalah Qanun fi Thib yang merupakan rujukan di bidang kedokteran selama berabad-abad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina bernama lengkap Abū ‘Alī al-Husayn bin ‘Abdullāh bin Sīnā (Persia ابوعلى سينا Abu Ali Sina atau dalam tulisan arab : أبو علي الحسين بن عبد الله بن سينا). Ibnu Sina lahir pada 980 di Afsyahnah daerah dekat Bukhara, sekarang wilayah Uzbekistan (kemudian Persia), dan meninggal pada bulan Juni 1037 di Hamadan, Persia (Iran).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah pengarang dari 450 buku pada beberapa pokok bahasan besar. Banyak diantaranya memusatkan pada filosofi dan kedokteran. Dia dianggap oleh banyak orang sebagai "bapak kedokteran modern." George Sarton menyebut Ibnu Sina "ilmuwan paling terkenal dari Islam dan salah satu yang paling terkenal pada semua bidang, tempat, dan waktu." pekerjaannya yang paling terkenal adalah The Book of Healing dan The Canon of Medicine, dikenal juga sebagai sebagai Qanun (judul lengkap: Al-Qanun fi At Tibb).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina lahir pada tahun 370 (H) / 980 (M) di rumah ibunya Afshana, sebuah kota kecil sekarang wilayah Uzbekistan (bagian dari Persia). Ayahnya, seorang sarjana terhormat Ismaili, berasal dari Balkh Khorasan, dan pada saat kelahiran putranya dia adalah gubernur suatu daerah di salah satu pemukiman Nuh ibn Mansur, sekarang wilayah Afghanistan (dan juga Persia). Dia menginginkan putranya dididik dengan baik di Bukhara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun secara tradisional dipengaruhi oleh cabang Islam Ismaili, pemikiran Ibnu Sina independen dengan memiliki kepintaran dan ingatan luar biasa, yang mengizinkannya menyusul para gurunya pada usia 14 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn Sina dididik dibawah tanggung jawab seorang guru, dan kepandaiannya segera membuatnya menjadi kekaguman diantara para tetangganya; dia menampilkan suatu pengecualian sikap intellectual dan seorang anak yang luar biasa kepandaiannya / Child prodigy yang telah menghafal Al-Quran pada usia 5 tahun dan juga seorang ahli puisi Persia. Dari seorang pedagan sayur dia mempelajari aritmatika, dan dia memulai untuk belajar yang lain dari seorang sarjana yang memperoleh suatu mata pencaharian dari merawat orang sakit dan mengajar anak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun bermasalah besar pada masalah - masalah metafisika dan pada beberapa tulisan Aristoteles. Sehingga, untuk satu setengah tahun berikutnya, dia juga mempelajari filosofi, dimana dia menghadapi banyak rintangan. pada beberapa penyelidikan yang membingungkan, dia akan meninggalkan buku - bukunya, mengambil air wudhu, lalu pergi ke masjid, dan terus sholat sampai hidayah menyelesaikan kesulitan - kesulitannya. Pada larut malam dia akan melanjutkan kegiatan belajarnya, menstimulasi perasaannya dengan kadangkala segelas susu kambing, dan meskipun dalam mimpinya masalah akan mengikutinya dan memberikan solusinya. Empat puluh kali, dikatakan, dia membaca Metaphysics dari Aristoteles, sampai kata - katanya tertulis dalam ingatannya; tetapi artinya tak dikenal, sampai suatu hari mereka menemukan pencerahan, dari uraian singkat oleh Farabi, yang dibelinya di suatu bookstall seharga tiga dirham. Yang sangat mengagumkan adalah kesenangannya pada penemuan, yang dibuat dengan bantuan yang dia harapkan hanya misteri, yang mempercepat untuk berterima kasih kepada Allah SWT, dan memberikan sedekah atas orang miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mempelajari kedokteran pada usia 16, dan tidak hanya belajar teori kedokteran, tetapi melalui pelayanan pada orang sakit, melalui perhitungannya sendiri, menemukan metode - metode baru dari perawatan. Anak muda ini memperoleh predikat sebagai seorang fisikawan pada usia 18 tahun dan menemukan bahwa "Kedokteran tidaklah ilmu yang sulit ataupun menjengkelkan, seperti matematika dan metafisika, sehingga saya cepat memperoleh kemajuan; saya menjadi dokter yang sangat baik dan mulai merawat para pasien, menggunakan obat - obat yang sesuai." Kemasyuran sang fisikawan muda menyebar dengan cepat, dan dia merawat banyak pasien tanpa meminta bayaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan pertamanya menjadi fisikawan untuk emir, yang diobatinya dari suatu penyakit yang berbahaya. Majikan Ibnu Sina memberinya hadiah atas hal tersebut dengan memberinya akses ke perpustakaan raja Samanids, pendukung pendidikan dan ilmu. Ketika perpustakaan dihancurkan oleh api tidak lama kemudian, musuh - musuh Ibnu Sina menuduh din oa yang membakarnya, dengan tujuan untuk menyembunyikan sumber pengetahuannya. Sementara itu, Ibnu Sina membantu ayahnya dalam pekerjaannya, tetapi tetap meluangkan waktu untuk menulis beberapa karya paling awalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Ibnu Sina berusia 22 tahun, ayahnya meninggal.Samanid dynasty menuju keruntuhannya pada Desember 1004. Ibnu Sina menolak pemberian Mahmud of Ghazni, dan menuju kearah Barat ke Urgench di Uzbekistan modern, dimana vizier, dianggap sebagai teman seperguruan, memberinya gaji kecil bulanan. Tetapi gajinya kecil, sehingga Ibnu Sina mengembara dari satu tempat ke tempat lain melalui distrik Nishapur dan Merv ke perbatasan Khorasan, mencari suatu opening untuk bakat - bakatnya. Shams al-Ma'äli Qäbtis, sang dermawan pengatur Dailam, seorang penyair dan sarjana, yang mana Ibn Sina mengharapkan menemukan tempat berlindung, dimana sekitar tahun (1052) meninggal dibunuh oleh pasukannya yang memberontak. Ibnu Sina sendiri pada saat itu terkena penyakit yang sangat parah. Akhirnya, di Gorgan, dekat Laut Kaspi, Ibnu Sina bertamu dengan seorang teman, yang membeli sebuah ruman didekat rumahnya sendiri idmana Ibnu Sina belajar logika dan astronomi. Beberapa dari buku panduan Ibnu Sina ditulis untuk orang ini ; dan permulaan dari buku Canon of Medicine juga dikerjakan sewaktu dia tinggal di Hyrcania.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya Ibnu Sina&lt;br /&gt;Qanun fi Thib (Canon of Medicine)(Terjemahan bebas:Aturan Pengobatan)&lt;br /&gt;Asy Syifa (terdiri dari 18 jilid berisi tentang berbagai macam ilmu pengetahuan)&lt;br /&gt;An Najat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber http://id.wikipedia.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-5743251679822274213?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/5743251679822274213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=5743251679822274213' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/5743251679822274213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/5743251679822274213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/11/ibnu-sina.html' title='IBNU SINA'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-3492645898337781698</id><published>2007-11-25T08:03:00.000-08:00</published><updated>2007-11-25T08:15:18.119-08:00</updated><title type='text'>Abu Abdullah Muhammad bin Musa al-Khawarizmi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_yzyh5iEf5ZY/R0mfJGWgT-I/AAAAAAAAABQ/w3SBMstLcKQ/s1600-h/Image-Al-Kitāb_al-muḫtaṣar_fī_ḥisāb_al-ğabr_wa-l-muqābala.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp3.blogger.com/_yzyh5iEf5ZY/R0mfJGWgT-I/AAAAAAAAABQ/w3SBMstLcKQ/s200/Image-Al-Kitāb_al-muḫtaṣar_fī_ḥisāb_al-ğabr_wa-l-muqābala.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5136811828665405410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Sebuah halaman dari Aljabar al-Khwārizmī     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī (Arab: محمد بن موسى الخوارزمي) adalah seorang ahli matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwārizm (sekarang Khiva, Uzbekistan) dan wafat sekitar tahun 850. Hampir sepanjang hidupnya, ia bekerja sebagai dosen di Sekolah Kehormatan di Baghdad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku pertamanya, al-Jabar, adalah buku pertama yang membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Sehingga ia disebut sebagai Bapak Aljabar. Translasi bahasa Latin dari Aritmatika beliau, yang memperkenalkan angka India, kemudian diperkenalkan sebagai Sistem Penomoran Posisi Desimal di dunia Barat pada abad ke 12. Beliau merevisi dan menyesuaikan Geografi Ptolemeus sebaik mengerjakan tulisan-tulisan tentang astronomi dan astrologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi beliau tak hanya berdampak besar pada matematika, tapi juga dalam kebahasaan. Kata Aljabar berasal dari kata al-Jabr, satu dari dua operasi dalam matematika untuk menyelesaikan notasi kuadrat, yang tercantum dalam buku beliau. Kata logarisme dan logaritma diambil dari kata Algorismi, Latinisasi dari nama beliau. Nama beliau juga di serap dalam bahasa Spanyol Guarismo dan dalam bahasa Portugis, Algarismo yang berarti digit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Biografi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Sedikit yang dapat diketahui dari hidup beliau, bahkan lokasi tempat lahirnya sekailpun. Nama beliau mungkin berasal dari Khwarizm (Khiva) yang berada di Provinsi Khurasan pada masa kekuasaan Bani Abbasiyah (sekarang Xorazm, salah satu provinsi Uzbekistan). Gelar beliau adalah Abū ‘Abd Allāh (Arab: أبو عبد الله) atau Abū Ja’far.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sejarawan al-Tabari menamakan beliau Muhammad bin Musa al-Khwārizmī al-Majousi al-Katarbali (Arab: محمد بن موسى الخوارزميّ المجوسيّ القطربّليّ). Sebutan al-Qutrubbulli mengindikasikan beliau berasal dari Qutrubbull, kota kecil dekat Baghdad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang agama al-Khawārizmī', Toomer menulis:&lt;br /&gt;Sebutan lain untuk beliau diberikan oleh al-Ṭabarī, "al-Majūsī," dapat dilihat mengindikasikan ia adalah pengikut Zoroaster.Ini mungkin terjadi pada orang yang berasal dari Iran]]. Tetapi, kemudian buku Al-Jabar beliau menunujukkan beliau adalah seorang Muslim Ortodok,jadi sebutan Al-Tabari ditujukan pada saat ia muda, ia beragama Majusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Kitāb al-Fihrist Ibnu al-Nadim, kita temukan sejarah singkat beliau, bersama dengan karya-karya tulis beliau. Al-Khawarizmi menekuni hampir seluruh pekerjaannya antara 813-833. setelah Islam masuk ke Persia, Baghdad menjadi pusat ilmu dan perdagangan, dan banyak pedagang dan ilmuwan dari China dan India berkelana ke kota ini, yang juga dilakukan beliau. Dia bekerja di Baghdad pada Sekolah Kehormatan yang didirikan oleh Khalifah Bani Abbasiyah Al-Ma'mun, tempat ia belajar ilmu alam dan matematika, termasuk mempelajari terjemahan manuskrip Sanskerta dan Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Karya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Karya terbesar beliau dalam matematika, astronomi, astrologi, geografi, kartografi, sebagai fondasi dan kemudian lebih inovatif dalam aljabar, trigonometri, dan pada bidang lain yang beliau tekuni. Pendekatan logika dan sistematis beliau dalam penyelesaian linear dan notasi kuadrat memberikan keakuratan dalam disiplin aljabar, nama yang diambil dari nama salah satu buku beliau pada tahun 830 M, al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa'l-muqabala (Arab الكتاب المختصر في حساب الجبر والمقابلة) atau: "Buku Rangkuman untuk Kalkulasi dengan Melengkapakan dan Menyeimbangkan”, buku pertama beliau yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada abad ke-12.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada buku beliau, Kalkulasi dengan angka Hindu, yang ditulis tahun 825, memprinsipkan kemampuan difusi angaka India ke dalam perangkaan timur tengah dan kemudian Eropa. Buku beliau diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, Algoritmi de numero Indorum, menunjukkan kata algoritmi menjadi bahasa Latin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kontribusi beliau berdasar pada Astronomi Persia dan Babilonia, angka India, dan sumber-sumber Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistemasi dan koreksi beliau terhadap data Ptolemeus pada geografi adalah sebuah penghargaan untuk Afrika dan Timur –Tengah. Buku besar beliau yang lain, Kitab surat al-ard ("Pemandangan Bumi";di terjemahkan oleh Geography), yang memperlihatkan koordinat dan lokalisasi yang diketahui dasar dunia, dengan berani mengevaluasi nilai panjang dari Laut Mediterania dan lokasi kota-kota di Asia dan Afrika yang sebelumnya diberikan oleh Ptolemeus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia kemudian mengepalai konstruksi peta dunia untuk Khalifah Al-Ma’mun dan berpartisipasi dalam proyek menentukan tata letak di Bumi, bersama dengan 70 ahli geografi lain untuk membuat peta yang kemudian disebut “ketahuilah dunia”. Ketika hasil kerjanya dikopi dan di transfer ke Eropa dan Bahasa Latin, menimbulkan dampak yang hebat pada kemajuan matematika dasar di Eropa. Beliau juga menulis tentang astrolab dan sundial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku I - Aljabar&lt;br /&gt;Sebuah halaman dari Aljabar al-Khwārizmī&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;al-Kitāb al-mukhtaṣar fī ḥisāb al-jabr wa-l-muqābala (Arab: الكتاب المختصر في حساب الجبر والمقابلة Buku Rangkuman Kalkulasi dengan Melengkapkan dan Menyeimbangkan) adalah buku matematika yang ditulis tahun 830.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku tersebut merangkum definisi aljabar. Buku ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Latin berjudul Liber algebrae et almucabala oleh Robert of Chester (Segovia, 1145) dan juga oleh Gerard of Cremona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode beliau dalam menyelesaikan linear dan notasi kuadrat dilakukan dengan meredusi notasi ke dalam 6 bentuk standar (dimana b dan c adalah angka positif)&lt;br /&gt;Angka ekual kuadrat (ax2 = c)&lt;br /&gt;Angka ekual akar (bx = c)&lt;br /&gt;Kuadrat dan akar ekual (ax2 + bx = c)&lt;br /&gt;Kuadrat dan angka akar ekual (ax2 + c = bx)&lt;br /&gt;Akar dan angka kuadrat ekual (bx + c = ax2)&lt;br /&gt;Kuadrat ekual akar (ax2 = bx)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan membagi koefisien dari kuadrat dan menggunakan dua operasi aljabar (Arab: الجبر penyimpanan atau melengkapkan) dan al-muqābala (menyeimbangkan). Aljabar adalah proses memindahkan unit negatif, akar dan kuadrat dari notasi dengan menggunakan nilai yang sama di kedua sisi. Contohnya, x2 = 40x - 4x2 disederhanakan menjadi 5x2 = 40x. Al-muqābala adalah proses memberikan kuantitas dari tipe yang sama ke sisi notasi. Contohnya, x2 + 14 = x + 5 disederhanakan ke x2 + 9 = x.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pengarang telah menerbitkan tulisan dengan nama Kitāb al-ǧabr wa-l-muqābala, termasuk Abū Ḥanīfa al-Dīnawarī, Abū Kāmil (Rasāla fi al-ǧabr wa-al-muqābala), Abū Muḥammad al-‘Adlī, Abū Yūsuf al-Miṣṣīṣī, Ibnu Turk, Sind bin ‘Alī, Sahl bin Bišr, dan Šarafaddīn al-Ṭūsī.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku 2 - Dixit algorizmi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku kedua besar beliau adalah tentang aritmatika, yang bertahan dalam Bahasa Latin, tapi hilang dari Bahasa Arab yang aslinya. Translasi dilakukan pada abad ke-12 oleh Adelard of Bath, yang juga menerjemahkan tabel astronomi pada 1126.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada manuskrip Latin,biasanya tak bernama,tetapi umumnya dimulai dengan kata: Dixit algorizmi ("Seperti kata al-Khawārizmī"), atau Algoritmi de numero Indorum ("al-Kahwārizmī pada angka kesenian Hindu"), sebuah nama baru di berikan pada hasil kerja beliau oleh Baldassarre Boncompagni pada 1857. Kitab aslinya mungkin bernama Kitāb al-Jam’a wa-l-tafrīq bi-ḥisāb al-Hind ("Buku Penjumlahan dan Pengurangan berdasarkan Kalkulasi Hindu")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku 3 - Rekonstruksi Planetarium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peta abad ke-15 berdasarkan Ptolemeus sebagai perbandingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ketiga beliau yang terkenal adalah Kitāb ṣūrat al-Arḍ (Bhs.Arab: كتاب صورة الأرض "Buku Pemandangan Dunia" atau "Kenampakan Bumi" diterjemahkan oleh Geography), yang selesai pada 833 adalah revisi dan penyempurnaan Geografi Ptolemeus, terdiri dari daftar 2402 koordinat dari kota-kota dan tempat geografis lainnya mengikuti perkembangan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya ada satu kopi dari Kitāb ṣūrat al-Arḍ, yang tersimpan di Perpustakaan Universitas Strasbourg. Terjemahan Latinnya tersimpan di Biblioteca Nacional de España di Madrid. Judul lengkap buku beliau adalah Buku Pendekatan Tentang Dunia, dengan Kota-Kota, Gunung, Laut, Semua Pulau dan Sungai, ditulis oleh Abu Ja’far Muhammad bin Musa al-Khawarizmi berdasarkan pendalaman geografis yamg ditulis oleh Ptolemeus dan Claudius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini dimulai dengan daftar bujur dan lintang, termasuk “Zona Cuaca”, yang menulis pengaruh lintang dan bujur terhadap cuaca. Oleh Paul Gallez, dikatakan bahwa ini sanagat bermanfaat untuk menentukan posisi kita dalam kondisi yang buruk untuk membuat pendekatan praktis. Baik dalam salinan Arab maupun Latin, tak ada yang tertinggal dari buku ini. Oleh karena itu, Hubert Daunicht merekonstruksi kembali peta tersebut dari daftar koordinat. Ia berusaha mencari pendekatan yang mirip dengan peta tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku 4 - Astronomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampus Corpus Christi MS 283&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku Zīj al-sindhind (Arab: زيج "tabel astronomi”) adalah karya yang terdiri dari 37 simbol pada kalkulasi kalender astronomi dan 116 tabel dengan kalenderial, astronomial dan data astrologial sebaik data yang diakui sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi aslinya dalam Bahasa Arab (ditulis 820) hilang, tapi versi lain oleh astronomer Spanyol Maslama al-Majrīṭī (1000) tetap bertahan dalam bahasa Latin, yang diterjemahkan oleh Adelard of Bath (26 Januari 1126). Empat manuskrip lainnya dalam bahasa Latin tetap ada di Bibliothèque publique (Chartres), the Bibliothèque Mazarine (Paris), the Bibliotheca Nacional (Madrid) dan the Bodleian Library (Oxford).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku 5 - Kalender Yahudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Khawārizmī juga menulis tentang Penanggalan Yahudi (Risāla fi istikhrāj taʾrīkh al-yahūd "Petunjuk Penanggalan Yahudi"). Yang menerangkan 19-tahun siklus interkalasi, hukum yang mengatur pada hari apa dari suatu minggu bulan Tishrī dimulai; memperhitungkan interval antara Era Yahudi(penciptaan Adam) dan era Seleucid ; dan memberikan hukum tentang bujur matahari dan bulan menggunakan Kalender Yahudi. Sama dengan yang ditemukan oleh al-Bīrūnī dan Maimonides.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa manuskrip Arab di Berlin, Istanbul, Tashkent, Kairo dan Paris berisi pendekatan material yang berkemungkinan berasal dari al-Khawarizmī. Manuskrip di Istanbul berisi tentang sundial, yang disebut dalam Fihirst. Karya lain, seperti determinasi arah Mekkah adalah salah satu astronomi sferik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua karya berisi tentang pagi (Ma’rifat sa’at al-mashriq fī kull balad) dan determinasi azimut dari tinggi (Ma’rifat al-samt min qibal al-irtifā’).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga menulis 2 buku tentang penggunaan dan perakitan astrolab. Ibnu al-Nadim dalam Kitab al-Fihrist (sebuah indeks dari bahasa Arab) juga menyebutkan Kitāb ar-Ruḵāma(t) (buku sundial) dan Kitab al-Tarikh (buku sejarah) tapi 2 yang terakhir disebut telah hilang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber http://id.wikipedia.org&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-3492645898337781698?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/3492645898337781698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=3492645898337781698' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/3492645898337781698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/3492645898337781698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/11/abu-abdullah-muhammad-bin-musa-al.html' title='Abu Abdullah Muhammad bin Musa al-Khawarizmi'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_yzyh5iEf5ZY/R0mfJGWgT-I/AAAAAAAAABQ/w3SBMstLcKQ/s72-c/Image-Al-Kitāb_al-muḫtaṣar_fī_ḥisāb_al-ğabr_wa-l-muqābala.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-5628983082928413236</id><published>2007-11-25T07:49:00.000-08:00</published><updated>2007-11-25T08:01:21.589-08:00</updated><title type='text'>Salahudin Al-Ayubi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_yzyh5iEf5ZY/R0ma3WWgT9I/AAAAAAAAABI/AkDQBZM__QE/s1600-h/200px-Saladin2.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_yzyh5iEf5ZY/R0ma3WWgT9I/AAAAAAAAABI/AkDQBZM__QE/s200/200px-Saladin2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5136807125676216274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memerintah 1174 M. – 4 Maret-1193 M.&lt;br /&gt;Dinobatkan 1174 M.&lt;br /&gt;Nama lengkap Yusuf Ayyubi&lt;br /&gt;Lahir         1138 M. di Tikrit, Iraq&lt;br /&gt;Meninggal 4 Maret-1193 M. di Damaskus, Syria&lt;br /&gt;Dimakamkan Masjid Umayyah, Damaskus, Syria&lt;br /&gt;Pendahulu Nuruddin Zengi&lt;br /&gt;Pengganti Al-Aziz&lt;br /&gt;Dinasti         Ayyubid&lt;br /&gt;Ayah         Najmuddin Ayyub&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahudin Al-Ayubi atau tepatnya Sholahuddin Yusuf bin Ayyub, Salah Ad-Din Ibn Ayyub atau Saladin –menurut lafal orang Barat– adalah salah satu pahlawan besar dalam tharikh (sejarah) Islam. Satu konsep dan budaya dari pahlawan perang ini adalah perayaan hari lahir Nabi Muhammad SAW yang kita kenal dengan sebutan maulud atau maulid, berasal dari kata milad yang artinya tahun, bermakna seperti pada istilah ulang tahun. Berbagai perayaan ulang tahun di kalangan/organisasi muslim sering disebut sebagai milad atau miladiyah, meskipun maksudnya adalah ulang tahun menurut penanggalan kalender Masehi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalahuddin terlahir dari keluarga Kurdish di kota Tikrit (140km barat laut kota Baghdad) dekat sungai Tigris pada tahun 1137M. Masa kecilnya selama sepuluh tahun dihabiskan belajar di Damaskus di lingkungan anggota dinasti Zangid yang memerintah Syria, yaitu Nur Ad-Din atau Nuruddin Zangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain belajar Islam, Shalahuddin pun mendapat pelajaran kemiliteran dari pamannya Asaddin Shirkuh, seorang panglima perang Turki Seljuk. Kekhalifahan. Bersama dengan pamannya Shalahuddin menguasai Mesir, dan mendeposisikan sultan terakhir dari kekhalifahan Fatimid (turunan dari Fatimah Az-Zahra, putri Nabi Muhammad SAW).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinobatkannya Shalahuddin menjadi sultan Mesir membuat kejanggalan bagi anaknya Nuruddin, Shalih Ismail. Hingga setelah tahun 1174 Nuruddin meninggal dunia, Shalih Ismail bersengketa soal garis keturunan terhadap hak kekhalifahan di Mesir. Akhirnya Shalih Ismail dan Shalahuddin berperang dan Damaskus berhasil dikuasai Sholahuddin. Shalih Ismail terpaksa menyingkir dan terus melawan kekuatan dinasti baru hingga terbunuh pada tahun 1181. Shalahuddin memimpin Syria sekaligus Mesir serta mengembalikan Islam di Mesir kembali kepada jalan Ahlus Sunnah wal Jamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menumbuhkan wilayah kekuasaannya Shalahuddin selalu berhasil mengalahkan serbuan para Crusader dari Eropa, terkecuali satu hal yang tercatat adalah Shalahuddin sempat mundur dari peperangan Battle of Montgisard melawan Kingdom of Jerusalem (kerajaan singkat di Jerusalem selama Perang Salib). Namun mundurnya Sholahuddin tersebut mengakibatkan Raynald of Châtillon pimpinan perang dari The Holy Land Jerusalem memrovokasi muslim dengan mengganggu perdagangan dan jalur Laut Merah yang digunakan sebagai jalur jamaah haji ke Makkah dan Madinah. Lebih buruk lagi Raynald mengancam menyerang dua kota suci tersebut, hingga akhirnya Shalahuddin menyerang kembali Kingdom of Jerusalem di tahun 1187 pada perang Battle of Hattin, sekaligus mengeksekusi hukuman mati kepada Raynald dan menangkap rajanya, Guy of Lusignan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya seluruh Jerusalem kembali ke tangan muslim dan Kingdom of Jerusalem pun runtuh. Selain Jerusalem kota-kota lainnya pun ditaklukkan kecuali Tyres/Tyrus. Jatuhnya Jerusalem ini menjadi pemicu Kristen Eropa menggerakkan Perang Salib Ketiga atau Third Crusade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Salib Ketiga ini menurunkan Richard I of England ke medan perang di Battle of Arsuf. Shalahuddin pun terpaksa mundur, dan untuk pertama kalinya Crusader merasa bisa menjungkalkan invincibilty Sholahuddin. Dalam kemiliteran Sholahuddin dikagumi ketika Richard cedera, Shalahuddin menawarkan pengobatan di saat perang di mana pada saat itu ilmu kedokteran kaum Muslim sudah maju dan dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1192 Shalahuddin dan Richard sepakat dalam perjanjian Ramla, di mana Jerusalem tetap dikuasai Muslim dan terbuka kepada para peziarah Kristen. Setahun berikutnya Shalahuddin meninggal dunia di Damaskus setelah Richard kembali ke Inggris. Bahkan ketika rakyat membuka peti hartanya ternyata hartanya tak cukup untuk biaya pemakamannya, hartanya banyak dibagikan kepada mereka yang membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dikagumi Muslim, Shalahuddin atau Saladin mendapat reputasi besar di kaum Kristen Eropa, kisah perang dan kepemimpinannya banyak ditulis dalam karya puisi dan sastra Eropa, salah satunya adalah The Talisman (1825) karya Walter Scott.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari : http://yulian.firdaus.or.id/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Kisah SaladiN (salahudin AL-aYUBI) dari Gunawan Muhammad&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saladin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya coba mendoakan arwah Saladin di depan makamnya, di&lt;br /&gt;sebuah ruangan di belakang Masjid Umayyah yang berumur lebih&lt;br /&gt;dari 12 abad itu di Damaskus. Tapi konsentrasi diri saya rasanya&lt;br /&gt;tak betul. Barangkali sesuatu telah mengganggu hati saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makam itu - makam orang yang termasyhur dalam sejarah itu,&lt;br /&gt;orang yang besar jasanya itu, orang yang dipuji bahkan oleh&lt;br /&gt;musuh-musuhnya itu - terasa kusam. Seperti kesedihan yang&lt;br /&gt;dicoba disembunyikan, ruangan itu kelabu. Sebuah kubur dengan&lt;br /&gt;nisan yang tinggi tapi hanya tampil serasa kayu lapuk, logam yang&lt;br /&gt;aus. Sebuah ruang sekitar 4 X 6 meter, yang seperti kamar yang&lt;br /&gt;kehilangan peminat. Warna-warnanya hambar. Cahaya pudar.&lt;br /&gt;Sawang tebal. Debu. Orang tak akan tahu dengan segera bahwa&lt;br /&gt;di sinilah Sultan Saladin, pahlawan Islam dalam Perang Salib,&lt;br /&gt;terkubur. Hanya sebuah gambar kertas yang buruk - mungkin&lt;br /&gt;wajahnya - tergantung di dinding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makam memang tidak untuh dijadikan ruang pameran. Kubur&lt;br /&gt;memang hanya pertanda kesementaraan kita - juga keterbatasan&lt;br /&gt;seorang pahlawan. Tapi tidakkah manusia perlu berhenti&lt;br /&gt;sebentar dan mengenang? "Kenanglah segala yang baik," kata&lt;br /&gt;sebuah baris Chairil Anwar, "dan cintaku yang kekal." Tidakkah&lt;br /&gt;masa lalu punya sesuatu yang kekal, yang bisa diwakili dengan&lt;br /&gt;sebuah tanda, sebuah simbol, dengan sikap yang hormat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba berdoa di depan makam Saladin di Damaskus,&lt;br /&gt;untuk arwahnya, juga untuk apa yang baik dalam sejarah - tapi&lt;br /&gt;saya merasa ada sesuatu yang meleset dalam ruang ini.&lt;br /&gt;Melangkah keluar, berjalan kembali ke lapangan terbuka di&lt;br /&gt;halaman dalam masjid, saya dengar suara penziarah-penziarah&lt;br /&gt;Syiah meraungkan tangis, di dekat peninggalan Hussein yang&lt;br /&gt;gugur di Kerbala berabad-abad yang lalu. Di tembok-tembok&lt;br /&gt;tinggi, masih tersisa bekas-bekas lukisan gaya Byzantium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa lalu memang tidak mudah pergi meskipun kita seperti tak&lt;br /&gt;ingin menengoknya. Bahkan di salah satu tembok Masjid&lt;br /&gt;Umayyah yang dulu adalah Katedral Yahya Pembaptis yang&lt;br /&gt;dipermak jadi masjid yang indah di tahun 700-an itu, seorang&lt;br /&gt;sejarawan masih menemukan sisa inskripsi ini: "Kerajaan-Mu, ya,&lt;br /&gt;Kristus, adalah kerajaan abadi...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jika masa lalu tak mudah pergi, dari bagian manakah dari&lt;br /&gt;Saladin yang akan datang kepada kita kini? Dari ruang makamnya&lt;br /&gt;yang kusam, mitos apa yang akan kita teruskan? Kisah Saladin&lt;br /&gt;adalah kisah peperangan. Dari zamannya kita dengar cerita&lt;br /&gt;dahsyat bagaimana agama-agama telah menunjukkan&lt;br /&gt;kemampuannya untuk memberi inspirasi keberanian dan ilham&lt;br /&gt;pengorbanan - yang kalau perlu dalam bentuk pembunuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sebagian besar kisah Saladin - yang tersebar baik di Barat&lt;br /&gt;maupun di Timur dari sejarah Perang Salib yang panjang di abad&lt;br /&gt;ke- 12 itu - adalah juga cerita tentang seorang yang pemberani&lt;br /&gt;dalam pertempuran, yang sebenarnya tak ingin menumpahkan&lt;br /&gt;darah. Saladin merebut Jerusalem kembali di musim panas 1187.&lt;br /&gt;Tapi menjelang serbuan, ia beri kesempatan penguasa Kristen&lt;br /&gt;kota itu untuk menyiapkan diri agar mereka bisa melawan&lt;br /&gt;pasukannya dengan terhormat. Dan ketika pasukan Kristen itu&lt;br /&gt;akhirnya kalah juga, yang dilakukan Saladin bukanlah menjadikan&lt;br /&gt;penduduk Nasrani budak-budak. Saladin malah membebaskan&lt;br /&gt;sebagian besar mereka, tanpa dendam, meskipun dulu, di tahun&lt;br /&gt;1099, ketika pasukan Perang Salib dari Eropa merebut&lt;br /&gt;Jerusalem, 70 ribu orang muslim kota itu dibantai dan sisa-sisa&lt;br /&gt;orang Yahudi digiring ke sinagog untuk dibakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anakku," konon begitulah pesan Sultan itu kepada anaknya,&lt;br /&gt;az-Zahir, menjelang wafat, "...Jangan tumpahkan darah... sebab&lt;br /&gt;darah yang terpercik tak akan tertidur."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidupnya yang cuma 55 tahun, ikhtiar itulah yang&lt;br /&gt;tampaknya dilakukan Saladin. Meskipun tak selamanya ia tanpa&lt;br /&gt;cacat, meskipun ia tak jarang memerintahkan pembunuhan, kita&lt;br /&gt;toh tahu,  bagaimana pemimpin pasukan Islam itu bersikap baik kepada Raja Richard&lt;br /&gt;Berhati Singa yang datang dari Inggris untuk mengalahkannya.&lt;br /&gt;Ketika Richard sakit dalam pertempuran, Saladin mengiriminya&lt;br /&gt;buah pir yang segar dingin dalam salju, dan juga seorang dokter.&lt;br /&gt;Lalu perdamaian pun ditandatangani, 1 September 1192, dan&lt;br /&gt;pesta diadakan dengan pelbagai pertandingan, dan orang Eropa&lt;br /&gt;takjub bagaimana agama Islam bisa melahirkan orang sebaik itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sekarang juga mungkin takjub bagaimana masa lalu bisa&lt;br /&gt;melahirkan orang sebaik itu. Terutama ketika orang hanya&lt;br /&gt;mencoba menghidupkan kembali apa yang gagah berani dari&lt;br /&gt;abad ke- 12 tapi meredam apa yang sabar dan damai dari sebuah&lt;br /&gt;zaman yang penuh peperangan. Tapi pentingkah sebenarnya&lt;br /&gt;masa silam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari makam telantar orang Kurdi yang besar itu, suatu hari di&lt;br /&gt;tahun 1970-an, saya kembali ke pusat Damaskus, lewat lorong&lt;br /&gt;bazar yang sibuk di depan Masjid Umayyah. Kota itu riuh,&lt;br /&gt;keriuhan yang mungkin tanpa sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;l9 Januari 1991&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Goenawan Mohamad, Catatan Pinggir 4, Grafiti, 1995, h.&lt;br /&gt;388-390)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-5628983082928413236?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/5628983082928413236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=5628983082928413236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/5628983082928413236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/5628983082928413236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/11/salahudin-al-ayubi.html' title='Salahudin Al-Ayubi'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_yzyh5iEf5ZY/R0ma3WWgT9I/AAAAAAAAABI/AkDQBZM__QE/s72-c/200px-Saladin2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-626660620381632727</id><published>2007-11-25T07:35:00.000-08:00</published><updated>2007-11-25T07:38:03.374-08:00</updated><title type='text'>Biografi Jalaludin Rumi</title><content type='html'>Mawlana Jalaludin Rumi&lt;br /&gt;Oleh Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani&lt;br /&gt;( Grandson of Mawlana Rumi )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia adalah, orang yang tidak mempunyai ketiadaan,&lt;br /&gt;Saya mencintainya dan Saya mengaguminya, Saya memilih&lt;br /&gt;jalannya dan Saya memalingkan muka ke jalannya. Setiap&lt;br /&gt;orang mempunyai kekasih, dialah kekasih saya, kekasih&lt;br /&gt;yang abadi. Dia adalah orang yang Saya cintai, dia&lt;br /&gt;begitu indah, oh dia adalah yang paling sempurna.&lt;br /&gt;Orang-orang yang mencintainya adalah para pecinta yang&lt;br /&gt;tidak pernah sekarat. Dia adalah dia dan dia dan&lt;br /&gt;mereka adalah dia. Ini adalah sebuah rahasia, jika&lt;br /&gt;kalian mempunyai cinta, kalian akan memahaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sulthanul Awliya Mawlana Syaikh Nazhim Adil&lt;br /&gt;al-Haqqani - Cucu dari Mawlana Rumi, Lefke, Cyprus&lt;br /&gt;Turki, September 1998)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;————————————–&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumi memang bukan sekadar penyair, tetapi juga seorang&lt;br /&gt;tokoh sufi yang berpengaruh di zamannya. Rumi adalah&lt;br /&gt;guru nomor satu Thariqat Maulawiah, sebuah thariqat&lt;br /&gt;yang berpusat di Turki dan berkembang di daerah&lt;br /&gt;sekitarnya. Thariqat Maulawiah pernah berpengaruh&lt;br /&gt;besar dalam lingkungan Istana Turki Utsmani dan&lt;br /&gt;kalangan seniman sekitar tahun l648.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tokoh sufi, Rumi sangat menentang pendewaan&lt;br /&gt;akal dan indera dalam menentukan kebenaran. Di&lt;br /&gt;zamannya, ummat Islam memang sedang dilanda penyakit&lt;br /&gt;itu. Bagi mereka kebenaran baru dianggap benar bila&lt;br /&gt;mampu digapai oleh indera dan akal. Segala sesuatu&lt;br /&gt;yang tidak dapat diraba oleh indera dan akal, dengan&lt;br /&gt;cepat mereka ingkari dan tidak diakui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal menurut Rumi, justru pemikiran semacam itulah&lt;br /&gt;yang dapat melemahkan Iman kepada sesuatu yang ghaib.&lt;br /&gt;Dan karena pengaruh pemikiran seperti itu pula,&lt;br /&gt;kepercayaan kepada segala hakekat yang tidak kasat&lt;br /&gt;mata, yang diajarkan berbagai syariat dan beragam&lt;br /&gt;agama samawi, bisa menjadi goyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumi mengatakan, “Orientasi kepada indera dalam&lt;br /&gt;menetapkan segala hakekat keagamaan adalah gagasan&lt;br /&gt;yang dipelopori kelompok Mu’tazilah. Mereka merupakan&lt;br /&gt;para budak yang tunduk patuh kepada panca indera.&lt;br /&gt;Mereka menyangka dirinya termasuk Ahlussunnah.&lt;br /&gt;Padahal, sesungguhnya Ahlussunnah sama sekali tidak&lt;br /&gt;terikat kepada indera-indera, dan tidak mau pula&lt;br /&gt;memanjakannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Rumi, tidak layak meniadakan sesuatu hanya karena&lt;br /&gt;tidak pernah melihatnya dengan mata kepala atau belum&lt;br /&gt;pernah meraba dengan indera. Sesungguhnya, batin akan&lt;br /&gt;selalu tersembunyi di balik yang lahir, seperti faedah&lt;br /&gt;penyembuhan yang terkandung dalam obat. “Padahal, yang&lt;br /&gt;lahir itu senantiasa menunjukkan adanya sesuatu yang&lt;br /&gt;tersimpan, yang tersembunyi di balik dirinya. Bukankah&lt;br /&gt;Anda mengenal obat yang bermanfaat? Bukankah&lt;br /&gt;kegunaannya tersembunyi di dalamnya?” tegas Rumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGARUH TABRIZ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fariduddin Attar, salah seorang ulama dan tokoh sufi,&lt;br /&gt;ketika berjumpa dengan Rumi yang baru berusia 5 tahun&lt;br /&gt;pernah meramalkan bahwa si kecil itu kelak akan&lt;br /&gt;menjadi tokoh spiritual besar. Sejarah kemudian&lt;br /&gt;mencatat, ramalan Fariduddin Attar itu tidak meleset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumi, Lahir di Balkh, Afghanistan pada 604 H atau 30&lt;br /&gt;September 1207. Mawlana Rumi menyandang nama lengkap&lt;br /&gt;Jalaluddin Muhammad bin Muhammad al-Balkhi al-Qunuwi.&lt;br /&gt;Adapun panggilan Rumi karena sebagian besar hidupnya&lt;br /&gt;dihabiskan di Konya (kini Turki), yang dahulu dikenal&lt;br /&gt;sebagai daerah Rum (Roma).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya, Bahauddin Walad Muhammad bin Husein, adalah&lt;br /&gt;seorang ulama besar bermadzhab Hanafi. Dan karena&lt;br /&gt;kharisma dan tingginya penguasaan ilmu agamanya, ia&lt;br /&gt;digelari Sulthanul Ulama. Namun rupanya gelar itu&lt;br /&gt;menimbulkan rasa iri pada sebagian ulama lain. Dan&lt;br /&gt;mereka pun melancarkan fitnah dan mengadukan Bahauddin&lt;br /&gt;ke penguasa. Celakanya sang penguasa terpengaruh&lt;br /&gt;hingga Bahauddin harus meninggalkan Balkh, termasuk&lt;br /&gt;keluarganya. Ketika itu Rumi baru berusia lima&lt;br /&gt;tahun. Sejak itu Bahauddin bersama keluarganya hidup&lt;br /&gt;berpindah- pindah dari suatu negara ke negara lain.&lt;br /&gt;Mereka pernah tinggal di Sinabur (Iran timur laut).&lt;br /&gt;Dari Sinabur pindah ke Baghdad, Makkah, Malattya&lt;br /&gt;(Turki), Laranda (Iran tenggara) dan terakhir menetap&lt;br /&gt;di Konya, Turki. Raja Konya Alauddin Kaiqubad,&lt;br /&gt;mengangkat ayah Rumi sebagai penasihatnya, dan juga&lt;br /&gt;mengangkatnya sebagai pimpinan sebuah perguruan agama&lt;br /&gt;yang didirikan di ibukota tersebut. Di kota ini pula&lt;br /&gt;ayah Rumi wafat ketika Rumi berusia 24 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping kepada ayahnya, Rumi juga berguru kepada&lt;br /&gt;Burhanuddin Muhaqqiq at-Turmudzi, sahabat dan&lt;br /&gt;pengganti ayahnya memimpin perguruan. Rumi juga&lt;br /&gt;menimba ilmu di Syam (Suriah) atas saran gurunya itu.&lt;br /&gt;Beliau baru kembali ke Konya pada 634 H, dan ikut&lt;br /&gt;mengajar di perguruan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Burhanuddin wafat, Rumi menggantikannya&lt;br /&gt;sebagai guru di Konya. Dengan pengetahuan agamanya&lt;br /&gt;yang luas, di samping sebagai guru, beliau juga&lt;br /&gt;menjadi da’i dan ahli hukum Islam. Ketika itu banyak&lt;br /&gt;tokoh ulama yang berkumpul di Konya. Tak heran jika&lt;br /&gt;Konya kemudian menjadi pusat ilmu dan tempat berkumpul&lt;br /&gt;para ulama dari berbagai penjuru dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesufian dan kepenyairan Rumi dimulai ketika beliau&lt;br /&gt;sudah berumur cukup tua, 48 tahun. Sebelumnya, Rumi&lt;br /&gt;adalah seorang ulama yang memimpin sebuah madrasah&lt;br /&gt;yang punya murid banyak, 4.000 orang. Sebagaimana&lt;br /&gt;seorang ulama, beliau juga memberi fatwa dan tumpuan&lt;br /&gt;ummatnya untuk bertanya dan mengadu. Kehidupannya itu&lt;br /&gt;berubah seratus delapan puluh derajat ketika beliau&lt;br /&gt;berjumpa dengan seorang sufi pengelana, Syamsuddin&lt;br /&gt;alias Syamsi dari kota Tabriz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat, seperti biasanya Rumi mengajar di hadapan&lt;br /&gt;khalayak dan banyak yang menanyakan sesuatu kepadanya.&lt;br /&gt;Tiba-tiba seorang lelaki asing–yakni Syamsi&lt;br /&gt;Tabriz–ikut bertanya, “Apa yang dimaksud dengan&lt;br /&gt;riyadhah dan ilmu?” Mendengar pertanyaan seperti itu&lt;br /&gt;Rumi terkesima. Kiranya pertanyaan itu jitu dan tepat&lt;br /&gt;pada sasarannya. Beliau tidak mampu menjawab.&lt;br /&gt;Akhirnya Rumi berkenalan dengan Tabriz. Setelah&lt;br /&gt;bergaul beberapa saat, beliau mulai kagum kepada&lt;br /&gt;Tabriz yang ternyata seorang sufi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Salad, putera Rumi, mengomentari perilaku&lt;br /&gt;ayahnya itu, “Sesungguhnya, seorang guru besar&lt;br /&gt;tiba-tiba menjadi seorang murid kecil. Setiap hari&lt;br /&gt;sang guru besar harus menimba ilmu darinya, meski&lt;br /&gt;sebenarnya beliau cukup alim dan zuhud. Tetapi itulah&lt;br /&gt;kenyataannya. Dalam diri Tabriz, guru besar itu&lt;br /&gt;melihat kandungan ilmu yang tiada taranya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumi telah menjadi sufi, berkat pergaulannya dengan&lt;br /&gt;Tabriz. Kesedihannya berpisah dan kerinduannya untuk&lt;br /&gt;berjumpa lagi dengan gurunya itu telah ikut berperan&lt;br /&gt;mengembangkan emosinya, sehingga beliau menjadi&lt;br /&gt;penyair yang sulit ditandingi. Guna mengenang dan&lt;br /&gt;menyanjung gurunya itu, beliau tulis syair-syair, yang&lt;br /&gt;himpunannya kemudian dikenal dengan nama Divan Syams&lt;br /&gt;Tabriz. Beliau bukukan pula wejangan-wejangan gurunya,&lt;br /&gt;dan buku itu dikenal dengan nama Maqalat Syams Tabriz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumi kemudian mendapat sahabat dan sumber inspirasi&lt;br /&gt;baru, Syaikh Hisamuddin Hasan bin Muhammad. Atas&lt;br /&gt;dorongan sahabatnya itu, selama 15 tahun terakhir masa&lt;br /&gt;hidupnya beliau berhasil menghasilkan himpunan syair&lt;br /&gt;yang besar dan mengagumkan yang diberi nama Masnavi.&lt;br /&gt;Buku ini terdiri dari enam jilid dan berisi 20.700&lt;br /&gt;bait syair. Dalam karyanya ini, terlihat ajaran-ajaran&lt;br /&gt;tasawuf yang mendalam, yang disampaikan dalam bentuk&lt;br /&gt;apologi, fabel, legenda, anekdot, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Bahkan Masnavi sering disebut Qur’an Persia. Karya&lt;br /&gt;tulisnya yang lain adalah Ruba’iyyat (sajak empat&lt;br /&gt;baris dengan jumlah 1600 bait), Fiihi Maa fiihi (dalam&lt;br /&gt;bentuk prosa; merupakan himpunan ceramahnya tentang&lt;br /&gt;metafisika), dan Maktubat (himpunan surat-suratnya&lt;br /&gt;kepada sahabat atau pengikutnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama Syaikh Hisamuddin pula, Rumi mengembangkan&lt;br /&gt;Thariqat Maulawiyah atau Jalaliyah. Thariqat ini di&lt;br /&gt;Barat dikenal dengan nama The Whirling Dervishes (para&lt;br /&gt;Darwisy yang berputar-putar). Nama itu muncul karena&lt;br /&gt;para penganut thariqat ini melakukan tarian&lt;br /&gt;berputar-putar, yang diiringi oleh gendang dan suling,&lt;br /&gt;dalam dzikir mereka untuk mencapai ekstase.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAFATNYA MAWLANA RUMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua manusia tentu akan kembali kepada-Nya.&lt;br /&gt;Demikianlah yang terjadi pada Rumi. Penduduk Konya&lt;br /&gt;tiba-tiba dilanda kecemasan, karena mendengar kabar&lt;br /&gt;bahwa tokoh panutan mereka, Rumi, tengah menderita&lt;br /&gt;sakit keras. Meskipun demikian, pikiran Rumi masih&lt;br /&gt;menampakkan kejernihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sahabatnya datang menjenguk dan mendo’akan,&lt;br /&gt;“Semoga Allah berkenan memberi ketenangan kepadamu&lt;br /&gt;dengan kesembuhan.” Rumi sempat menyahut, “Jika&lt;br /&gt;engkau beriman dan bersikap manis, kematian itu akan&lt;br /&gt;bermakna baik. Tapi kematian ada juga yang kafir dan&lt;br /&gt;pahit.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 5 Jumadil Akhir 672 H atau 17 Desember&lt;br /&gt;1273 dalam usia 68 tahun Rumi dipanggil ke&lt;br /&gt;Rahmatullah. Tatkala jenazahnya hendak diberangkatkan,&lt;br /&gt;penduduk setempat berdesak-desakan ingin mengantarkan&lt;br /&gt;kepulangannya. Malam wafatnya beliau dikenal sebagai&lt;br /&gt;Sebul Arus (Malam Penyatuan). Sampai sekarang para&lt;br /&gt;pengikut Thariqat Maulawiyah masih memperingati&lt;br /&gt;tanggal itu sebagai hari wafatnya beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“SAMA”, Tarian Darwis yang Berputar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat Rumi tengah tenggelam dalam kemabukannya&lt;br /&gt;dalam tarian “Sama” ketika itu seorang sahabatnya&lt;br /&gt;memainkan biola dan ney (seruling), beliau mengatakan,&lt;br /&gt;“Seperti juga ketika salat kita berbicara dengan&lt;br /&gt;Tuhan, maka dalam keadaan extase para darwis juga&lt;br /&gt;berdialog dengan Tuhannya melalui cinta. Musik Sama&lt;br /&gt;yang merupakan bagian salawat atas baginda Nabi&lt;br /&gt;Sallallahu alaihi wasalam adalah merupakan wujud musik&lt;br /&gt;cinta demi cinta Nabi saw dan pengetahuanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumi mengatakan bahwa ada sebuah rahasia tersembunyi&lt;br /&gt;dalam Musik dan Sama, dimana musik merupakan gerbang&lt;br /&gt;menuju keabadian dan Sama adalah seperti electron yang&lt;br /&gt;mengelilingi intinya bertawaf menuju sang Maha&lt;br /&gt;Pencipta. Semasa Rumi hidup tarian “Sama” sering&lt;br /&gt;dilakukan secara spontan disertai jamuan makanan dan&lt;br /&gt;minuman. Rumi bersama teman darwisnya selepas solat&lt;br /&gt;Isa sering melakukan tarian sama dijalan-jalan kota&lt;br /&gt;Konya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberapa puisi dalam Matsnawi yang memuji&lt;br /&gt;Sama dan perasaan harmonis alami yang muncul dari&lt;br /&gt;tarian suci ini. Dalam bab ketiga Matsnawi, Rumi&lt;br /&gt;menuliskan puisi tentang kefanaan dalam Sama, “ketika&lt;br /&gt;gendang ditabuh seketika itu perasaan extase merasuk&lt;br /&gt;bagai buih-buih yang meleleh dari debur ombak laut”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarian Sakral Sama dari tariqah Mevlevi Haqqani atau&lt;br /&gt;Tariqah Mawlawiyah ini masih dilakukan saat ini di&lt;br /&gt;Lefke, Cyprus Turki dibawah bimbingan Mawlana Syaikh&lt;br /&gt;Nazim Adil al-Haqqani. Ajaran Sufi Mawlana Syaikh&lt;br /&gt;Nazim dan mawlana Syaikh Hisyam juga merambah&lt;br /&gt;keberbagai kota di Amerika maupun Eropa, sehingga&lt;br /&gt;tarian Whirling Dervishes ini juga dilakukan di banyak&lt;br /&gt;kota-kota di Amerika, Eropa dan Asia di bawah&lt;br /&gt;bimbingan Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani ar-Rabbani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarian Sama ini sebagai tiruan dari keteraturan alam&lt;br /&gt;raya yang diungkap melalui perputaran planet-planet.&lt;br /&gt;Perayaan Sama dari tariqah Mevlevi dilakukan dalam&lt;br /&gt;situasi yang sangat sakral dan ditata dalam penataan&lt;br /&gt;khusus pada abad ke tujuh belas. Perayaan ini untuk&lt;br /&gt;menghormati wafatnya Rumi, suatu peristiwa yang Rumi&lt;br /&gt;dambakan dan ia lukisakna dalam istilah-istilah yang&lt;br /&gt;menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Anggota Tariqah Mevlevi sekarang belajar&lt;br /&gt;menarikan tarian ini dengan bimbingan Mursyidnya.&lt;br /&gt;Tarian ini dalam bentuknya sekarang dimulai dengan&lt;br /&gt;seorang peniup suling yang memainkan Ney, seruling&lt;br /&gt;kayu. Para penari masuk mengenakan pakaian putih yang&lt;br /&gt;sebagai simbol kain kafan, dan jubah hitam besar&lt;br /&gt;sebagai symbol alam kubur dan topi panjang merah atau&lt;br /&gt;abu-abu yang menandakan batu nisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya seorang Syaikh masuk paling akhir dan&lt;br /&gt;menghormat para Darwish lainnya. Mereka kemudian balas&lt;br /&gt;menghormati. Ketika Syaikh duduk dialas karpet merah&lt;br /&gt;menyala yang menyimbolkan matahari senja merah tua&lt;br /&gt;yang mengacu pada keindahan langit senja sewaktu Rumi&lt;br /&gt;wafat. Syaikh mulai bersalawat untuk Rasulullah saw&lt;br /&gt;yang ditulis oleh Rumi disertai iringan musik,&lt;br /&gt;gendang, marawis dan seruling ney.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peniup seruling dan penabuh gendang memulai musiknya&lt;br /&gt;maka para darwis memulai dengan tiga putaran secara&lt;br /&gt;perlahan yang merupakaan simbolisasi bagi tiga tahapan&lt;br /&gt;yang membawa manusia menemui Tuhannya. Pada puatran&lt;br /&gt;ketiga Syaikh kembali duduk dan para penari melepas&lt;br /&gt;jubah hitamnya dengan gerakan yang menyimbulkan&lt;br /&gt;kuburan untuk mengalami ‘ mati sebelum mati”,&lt;br /&gt;kelahiran kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Syaikh mengijinkan para penari menari, mereka&lt;br /&gt;mulai dengan gerakan perlahan memutar seperti putaran&lt;br /&gt;tawaf dan putaran planet-planet mengelilingi matahari.&lt;br /&gt;Ketika tarian hamper usai maka syaikh berdiri dan&lt;br /&gt;alunan musik dipercepat. Proses ini diakhiri dengan&lt;br /&gt;musik penutup danpembacaan ayat suci Al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rombongan Penari Darwis, secara teratur menampilkan&lt;br /&gt;Sama di auditorium umum di Eropa dan Amerika Serikat.&lt;br /&gt;Sekalipun beberapa gerakan tarian ini pelan dan terasa&lt;br /&gt;lambat tetapi para pemirsa mengatakan penampilan ini&lt;br /&gt;sangat magis dan menawan. Kedalaman konsentrasi, atau&lt;br /&gt;perasaan dzawq dan ketulusan para darwis menjadikan&lt;br /&gt;gerakan mereka begitu menghipnotis. Pada akhir&lt;br /&gt;penampilan para hadirin diminta untuk tidak bertepuk&lt;br /&gt;tangan karena “Sama” adalah sebuah ritual spiritual&lt;br /&gt;bukan sebuah pertunjukan seni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada abad ke 17, Tariqah Mevlevi atau Mawlawiyah&lt;br /&gt;dikendalikan oleh kerajaan Utsmaniyah. Meskipun&lt;br /&gt;Tariqah Mawlawiyah kehilangan sebagian besar&lt;br /&gt;kebebasannya ketika berada dibawah dominasi&lt;br /&gt;Ustmaniyah, tetapi perlindungan Sang Raja menungkinkan&lt;br /&gt;Tariqah Mawlawi menyebar luas keberbagai daerah dan&lt;br /&gt;memperkenalkan kepada banyak orang tentang tatanan&lt;br /&gt;musik dan tradisi puisi yang unik dan indah. Pada Abad&lt;br /&gt;ke 18, Salim III seorang Sultan Utsmaniyah menjadi&lt;br /&gt;anggota Tariqah Mawlawiyah dan kemudian dia&lt;br /&gt;menciptakan musik untuk upacara-upacara Mawlawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama abad ke 19 , Mawlawiyah merupakan salah satu&lt;br /&gt;dari sekitar Sembilan belas aliran sufi di Turtki dan&lt;br /&gt;sekitar tigapuluh lima kelompok semacam itu dikerajaan&lt;br /&gt;Utsmaniyah. Karena perlindungan dari raja mereka,&lt;br /&gt;Mawlawi menjadi kelompok yang paling berpengarh&lt;br /&gt;diseluruh kerajaan dan prestasi cultural mereka&lt;br /&gt;dianggap sangat murni. Kelompok itu menjadi terkenal&lt;br /&gt;di barat., Di Eropa dan Amerika pertunjukkan keliling&lt;br /&gt;mereka menyita perhatian public. Selama abad 19,&lt;br /&gt;sebuah panggung pertunjukkan yang didirikan di Turki&lt;br /&gt;menarik perhatian banyak kelompok wisatawan Eropa yang&lt;br /&gt;dating ke Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1925, Tariqah Mawlawi dipaksa membubarkan&lt;br /&gt;diri ditanah kelahiran mereka Turki, setelah Kemal&lt;br /&gt;Ataturk pendiri modernisasi Turki melarang semua&lt;br /&gt;kelompok darwis lengkap dengan upacara serta&lt;br /&gt;pertunjukkan mereka. Pada saat itu makam Rumi di Konya&lt;br /&gt;diambil alih pemerintah dan diubah menjadi museum&lt;br /&gt;Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motivasi utama Atatutrk adalah memutuskan hubungan&lt;br /&gt;Turki dengan masa pertengahan guna mengintegrasikan&lt;br /&gt;Turki dengan dunia modern seperti demokrasi ala barat.&lt;br /&gt;Bagi Ataturk tariqah sufi menjadi ancaman bagi&lt;br /&gt;modernisasi Turki. Pada saat itulah Syaikh Nazim&lt;br /&gt;ق mulai menyebarkan bimbingan spiritual dan&lt;br /&gt;mengajar agama Islam di Siprus, Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak murid yang mendatangi Mawlana Syaikh Nazim dan&lt;br /&gt;menerima Thariqat Naqsybandi Haqqani. Selain itu&lt;br /&gt;beliau adalah pemegang otoritas Mursyid tujuh Tariqah&lt;br /&gt;Sufi besar lainnya, termasuk Mevlevi Haqqani atau&lt;br /&gt;Mawlawiyah, Qodiriah, Syadziliyah, Chisty. Namun&lt;br /&gt;sayang, waktu itu semua agama dilarang di Turki dan&lt;br /&gt;karena beliau berada di dalam komunitas orang-orang&lt;br /&gt;Turki di Siprus, agama pun dilarang di sana. Bahkan&lt;br /&gt;mengumandangkan azan pun tak diperbolehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah Syaikh Nazim yang pertama ketika itu adalah&lt;br /&gt;menuju masjid di tempat kelahirannya dan&lt;br /&gt;mengumandangkan azan di sana, segera beliau dimasukkan&lt;br /&gt;penjara selama seminggu. Begitu dibebaskan, Syaikh&lt;br /&gt;Nazim ق pergi menuju masjid besar di Nikosia dan&lt;br /&gt;melakukan azan di menaranya. Hal itu membuat para&lt;br /&gt;pejabat marah dan beliau dituntut atas pelanggaran&lt;br /&gt;hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menunggu sidang, Syaikh Nazim ق terus&lt;br /&gt;mengumandangkan azan di menara-menara masjid di&lt;br /&gt;seluruh Nikosia. Sehingga tuntutannya pun terus&lt;br /&gt;bertambah, ada 114 kasus yang menunggu beliau.&lt;br /&gt;Pengacara menasihati beliau agar berhenti melakukan&lt;br /&gt;azan, namun Syaikh Nazim ق mengatakan, “ Tidak,&lt;br /&gt;aku tidak bisa mengehntikannya. Orang-orang harus&lt;br /&gt;mendengar panggilan azan untuk shalat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hari persidangan tiba, Mawlana Syaikh Nazim&lt;br /&gt;didakwa atas 114 kasus mngumandangkan azan diseluruh&lt;br /&gt;Cyprus. Jika tuntutan 114 kasus itu terbukti, maka&lt;br /&gt;beliau bisa dihukum 100 tahun penjara. Tetapi pada&lt;br /&gt;hari yang sama hasil pemilu diumumkan di Turki.&lt;br /&gt;Seorang laki-laki bernama Adnan Menderes dicalonkan&lt;br /&gt;untuk berkuasa. Langkah pertamanya ketika terpilih&lt;br /&gt;menjadi Presiden adalah membuka seluruh masjid-masjid&lt;br /&gt;dan mengizinkan azan dikumandangkan dalam bahasa Arab.&lt;br /&gt;Inilah keajaiban yang diberikan Allah swt kepada&lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini makam Rumi di Konya tetap terpelihara&lt;br /&gt;dan dikelola oleh pemerintah Turki sebagai tempat&lt;br /&gt;wisata. Meskipun demikian pengunjung yang datang&lt;br /&gt;kesana yang terbanyak adalah para peziarah dan bukan&lt;br /&gt;wisatawan. Melalui sebuah kesepakatan pemerintah&lt;br /&gt;Turki, pada tahun 1953 akhirnya menyetujui tarian&lt;br /&gt;“Sama” Tariqah Mawlawi dipeertontonkan lagi di Konya&lt;br /&gt;dengan syarat pertunjukan tersebut bersifat cultural&lt;br /&gt;untuk para wisatawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rombongan Darwis juga diijinkan untuk berkelana secara&lt;br /&gt;Internasional. Meskipun demikian secara keseluruhan&lt;br /&gt;berbagai aspek sufisme tetap menjadi praktek yang&lt;br /&gt;illegal di Turki dan para sufi banyak diburu sejak&lt;br /&gt;Ataturk melarang agama mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;————————————-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maulana Jalaluddin Rumi, Menari di Depan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“AKAN tiba saatnya, ketika Konya menjadi semarak, dan&lt;br /&gt;makam kita tegak di jantung kota. Gelombang demi&lt;br /&gt;gelombang khalayak menjenguk mousoleum kita,&lt;br /&gt;menggemakan ucapan-ucapan kita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah ucapan Jalaluddin Rumi pada putranya, Sultan&lt;br /&gt;Walad, di suatu pagi. Dan waktu kemudian berlayar,&lt;br /&gt;melintasi tahun dan abad. Konya seakan terlelap dalam&lt;br /&gt;debu sejarah. “Tetapi, kota Anatolia Tengah ini tetap&lt;br /&gt;berdiri sebagai saksi kebenaran ucapan Rumi,” tulis&lt;br /&gt;Talat Said Halman, peneliti karya-karya mistik Rumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya memang demikian. Lebih dari 7 abad, Rumi&lt;br /&gt;bak bayangan yang abadi mengawal Konya, terutama untuk&lt;br /&gt;pada pengikutnya, the whirling dervishes, para darwis&lt;br /&gt;yang menari. Setiap tahun, dari tanggal 2-17 Desember,&lt;br /&gt;jutaan peziarah menyemut menuju Konya. Dari delapan&lt;br /&gt;penjuru angin mereka berarak untuk memperingati&lt;br /&gt;kematian Rumi, 727 tahun silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah sesungguhnya makhluk ini, yang telah&lt;br /&gt;menegakkan sebuah pilar di tengah khazanah keagamaan&lt;br /&gt;Islam dan silang sengketa paham? “Dialah penyair&lt;br /&gt;mistik terbesar sepanjang zaman,” kata orientalis&lt;br /&gt;Inggris Reynold A Nicholson. “Ia bukan nabi, tetapi ia&lt;br /&gt;mampu menulis kitab suci,” seru Jami, penyair Persia&lt;br /&gt;Klasik, tentang karya Rumi,Matsnawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gandhi pernah mengutip kata-katanya. Rembrandt&lt;br /&gt;mengabadikannya dikanvas, Muhammad Iqbal, filsuf dan&lt;br /&gt;penyair Pakistan, sekali waktu pernah berdendang,&lt;br /&gt;“Maulana mengubah tanah menjadi madu…. Aku mabuk&lt;br /&gt;oleh anggurnya; aku hidup dari napasnya.” Bahkan, Paus&lt;br /&gt;Yohanes XXIII, pada 1958 menuliskan pesan khusus:&lt;br /&gt;“Atas nama dunia Katolik, saya menundukkan kepala&lt;br /&gt;penuh hormat mengenang Rumi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besar dalam kembara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalaluddin dilahirkan 30 September 1207 di Balkh, kini&lt;br /&gt;wilayah Afganistan. Ia Putra Bahauddin Walad, ulama&lt;br /&gt;dan mistikus termasyhur, yang diusir dari kota Balkh&lt;br /&gt;tatkala ia berumur 12 tahun. Pengusiran itu buntut&lt;br /&gt;perbedaan pendapat antara Sultan dan Walad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga ini kemudian tinggal di Aleppo (Damaskus),&lt;br /&gt;dan di situ kebeliaan Jalaluddin diisi oleh guru-guru&lt;br /&gt;bahasa Arab yang tersohor. Tak lama di Damakus,&lt;br /&gt;keluarga ini pindah ke Laranda, kota di Anatolia&lt;br /&gt;Tengah, atas permintaan Sultan Seljuk Alauddin&lt;br /&gt;Kaykobad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, Kaykobad membujuk dalam sebuah surat kepada&lt;br /&gt;Walad, “Kendati saya tak pernah menundukkan kepala&lt;br /&gt;kepada seorang pun, saya siap menjadi pelayan dan&lt;br /&gt;pengikut setia Anda.” Di kota ini ibu Jalaluddin,&lt;br /&gt;Mu’min Khatum, meninggal dunia. Tak lama kemudian,&lt;br /&gt;dalam usia 18 tahun, Jalaluddin menikah. 1226, putra&lt;br /&gt;pertama Jalaluddin, Sultan Walad, lahir. Setahun&lt;br /&gt;kemudian, keluarga ini pindah ke Konya, 100 Km dari&lt;br /&gt;Laranda. Di sini, Bahauddin Walad mengajar di&lt;br /&gt;madrasah. 1229, anak kedua Jalaluddin, Alauddin,&lt;br /&gt;lahir. Dua tahun kemudian, dalam usia 82 tahun,&lt;br /&gt;Bahaudin Walad meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era baru pun dialami Jalaluddin. Dia menggantikan&lt;br /&gt;Walad, dan mengajarkan ilmu-ilmu ketuhanan&lt;br /&gt;tradisional, tanpa menyentuh mistik. Setahun setelah&lt;br /&gt;kematian ayahnya, suatu pagi, madrasahnya kedatangan&lt;br /&gt;tamu, Burhannuddin Muhaqiq, yang ternyata murid&lt;br /&gt;terkasih Walad. Dan ketika menyadari sang guru telah&lt;br /&gt;tiada, Muhaqiq mewariskan ilmunya pada Jalaluddin.&lt;br /&gt;Burhanuddin pun menggembleng muridnya dengan&lt;br /&gt;latihan tasawuf yang telah dimatangkan selama 4 abad&lt;br /&gt;terakhir oleh para sufi, dan beberapa kali meminta dia&lt;br /&gt;ke Damakus untuk menambah lmu. 8 tahun menggembleng,&lt;br /&gt;1240, Burhanuddin kembali ke Kayseri. Jalaluddin Rumi&lt;br /&gt;pun menggembleng diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah menari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1244, saat berusia 37 tahun, Jalaluddin sudah&lt;br /&gt;berada di atas semua ulama di Konya. Ilmu yang dia&lt;br /&gt;timba dari kitab-kitab Persia, Arab, Turki, Yunani dan&lt;br /&gt;Ibrani, membuat dia nyaris ensiklopedis. Gelar Maulana&lt;br /&gt;Rumi (Guru bangsa Rum) pun dia raih. Tapi, di sebuah&lt;br /&gt;senja Oktober, sehabis pulang dari madrasah,&lt;br /&gt;seseorang yang tak dia kenal, menjegat langkahnya, dan&lt;br /&gt;menanyakan satu hal. Mendengar pertanyaan itu, Rumi&lt;br /&gt;langsung pingsan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah riwayat mengatakan, orang tak dikenal itu&lt;br /&gt;bertanya, “Siapa yang lebih agung, Muhammad Rasulullah&lt;br /&gt;yang berdoa, ‘Kami tak mengenal-Mu seperti seharusnya’&lt;br /&gt;atau seorang sufi Persia, Bayazid Bisthami yang&lt;br /&gt;berkata, ‘Subhani, mahasuci diriku, betapa agungnya&lt;br /&gt;kekuasaanku’. Pertanyaan mistikus Syamsuddin Tabriz&lt;br /&gt;itu mengubah hidup Rumi. Dia kemudian tak lagi&lt;br /&gt;terpisahkan dari Syams. Dan di bawah pengaruh Syams,&lt;br /&gt;ia menjalani periode mistik yang nyala, penuh gairah,&lt;br /&gt;tanpa batas, dan kini, mulai menyukai musik. Mereka&lt;br /&gt;menghabiskan hari bersama-sama, dan menurut riwayat,&lt;br /&gt;selama berbulan-bulan mereka dapat bertahan hidup&lt;br /&gt;tanpa kebutuhan-kebutuhan dasar manusia, khusuk&lt;br /&gt;menuju Cinta Ilahiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hal ini tak lama. Kecemburuan warga Konya,&lt;br /&gt;membuat Syams pergi. Dan saat Syams kembali, warga&lt;br /&gt;membunuhnya. Rumi kehilangan, kehilangan terbesar yang&lt;br /&gt;dia gambarkan seperti kehidupan kehilangan mentari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, suatu pagi, seorang pandai besi membuat&lt;br /&gt;Jalaluddin menari. Pukulan penempa besi itu,&lt;br /&gt;Shalahuddin, membuat dia ekstase, dan tanpa sadar&lt;br /&gt;mengucapkan puisi-puisi mistis, yang berisi ketakjuban pada pengalaman syatahat. Rumi pun kemudian bersabahat&lt;br /&gt;dengan Shalahuddin, yang kemudian menggantikan posisi&lt;br /&gt;Syams. Dan era menari pun dimulai Rumi, menari sambil&lt;br /&gt;memadahkan syair-syair cinta Ilahi. “Tarian para&lt;br /&gt;darwis itulah yang kemudian menjadi semacam bentuk&lt;br /&gt;ratapan Rumi atas kehilangan Syams,” jelas Talat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai meninggalnya, 17 Desember 1273, Rumi tak pernah&lt;br /&gt;berhenti menari, kerana dia tak pernah berhenti&lt;br /&gt;mencintai Allah. Tarian itu juga yang membuat&lt;br /&gt;peringkatnya dalam inisiasi sufi berubah dari yang&lt;br /&gt;mencintai jadi yang dicintai. (Aulia A Muhammad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~  SUARA MERDEKA&lt;br /&gt;sumber : http://penyair.wordpress.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-626660620381632727?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/626660620381632727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=626660620381632727' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/626660620381632727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/626660620381632727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/11/biografi-jalaludin-rumi.html' title='Biografi Jalaludin Rumi'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-5750283999589848988</id><published>2007-10-01T23:26:00.001-07:00</published><updated>2007-10-01T23:28:53.380-07:00</updated><title type='text'>TOMBO ATI</title><content type='html'>"Tombo ati iku ana lima perkarane&lt;br /&gt; Kaping pisan moco Quran sak maknane ....."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah senandung yang sudah akrab di telinga kita. Sebuah senandung klasik yang saat ini dipopulerkan oleh Opick. Sebelumnya, dibawakan oleh Emha Ainun Nadjib dengan iringan gamelan Kyai Kanjeng. Tidak banyak yang menetahui bahwa syair ini digubah oleh Sunan Bonang (1465-1525). Salah satu Wali Songo yang banyak berdakwah melaui kebudayaan. Seorang guru yang telah menginsyafkan dan mendidik seorang 'perampok budiman' bergelar Brandal Lokajaya yang kemudian terkenal dengan nama Sunan Kalijaga, anggota Wali Songo yang paling banyak disebut-sebut dalam sejarah kerajaan-kerajaan Islam di tanah Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tombo Ati" atau "Obat Hati", sebuah syair sederhana tetapi sungguh berat maknanya. Bahkan hampir menjadi sebuah utopia untuk bisa mewujudkannya dalam kehidupan kita di jaman ini. Bahkan disebutkan di penghujung syair, "Salah sawijine sopo bisa ngelakoni, InsyaAllah Gusti Pangeran ngijabahi.." Cukup amalkan salah satunya, InsyaAllah Tuhan akan mengijabah. Mengapa utopia? Mari kita perhatikan apa sajakah lima perkara yang menjadi obat hati itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Moco Quran sak maknane (membaca Al Quran dengan maknanya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca Quran tentu tidakcukupdengan melafadzkannya. Jika sekedar melafadzkannya saja, maka kita tidak akan dapat maknanya. Salah-salah Al Quran justru mengutuki kita ketika kita membaca ayat yang menceritakan tentang penghuni neraka sebagai ancaman tapi kita tidak merasa ancman itu untuk kita, merasa diri aman. Padahal kita tidak pernah tahu bagaiamana kesudahan hidup kita nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu Al Quran ini sebenarnya khazanah ilmu. Ilmunya berlapis lapis. Dari ilmu tentang Al Quran itu sendiri, kemudian ilmu tentang pembagian ayat-ayat dan sejarah diturunkannya, lalu tentang perintah dan larangan Allah, ilmu-ilmu mengenai sejarah umat yang lalu, khabar masa depan, sampai ke perkara yang ghaib seperti malaikat,jin,surga neraka,dan tentu saja tentang Allah itu sendiri. Dari ilmu-ilmu seperti fisika, biologi, sejarah, geografi, politik, ekonomi sampai ke formulasi-formulasi khusus untuk menyelesaikan permasalahan umat di suatu jaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi ilmu-ilmu implisit seperti hukum-hukum yang hanya bisa tergali oleh seorang mujtahid. Seorang mujtahid adalah seseorang yang memenuhi kriteria untuk dapat dengan sah menarik hukum langsung dari Al Quran dan Hadits. Imam Suyuti menyaratkan 15 kriteria, di antaranya adalah menguasai 80 cabang ilmu Al Quran seperi Nasikh-Mansukh (dalil penghapus-dalil terhapus), 'Aam Khas(umum-khusus) dsb, 100 cabang ilmu Sunnah, Ushul Fiqh (metodologi perumusan hukum), bahasa Arab, Nahu dan Sharaf (tata bahasa), Ma'ni (makna huruf), serta Ijma dan Khilaf (kesepakatan dan perbedaan rumusan hukum yang telah ada). Begitu sulitnya memenuhi kriteria ini sehingga sepanjang sejarah Islam hanya ada 11 mujtahid mutlak yang kemudian diakui sebagai imam mahzab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga juga ilmu-ilmu implisit yang jika diekplisitkan menjadi seperti ilmu yang dimiliki oleh seorang wali Allah bernama Asif Barkhaya di jaman Nabi Sulaiman. Dengan izin ALlah, beliau mampu mengungguli kemampuan bangsa jin dalam memindahkan singgasana Ratu Balqis dari Yaman ke tempat Nabi Sulaiman di Palestina yang jaraknya hampir 5000 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berkatalah seseorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab, "Aku akan membawa singgasana itu sebelum matamu berkedip" [An Naml: 27]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata membaca makna Al Quran bukan perkara yang mudah. Tidak sembarang orang mampu menggali mutiara-mutiara Al Quran yang berharga. Mutiara adalah sesuatu yang tersembunyi yang tidak mudah diperoleh. Oleh karena itu, jika kita ingin mencari solusi paling tepat bagi permasalahan umat di suatu jaman, setidaknya kita harus mencari ulama bertaraf mujaddid di jaman itu yang benar-benar bisa dengan tepat moco Quran sak maknane.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sholat wengi lakonono (sholat malam dirikanlah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholat adalah suatu ibadah yang sangat berat. Berat untuk melaksanakannya, berat ketika melaksanakannya, berat dalam memenuhi tuntutannya. Ketika kita sedang sibuk dengan dunia, mudahkah kita meninggalkannya untuk mendirikan sholat di atas waktunya? Begitu juga dengan sholat malam yang sunnat saja hukumnya. Tentu bukan perkara yang mudah untuk menjalankannya,apalagi untuk bisa konsisten/ istiqamah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholat juga berat dalam pelaksanaanya. Berakhlak dengan Allah ketika menghadap-Nya? Sedangkan menghadap raja saja sesorang akan begitu bersungguh-sungguh, berakhlak, penuh hormat, disertai rasa harap dan cemas. Menghadap Raja Segala raja, tentunya lebih-lebih lagi. Ketika bertakbir, terasakah Tuhan adalah segala-galanya? Ketika tubuh kita ruku, apakah hati kita ikut ruku? Ketika tubuh kita sujud, apakah hati kita ikut sujud? Merendahkan diri serendah-rendahnya, menghina diri di hadapan-Nya, merasa diri lemah dan kerdil selayaknya seorang hamba, membuang semua mazmumah (sifat jahat) dan kesombongan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah dari sholat yang dihayati dan tepat lahir batinnya akan muncul sebuah pribadi agung. Pribadi yang subur dengan mahmudah (sifat terpuji), ikhlas, tawadhu', merendah diri, berakhlak dan berkasih sayang sesama manusia. Itulah beratnya tuntutan sholat. Karena itulah dikatakan sholat yang benar mampu mencegah manusia dari berbuat kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (sholat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain).&lt;br /&gt;[Al Ankabut: 45]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sholat kita belum mengubah perangai kita, belum mencegah kita dari melakukan kejahatan, korupsi, penipuan, menyakiti sesama, tentu sholat-sholat kita belum menjadi tombo ati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Wong kang sholeh kumpulono (berkumpullah dengan orang sholeh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah yang dikatakan orang sholeh? Predikat sholeh ternyata tidak bisa dinilai dari lahiriyah semata. Terlihat lebih taat bukan ukuran untuk menilai kesholehan seseorang. Untuk dapat memahami predikat sholeh ini kita perlu mengetahui peringkat-peringkat iman dan peringkat-peringkat nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Islam dikenal ada lima peringkat iman,yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Iman Taqlid. yaitu sekedar mengakui keberadaan Tuhan tetapi tidak memiliki dasar ilmu atau argumentasi. Mungkin ikut kata orang tua, mereka katakan ada Tuhan, ya Tuhan adalah kalau begitu. Jika ditanyakan apa buktinya Tuhan itu ada, tidak bisa menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Iman Ilmu. Di peringkat ini iman seseorang baru dapat dikatakan sah. Iman yang dimiliki sudah berdasrkan pada ilmu. Salah satu kaedah/ metode untuk mengesahkan iman adalah dengan Kaedah Sifat 20. Sebuah formulasi untuk membantu kita mengenal Allah yang disusun oleh Abu Hassan Al Asy'ari, mujaddid di abad ke-4 Hijriyah. Dengan demikian orang yang mengerti tentang 20 sifat wajib bagi Allah (beserta 20 sifat mustahil dan 1 sifat mubah) dapat dikatakan tahu tentang Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Iman Ayan. Sekedar tahu tentang Allah saja belum mampu menjaga seseorang dari bebuat dosa dan kejahatan karena ilmu itu masih berada di akal. Belum jatuh ke hati. Tahu Tuhan berbeda dengan kenal Tuhan. Seseorang yang kenal Tuhan sudah hidupdalam hatinya rasa cinta dan takut Tuhan. Senantiasa merasa dalam penglihatan, pendengaran dan pengetahuan-Nya. Terasa peranan dan kerja-kerja Tuhan. Jiwanya hidup denga rasa ber-Tuhan dan rasa kehambaan. Iman di akal telah dihayati oleh hati.  Di peringkat inilah, seseorang akan terpelihara dari berbuat dosa dan kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang beriman melihat dosa seperti ia berada di lereng gunung dan takut kalau-kalau gunung itu menimpanya. [H.R Bukhari]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Iman Haq. Inilah peringkat iman para Auliya (wali Allah). Perkara dunia ini tidak lagi menipu mereka dan tidak menghalangi 'penglihatan' mereka kepada Tuhan. Mereka selalu merasakan peranan dan kerja Tuhan dalam setiap perkara. Dunia ibarat najis bagi mereka, walaupun dunia berada tangan mereka. Bahkan mereka menghidari perkara yang mubah karena hanya akan memperlama perhitungan/ hisab di akhirat. Para sahabat Rasulullah umumnya berada di peringkat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Iman Hakikat. Peringkat iman tertinggi, peringat para Nabi, Rasul dan wali-wali besar termasuk diantaranya Khulafaur Rasyidin. Mereka senantiasa tenggelam dalam kerinduan dan cinta kepada Allah setiap saat. Mereka inilah golongan super-scale di akhirat, yang dijanjikan Syurga tanpa hisab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan tujuh peringkat nafsu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Nafsu Ammarah. Keadaan nafsu seseorang yang senantiasa mengajak berbuat kejahatan. Bahkan bangga dengan kejahatan itu. Misalkan setelah memukul orang, diceritakannya pula dengan bangga kepada orang lain. Jika berhasil menipu orang, terasa hebat dan bangga dengan perbuatan itu. Jika mendapat perlakuan jahat, maka hal itu akan menjadi pembenaran untuk menyakiti orang lain atau diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya nafsu itu sangat mengajak kepada kejahatan" [Yusuf: 25]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Nafsu Lawammah. Nafsu yang ketika berbuat dosa atau kejahatan maka akan terasa berdosa dan sedih. Meskipun begitu masih akan dilakukannya lagi perbuatan itu karena lemah bermujahadah (berjuang) melawan nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Nafsu Mulhamah. Di peringkat ini nafsu seseorang sudah tunduk kepada apa yang dikehendaki Tuhan. Hanya saja jika keadaan lingkungan berubah, masih bisa terpengaruh. Jika terbuat dosa, akan hilang kebahagiaan. Ia akan sangat menyesal dan segera bertaubat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Nafsu Mutmainnah. Nafsu mutmainnah adalah nafsu yang tenang. Tidak lagi terpengaruh oleh kesenangan atau kesedihan, pujian maupun hinaan. Inilah nafsu wali-wali kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai jiwa yang tenang (mutmainah). Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoi-Nya" [Al Fajr 27-28]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Nafsu Radhiah. Nafsu yang telah ridho dengan segala ketentuan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Nafsu Mardhiah. Nafsu yang Tuhan pun redho dengannya. Jika ia menghendaki sesuatu maka Allah akan mewujudkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Nafsu Kamillah. Peringkat nafsu para Rasul dan Nabi. Nafsu mereka senantiasa terpimpin oleh wahyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengacu pada peringkat-peringkat iman dan nafsu di atas, sebenarnya yang dimaksud dengan predikat sholeh adalah mereka yang setidaknya memiliki peringkat iman Ayan dan nafsu Mulhammah. Lebih tinggi dari peringkat itu tentu lebih dari sekedar sholeh, mereka adalah orang-orang bertaqwa yaitu para Muqarabin (orang dekat/karib dengan Allah) dan para Shadiqqin (orang yang sangat membenarkan). Lalu pertanyaan selanjutnya, saat ini di manakah kita bisa jumpai orang-orang seperti ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Weteng iro ingkang luwe (perut yang berlapar-lapar/perbanyaklah berpuasa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpuasa tentu bukan sekedar berlapar-lapar. Puasa yang berkesan kepada akhlak, tentu tidak hanya lahiriahnya saja yang berpuasa. Tetapi juga penglihatan, pendengaran, perilakunya ikut terkawal. Disertai ruh ibadah berupa rasa ber-Tuhan dan rasa kehambaan yang tajam. Ibadah tanpa ruh akan menjadi ibadah 'bangkai'. Bangkai, kita pun tidak mau menyentuhnya. Ibadah 'bangkai', akankah Tuhan menerimanya? Karena itulah Rasulullah mengingatkan bahwa betapa banyak orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali lapar dan dahaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Dzikir wengi ingkang suwe (dzikir malam perpanjanglah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzikir sulit istiqamah kalau tidak dalam disiplin tertentu. Dzikir yang didisiplinkan ini disebut wirid. Wirid ini bermanfaat dalam tumbuhnya kekuatan ruhani. Oleh karena itu, dalam sebuah perjuangan biasanya ada wirid-wirid yang diamalkan. Rangkaian wirid sebaiknya terhubung Rasulullah. Artinya, wirid tersebut disusun oleh Rasulullah dan diberakan kepada seseorang untuk kemudian diberikan kepada orang lain lagi dengan silsilah yang jelas. Wirid yang terhubung dengan Rasulullah inilah yang menjadi asas sebuah tarekat. Ahli tarekat pula yang lazim mengamalkan dzikir wingi ingkang suwe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi di tengah zaman yang super sibuk ini tidak sempat lagi jika kita berwirid seperti misalnya wirid jaman Iman Ghazali. Tuntutan jaman ini sudah berbeda dengan jaman-jaman sebelumnya. Kita dituntut berjuang di tengah-tengah masyarakat global untuk memperbaiki semua aspek dalam masyarakat. Oleh karena itu, sebagaimana lazimnya muncul sebuah wirid dan tarekat di suatu jaman sebagai motor ruhani bagi perjuangan di jaman tersebut, maka sudah seharusnya ada satu rangkaian wirid yang sesuai dengan tuntutan dunia hi-tech yang super sibuk ini. Sebagai sebuah dzikir yang akan mengobati hati dan menjadi kekuatan ruhani bagi perjuangan Islam di akhir jaman.&lt;br /&gt;                                                      &lt;br /&gt;Jika kita pahami, ternyata mengobati penyakit hati masyarakat akhir zaman adalah sesuatu hal yang sangat sulit karena setiap permasalahan berkaitan satu sama lain. Sebagai contoh, baik buruknya akhlak seseorang ditentukan oleh hatinya. Hati adalah raja dalam diri. Sedangkan hati ini ditempa oleh makanan. Makanan yang haram akan mengotori hati. Hati yang kotor sulit menerima kebenaran. Artinya, jika kita ingin memperbaiki akhlak kita tentulah kita harus menjaga apa yang kita makan. Begitu juga jika kita ingin memperbaiki masyarakat. Di jaman ini adakah jaminan bahwa makanan yang kita makan kita bebas dari unsur-unsur yang haram? Baik secara zatnya maupun secara maknawi. Misalnya, adakah yang bisa memastikan bahwa uang yang kita pergunakan untuk memperolehnya bebas dari unsur riba? Tentu sulit untuk memastikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan tanpa kita sadari uang kertas yang kita miliki pun adalah sebuah simbol riba yang sitematis. Karena nilai nominalnya yang berbeda dengan nilai intrinsik (nilai bahan) maka daya tukarnya sangat bergantung kepada pihak yang menerbitkannya. Dalam hal ini adalah pemerintah. Jika terjadi inflasi maupun deflasi maka terjadi perubahan daya tukar uang terhadap barang. Ada selisih antara usaha yang dilakukan untuk memperoleh suatu nilai nominal uang sebelum inflasi/deflasi dengan hasil tukar uang tersebut setelahnya. Riba? Wajarlah jika masyarakat kita sulit keluar dari kerusakan akhak dan moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, untuk bisa mengobati hati masyarakat perlu adanya sebuah solusi yang menyeluruh di semua bidang kehidupan. Dari sistem ekonomi, pendidikan, kebudayaan, politik, dst. Yang mampu menghadirkan satu sistem yang benar di antara sistem yang telah rusak dan menjadi sumber permasalahan. Mungkin hanya orang-orang khusus yang dipilih Allah saja yang mampu menghadirkan formulasi yang tepat untuk penyelesaikan seluruh permasalahan di jaman ini. Jika tidak maka maka "Tombo Ati" memang hanya tinggal syair legendaris berusia setengah millenium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Inspired by M.S. Adhy]&lt;br /&gt;sumber http://easternearth.blogs.friendster.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-5750283999589848988?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/5750283999589848988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=5750283999589848988' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/5750283999589848988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/5750283999589848988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/10/tombo-ati.html' title='TOMBO ATI'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-8661375705679802523</id><published>2007-09-28T23:49:00.000-07:00</published><updated>2007-09-29T00:05:06.118-07:00</updated><title type='text'>KEOTENTIKAN AL-QURAN</title><content type='html'>Al-Quran Al-Karim memperkenalkan dirinya dengan berbagai ciri dan sifat. Salah satu di antaranya adalah bahwa ia merupakan kitab yang keotentikannya dijamin oleh Allah, dan ia adalah kitab yang selalu dipelihara. Inna nahnu nazzalna al-dzikra wa inna lahu lahafizhun (Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al-Quran dan Kamilah Pemelihara-pemelihara-Nya) (QS 15:9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah Allah menjamin keotentikan Al-Quran, jaminan yang diberikan atas dasar Kemahakuasaan dan Kemahatahuan-Nya, serta berkat upaya-upaya yang dilakukan oleh makhluk-makhluk-Nya, terutama oleh manusia. Dengan jaminan ayat di atas, setiap Muslim percaya bahwa apa yang dibaca dan didengarnya sebagai Al-Quran tidak berbeda sedikit pun dengan apa yang pernah dibaca oleh Rasulullah saw., dan yang didengar serta dibaca oleh para sahabat Nabi saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, dapatkah kepercayaan itu didukung oleh bukti-bukti lain? Dan, dapatkah bukti-bukti itu meyakinkan manusia, termasuk mereka yang tidak percaya akan jaminan Allah di atas? Tanpa ragu kita mengiyakan pertanyaan di atas, karena seperti yang ditulis oleh almarhum 'Abdul-Halim Mahmud, mantan Syaikh Al-Azhar: "Para orientalis yang dari saat ke saat berusaha menunjukkan kelemahan Al-Quran, tidak mendapatkan celah untuk meragukan keotentikannya."1 Hal ini disebabkan oleh bukti-bukti kesejarahan yang mengantarkan mereka kepada kesimpulan tersebut.&lt;br /&gt;Bukti-bukti dari Al-Quran Sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menguraikan bukti-bukti kesejarahan, ada baiknya saya kutipkan pendapat seorang ulama besar Syi'ah kontemporer, Muhammad Husain Al-Thabathaba'iy, yang menyatakan bahwa sejarah Al-Quran demikian jelas dan terbuka, sejak turunnya sampai masa kini. Ia dibaca oleh kaum Muslim sejak dahulu sampai sekarang, sehingga pada hakikatnya Al-Quran tidak membutuhkan sejarah untuk membuktikan keotentikannya. Kitab Suci tersebut lanjut Thabathaba'iy memperkenalkan dirinya sebagai Firman-firman Allah dan membuktikan hal tersebut dengan menantang siapa pun untuk menyusun seperti keadaannya. Ini sudah cukup menjadi bukti, walaupun tanpa bukti-bukti kesejarahan. Salah satu bukti bahwa Al-Quran yang berada di tangan kita sekarang adalah Al-Quran yang turun kepada Nabi saw. tanpa pergantian atau perubahan --tulis Thabathaba'iy lebih jauh-- adalah berkaitan dengan sifat dan ciri-ciri yang diperkenalkannya menyangkut dirinya, yang tetap dapat ditemui sebagaimana keadaannya dahulu.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Mustafa Mahmud, mengutip pendapat Rasyad Khalifah, juga mengemukakan bahwa dalam Al-Quran sendiri terdapat bukti-bukti sekaligus jaminan akan keotentikannya.3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf-huruf hija'iyah yang terdapat pada awal beberapa surah dalam Al-Quran adalah jaminan keutuhan Al-Quran sebagaimana diterima oleh Rasulullah saw. Tidak berlebih dan atau berkurang satu huruf pun dari kata-kata yang digunakan oleh Al-Quran. Kesemuanya habis terbagi 19, sesuai dengan jumlah huruf-huruf B(i)sm Ali(a)h Al-R(a)hm(a)n Al-R(a)him. (Huruf a dan i dalam kurung tidak tertulis dalam aksara bahasa Arab).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf (qaf) yang merupakan awal dari surah ke-50, ditemukan terulang sebanyak 57 kali atau 3 X 19.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf-huruf kaf, ha', ya', 'ayn, shad, dalam surah Maryam, ditemukan sebanyak 798 kali atau 42 X 19.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf (nun) yang memulai surah Al-Qalam, ditemukan sebanyak 133 atau 7 X 19. Kedua, huruf (ya') dan (sin) pada surah Yasin masing-masing ditemukan sebanyak 285 atau 15 X 19. Kedua huruf (tha') dan (ha') pada surah Thaha masing-masing berulang sebanyak 342 kali, sama dengan 19 X 18.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf-huruf (ha') dan (mim) yang terdapat pada keseluruhan surah yang dimulai dengan kedua huruf ini, ha' mim, kesemuanya merupakan perkalian dari 114 X 19, yakni masing-masing berjumlah 2.166.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilangan-bilangan ini, yang dapat ditemukan langsung dari celah ayat Al-Quran, oleh Rasyad Khalifah, dijadikan sebagai bukti keotentikan Al-Quran. Karena, seandainya ada ayat yang berkurang atau berlebih atau ditukar kata dan kalimatnya dengan kata atau kalimat yang lain, maka tentu perkalian-perkalian tersebut akan menjadi kacau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka 19 di atas, yang merupakan perkalian dari jumlah-jumlah yang disebut itu, diambil dari pernyataan Al-Quran sendiri, yakni yang termuat dalam surah Al-Muddatstsir ayat 30 yang turun dalam konteks ancaman terhadap seorang yang meragukan kebenaran Al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sebagian bukti keotentikan yang terdapat di celah-celah Kitab Suci tersebut.&lt;br /&gt;Bukti-bukti Kesejarahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran Al-Karim turun dalam masa sekitar 22 tahun atau tepatnya, menurut sementara ulama, dua puluh dua tahun, dua bulan dan dua puluh dua hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa faktor yang terlebih dahulu harus dikemukakan dalam rangka pembicaraan kita ini, yang merupakan faktor-faktor pendukung bagi pembuktian otentisitas Al-Quran.&lt;br /&gt;(1) Masyarakat Arab, yang hidup pada masa turunnya Al-Quran, adalah masyarakat yang tidak mengenal baca tulis. Karena itu, satu-satunya andalan mereka adalah hafalan. Dalam hal hafalan, orang Arab --bahkan sampai kini-- dikenal sangat kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Masyarakat Arab --khususnya pada masa turunnya Al-Quran-- dikenal sebagai masyarakat sederhana dan bersahaja: Kesederhanaan ini, menjadikan mereka memiliki waktu luang yang cukup, disamping menambah ketajaman pikiran dan hafalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Masyarakat Arab sangat gandrung lagi membanggakan kesusastraan; mereka bahkan melakukan perlombaan-perlombaan dalam bidang ini pada waktu-waktu tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Al-Quran mencapai tingkat tertinggi dari segi keindahan bahasanya dan sangat mengagumkan bukan saja bagi orang-orang mukmin, tetapi juga orang kafir. Berbagai riwayat menyatakan bahwa tokoh-tokoh kaum musyrik seringkali secara sembunyi-sembunyi berupaya mendengarkan ayat-ayat Al-Quran yang dibaca oleh kaum Muslim. Kaum Muslim, disamping mengagumi keindahan bahasa Al-Quran, juga mengagumi kandungannya, serta meyakini bahwa ayat-ayat Al-Quran adalah petunjuk kebahagiaan dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) Al-Quran, demikian pula Rasul saw., menganjurkan kepada kaum Muslim untuk memperbanyak membaca dan mempelajari Al-Quran dan anjuran tersebut mendapat sambutan yang hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(6) Ayat-ayat Al-Quran turun berdialog dengan mereka, mengomentari keadaan dan peristiwa-peristiwa yang mereka alami, bahkan menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Disamping itu, ayat-ayat Al-Quran turun sedikit demi sedikit. Hal itu lebih mempermudah pencernaan maknanya dan proses penghafalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7) Dalam Al-Quran, demikian pula hadis-hadis Nabi, ditemukan petunjuk-petunjuk yang mendorong para sahabatnya untuk selalu bersikap teliti dan hati-hati dalam menyampaikan berita --lebih-lebih kalau berita tersebut merupakan Firman-firman Allah atau sabda Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor di atas menjadi penunjang terpelihara dan dihafalkannya ayat-ayat Al-Quran. Itulah sebabnya, banyak riwayat sejarah yang menginformasikan bahwa terdapat ratusan sahabat Nabi saw. yang menghafalkan Al-Quran. Bahkan dalam peperangan Yamamah, yang terjadi beberapa saat setelah wafatnya Rasul saw., telah gugur tidak kurang dari tujuh puluh orang penghafal Al-Quran.4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun Nabi saw. dan para sahabat menghafal ayat-ayat Al-Quran, namun guna menjamin terpeliharanya wahyu-wahyu Ilahi itu, beliau tidak hanya mengandalkan hafalan, tetapi juga tulisan. Sejarah menginformasikan bahwa setiap ada ayat yang turun, Nabi saw. lalu memanggil sahabat-sahabat yang dikenal pandai menulis, untuk menuliskan ayat-ayat yang baru saja diterimanya, sambil menyampaikan tempat dan urutan setiap ayat dalam surahnya. Ayat-ayat tersebut mereka tulis dalam pelepah kurma, batu, kulit-kulit atau tulang-tulang binatang. Sebagian sahabat ada juga yang menuliskan ayat-ayat tersebut secara pribadi, namun karena keterbatasan alat tulis dan kemampuan maka tidak banyak yang melakukannya disamping kemungkinan besar tidak mencakup seluruh ayat Al-Quran. Kepingan naskah tulisan yang diperintahkan oleh Rasul itu, baru dihimpun dalam bentuk "kitab" pada masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar r.a.5&lt;br /&gt;Penulisan Mushhaf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam uraian sebelumnya dikemukakan bahwa ketika terjadi peperangan Yamamah, terdapat puluhan penghafal Al-Quran yang gugur. Hal ini menjadikan 'Umar ibn Al-Khaththab menjadi risau tentang "masa depan Al-Quran". Karena itu, beliau mengusulkan kepada Khalifah Abu Bakar agar mengumpulkan tulisan-tulisan yang pernah ditulis pada masa Rasul. Walaupun pada mulanya Abu Bakar ragu menerima usul tersebut --dengan alasan bahwa pengumpulan semacam itu tidak dilakukan oleh Rasul saw.-- namun pada akhirnya 'Umar r.a. dapat meyakinkannya. Dan keduanya sepakat membentuk suatu tim yang diketuai oleh Zaid ibn Tsabit dalam rangka melaksanakan tugas suci dan besar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaid pun pada mulanya merasa sangat berat untuk menerima tugas tersebut, tetapi akhirnya ia dapat diyakinkan --apalagi beliau termasuk salah seorang yang ditugaskan oleh Rasul pada masa hidup beliau untuk menuliskan wahyu Al-Quran. Dengan dibantu oleh beberapa orang sahabat Nabi, Zaid pun memulai tugasnya. Abu Bakar r.a. memerintahkan kepada seluruh kaum Muslim untuk membawa naskah tulisan ayat Al-Quran yang mereka miliki ke Masjid Nabawi untuk kemudian diteliti oleh Zaid dan timnya. Dalam hal ini, Abu Bakar r.a. memberi petunjuk agar tim tersebut tidak menerima satu naskah kecuali yang memenuhi dua syarat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, harus sesuai dengan hafalan para sahabat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, tulisan tersebut benar-benar adalah yang ditulis atas perintah dan di hadapan Nabi saw. Karena, seperti yang dikemukakan di atas, sebagian sahabat ada yang menulis atas inisiatif sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuktikan syarat kedua tersebut, diharuskan adanya dua orang saksi mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah mencatat bahwa Zaid ketika itu menemukan kesulitan karena beliau dan sekian banyak sahabat menghafal ayat Laqad ja'akum Rasul min anfusikum 'aziz 'alayh ma 'anittun harish 'alaykum bi almu'minina Ra'uf al-rahim (QS 9:128). Tetapi, naskah yang ditulis di hadapan Nabi saw. tidak ditemukan. Syukurlah pada akhirnya naskah tersebut ditemukan juga di tangan seorang sahabat yang bernama Abi Khuzaimah Al-Anshari. Demikianlah, terlihat betapa Zaid menggabungkan antara hafalan sekian banyak sahabat dan naskah yang ditulis di hadapan Nabi saw., dalam rangka memelihara keotentikan Al-Quran. Dengan demikian, dapat dibuktikan dari tata kerja dan data-data sejarah bahwa Al-Quran yang kita baca sekarang ini adalah otentik dan tidak berbeda sedikit pun dengan apa yang diterima dan dibaca oleh Rasulullah saw., lima belas abad yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mengakhiri tulisan ini, perlu dikemukakan bahwa Rasyad Khalifah, yang menemukan rahasia angka 19 yang dikemukakan di atas, mendapat kesulitan ketika menemukan bahwa masing-masing kata yang menghimpun Bismillahirrahmanirrahim, kesemuanya habis terbagi 19, kecuali Al-Rahim. Kata Ism terulang sebanyak 19 kali, Allah sebanyak 2.698 kali, sama dengan 142 X 19, sedangkan kata Al-Rahman sebanyak 57 kali atau sama dengan 3 X 19, dan Al-Rahim sebanyak 115 kali. Di sini, ia menemukan kejanggalan, yang konon mengantarnya mencurigai adanya satu ayat yang menggunakan kata rahim, yang pada hakikatnya bukan ayat Al-Quran. Ketika itu, pandangannya tertuju kepada surah Al-Tawbah ayat 128, yang pada mulanya tidak ditemukan oleh Zaid. Karena, sebagaimana terbaca di atas, ayat tersebut diakhiri dengan kata rahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, kejanggalan yang ditemukannya akan sirna, seandainya ia menyadari bahwa kata rahim pada ayat Al-Tawbah di atas, bukannya menunjuk kepada sifat Tuhan, tetapi sifat Nabi Muhammad saw. Sehingga ide yang ditemukannya dapat saja benar tanpa meragukan satu ayat dalam Al-Quran, bila dinyatakan bahwa kata rahim dalam Al-Quran yang menunjuk sifat Allah jumlahnya 114 dan merupakan perkalian dari 6 X 19.&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sekelumit pembicaraan dan bukti-bukti yang dikemukakan para ulama dan pakar, menyangkut keotentikan ayat-ayat Al-Quran. Terlihat bagaimana Allah menjamin terpeliharanya Kitab Suci ini, antara lain berkat upaya kaum beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber http://media.isnet.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-8661375705679802523?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/8661375705679802523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=8661375705679802523' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/8661375705679802523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/8661375705679802523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/09/keotentikan-al-quran.html' title='KEOTENTIKAN AL-QURAN'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-4174544847436770035</id><published>2007-09-21T23:43:00.000-07:00</published><updated>2007-09-21T23:46:07.334-07:00</updated><title type='text'>Melacak Asal Ramadhan dan Syari’at Puasa</title><content type='html'>Kecuali para ulama salaf, masih sedikit yang mengetahui arti dari Ramadhan dan datangnya perintah tentang puasa.  Bagaimana sejarahnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Dalam kehidupan masyarakat khususnya kaum muslimin secara umum memang tidak aneh kaitannya Ramadhan itu dengan pelaksanaan amal ibadah yang bernama puasa. Namun masih sedikit yang mengetahui arti dari Ramadhan dan perintah puasa itu dalam meyakinkan dari hikmah kedua kata yang saling terkait itu sendiri yang tidak dapat dipisahkan. Terkecuali bagi mereka (kaum muslimin) yang menimba ilmu dari berbagai sumber para ulama salaf (terdahulu) yang penuh keikhlasan dan semangat jihadnya tak terputus karena demi materi semata. Sebaiknya alangkah sangat agung dalam keyakinan masyarakat awam (umum) untuk mengetahui hal itu. Kenapa kedua kata itu saling mengait dan tidak dapat dipisahkan? Karena perintah itu merupakan amaliyah individu bersifat perintah yang wajib dilaksanakan yang belum tentu orang lain dapat mengetahuinya, maka penegasannya pun datang langsung dari Sang Maha Pencipta agar seseorang itu benar-benar mangamalkannya. Jika tidak, Allah jualah Yang Maha Mengetahui terhadap amaliyah seseorang, Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjukNya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” [QS 2 Al-Baqarah: ayat 185]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya kita simak dari kalimat-kalimat ayat ini. Di dalam ayat ini ada kata Ramadhan yang berasal dari akar kata dasar r – m – dl, atau dalam huruf Arab terdiri dari huruf ra – mim – dlad asal kata (madli) ra-mi-dla yang berarti “panas” atau “panas yang menyengat”. Kata itu berkembang –sebagaimana biasa terjadi dalam struktur bahasa Arab– dan bisa diartikan “menjadi panas, atau sangat panas”, atau dima’nai “hampir membakar”. Jika orang Arab mengatakan Qad Ramidla Yaumunâ, maka itu berarti “hari telah menjadi sangat panas”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ar-Ramadlu juga bisa diartikan “panas yang diakibatkan sinar matahari”. Ada juga pendapat yang menyatakan bahwa Ramadhan itu adalah salah satu nama Allah SWT. Dalam hal ini kalau melihat dari ayat tersebut di atas tidaklah mungkin diartikan nama Allah, karena pendapat ini memang lemah dan tidak memiliki argumentasi literal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah singkat dari pengartian istilah bulan Ramadhan diambil dari kalimat ramidla –yarmadlu, yang berarti “panas atau keringnya mulut dikarenakan rasa haus”. Keterangan-keterangan tentang lafadz Ramadhan ini disampaikan oleh Muhammad bin Abu Bakar bin Abdul Qadir Al-Razi (w. 721 H.) dalam kamus Mukhtarush Shihhah dan Muhammad bin Mukarram bin Mandzur Al-Mashrî (630 – 711 H.), yang terkenal dengan sebutan Ibnu Mandzur, dalam karya monumentalnya, Lisanul ‘Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kata puasa dalam bahasa Arab disebut Shiyâm atau Shaum –keduanya sama-sama kata dasar dari kata kerja Sha-wa-ma–, yang secara etimologis berarti menahan dan tidak bepergian dari satu tempat ke tempat lain (Al-Syaukani, 1173 – 1255 H., Fathul-Qadîr). Shiyâm atau Shaum merupakan qiyâm bilâ ‘amal, yang berarti ‘beribadah tanpa bekerja’. Dikatakan ‘tanpa bekerja’ karena puasa itu sendiri bebas dari gerakan-gerakan (harakât), baik gerakan itu berupa; berdiri, berjalan, makan, minum dan sebagainya. Sehingga, Ibnu Durayd –sebagaimana dinukil dalam Al-Alusi– mengatakan bahwa segala sesuatu yang diam dan tidak bergerak, berarti sesuatu itu Shiyâm (sedang berpuasa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, puasa juga sebagaimana disebutkan di atas, berarti ‘menahan’ dari sesuatu pekerjaan. Dan ‘sesuatu’ perintah itu telah ditentukan oleh syari’at. Pemahaman intinya dalam syari’at, puasa memiliki pengertian tersendiri. Makna puasa yang “menahan” ini juga terlihat jelas tatkala jika menelusuri sejarah bahasa shiyâm atau Shaum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Ibnu Mandzur, pakar sejarah bahasa Arab yang hampir tiada duanya, dalam hasil pelacakannya atas asal-muasal kata, mendefinisikan Shaum sebagai “hal meninggalkan makan, minum, menikah dan berbicara”. Definisi ini adalah definisi paling asli dan shahih dalam sejarah bahasa Arab. Juga cocok dengan keterangan Al-Qur’an, misalnya; pada kisah Sayyidah Maryam saat menjawab cemoohan-cemoohan orang-orang kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini.” (QS 19 Maryam: ayat 26) Kata ‘puasa’ yang dimaksud Sayyidah Maryam pada ayat ini adalah “menahan untuk tidak bicara”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kata sifat ‘menahan’ menjadi titik atau letak perbedaan antara puasa dengan amal ibadah yang lainnya. Jenis apapun amal ibadah seseorang, pasti akan dapat diketahui dari sisi dhahir atau luarnya, seperti shalat, haji dan sebagainya. Tetapi, untuk mengamalkan puasa tidak bisa diketahui dan tidak bisa diperlihatkan dengan gerakan-gerakan dzahir atau fisik jenis apapun. Pantas jika Nabi Muhammad saw bersabda bahwa satu-satunya ibadah yang tidak bisa dicampuri adalah riya’ –memperlihatkan kebaikan tertentu– adalah dengan jalan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memperhatikan dari keterangan-keterangan Ibnu Mandzur dan Al-Razi tersebut di atas, baik tentang arti dari  Ramadhan maupun puasa, ada indikasi bahwa seolah-olah turunnya syari’at puasa, saling terkait dan bersamaan waktunya dengan kelahiran dalam bulan Ramadhan. Dalam keyakinan ilmiyahnya bisa dibenarkan, dikarenakan kedua kata itu memiliki relasi arti yang dekat dan saling bersentuhan, yaitu sama-sama ‘panas’ atau ‘kering’ yang disebabkan ‘berpuasa’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara awam, ada sebuah pertanyaan yang sifatnya umum; sejak kapan pastinya bulan Ramadhan itu ada, dan sejak kapan pastinya puasa Ramadhan disyari’atkan, sehingga kedua perkataan itu mengaitkan syari’at dengan inti ma’nanya sebagai “panas, kering atau haus”? Dan sejak kapan puasa diberlakukan kepada umat manusia? Bagaimana pula dengan puasa-puasa terdahulu yang dilakukan tidak di bulan Ramadhan? Beberapa pertanyaan ini akan, insya Allah akan dibahas dengan menelaah kembali ayat Al-Qur’an yang menyangkut syari’at untuk melakukan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam ayat Al-Qur’an, Allah memerintahkan kaum muslimin untuk melakukan ibadah puasa adalah terdapat pada surat Al-Baqarah ayat 183 – 184, yang artinya, ”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu.” Ayat ini turun tanpa sebab tertentu, sebagaimana terjadi pada kebanyakan ayat-ayat ahkam –ayat yang berkenaan dengan hukum–, yang turun setelah ada peristiwa-peristiwa tertentu yang terjadi pada Nabi Muhammad saw atau para shahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan ayat-ayat dalam surah Al-Baqarah ini adalah surah yang turun ketika Nabi Muhammad saw di Madinah (Madani) sebagai disebutkan sebuah informasi yang menyatakan “sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman dari ayat ini di antaranya ada dua persoalan pokok yang menjadi bahan perbedaan pendapat di antara para ulama, khususnya para mufassir. Perbedaan pertama menyangkut kalimat “sebagaimana diwajibkan”. Ini menjadi persoalan karena munculnya pertanyaan; apakah kesamaan berpuasa yang diwajibkan atas kaum “sebelum kamu” adalah puasa di bulan Ramadhan, atau (kedua) kesamaan itu hanya meliputi hal syari’at berpuasa saja, sedangkan waktunya berada di bulan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titik utama dari persoalan ini, perbedaan timbul di antara dua pendapat. Yang pertama, dimotori oleh Sa’id bin Jabir ra (w. 95 H), yang cenderung mengartikan hukum tasybih (penyerupaan atau penyamaan) itu hanya pada kewajiban berpuasanya saja, dan tidak meliputi berapa lama dan pada bulan apa berpuasa. Pendapat ini berdasar pada realitas sejarah dimana masyarakat Jahiliyah masih mengenali syari’at tersebut, walaupun telah menjadi ‘sejarah’ serta tidak dilakukan di bulan Ramadhan yang sudah dikenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi pendapat ini menyandarkan kepada salah satu firman Allah SWT tentang bermacam-macamnya syari’at bagi masing-masing umat manusia, “Untuk tiap-tiap umat di antara kamu --maksudnya: umat Nabi Muhammad saw dan umat-umat yang sebelumnya--, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikanNya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberianNya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukanNya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu” [QS 5 Al-Maa’idah: ayat 48].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pendapat yang kedua lebih terfokus pemahaman pada lamanya hari berpuasa dan bulan yang diwajibkannya berpuasa. Pendapat kedua ini mengarahkan perhatiannya kepada ayat selanjutnya pada surah Al-Baqarah ayat 184, yang berbunyi, “(Yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu.” [ayyâman ma’dûdât].  Dengan demikian, secara global ulama kelompok ini berpendapat bahwa puasa Ramadhan sebagaimana kaum muslimin melakukan selama ini telah diwajibkan kepada umat-umat yang terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar pendapat ini tentu banyaknya riwayat yang menjelaskan tentang hal itu, yang antara lain sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin ‘Umar ra (w. 73 H), sebagaimana yang dinukil oleh Ibnu Katsir (701 – 774 H) yang dalam tafsirnya memuat, bahwa Nabi saw bersabda “Puasa bulan Ramadhan telah diwajibkan oleh Allah SWT atas umat sebelum kamu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan pada pendapat yang kedua ini masih terjadi ikhtilaf (perbedaan), apakah selama “beberapa hari yang tertentu” [ayyâman ma’dûdât] berpuasa —yang diwajibkan pada kaum dahulu itu— adalah berupa sebulan penuh dalam Ramadhan atau bulan-bulan lainnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap pendapat yang kedua ini, intinya memuat ikhtilaf dua pendapat, pertama menyatakan bahwa puasa yang disyari’atkan pada ummat terdahulu adalah berupa puasa selama tiga hari pada setiap bulan. Abdullah bin ‘Abbas sa (w. 69 H) mengatakan, ”Syari’at sebelumnya adalah puasa tiga hari setiap bulan, lalu syari’at ini di-nasakh dengan syari’at yang baru, melalui surah Al-Baqarah ayat 185” (Tafsîr Zâdl Mashîr). Pendapat yang kedua mengklaim bahwa “hari-hari tertentu” yang dimaksud adalah bulan Ramadhan itu sendiri. Jadi, pada bulan Ramadhan jugalah umat-umat dahulu diwajibkan berpuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Suday menyatakan bahwa orang-orang Nasrani sebenarnya telah memiliki syari’at puasa di bulan Ramadhan, tetapi karena mereka merasakan berat, maka mereka kemudien merubahnya dengan berpuasa di waktu antara musim dingin dan musim panas, serta menambah beberapa hari. Beberapa hari tambahan itu dengan perincian masing-masing sepuluh hari sebelum dan sesudah bulan yang disepakati ulama mereka. Sehingga, mereka berpuasa selama lima puluh hari. Ibnu Jarir (224 – 310 H) secara lebih berani meyakini seyakin-yakinnya adanya syari’at puasa di bulan Ramadhan bagi Nasrani (Tafsîr ath-Thabari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan agamawan Yahudi, yang juga memiliki syari’at puasa di bulan Ramadhan, menggantinya dengan puasa sehari dalam setahun. Hal itu, dalam informasi yang dimiliki Syihabuddin Al-Âlusi (w. 1270 H), penulis Tafsîr Ruhul Ma’âni, merupakan klaimnya bahwa hari itu adalah hari tenggelamnya Fir’aun dan tentaranya di laut Merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan kedua –dalam menelaah ayat syari’at puasa itu– adalah tentang siapa yang dimaksud dengan “orang-orang sebelum kamu”. Pendapat pertama mengatakan yang dimaksud adalah orang-orang ”ahlul kitâb”, yaitu mereka-mereka yang masih berpegang kepada kitab agama-agama sebelum Islam (Yahudi dan Nasrani). Pendapat kedua menyebutkan kaum Nasranilah yang dimaksud ayat itu. Sedangkan pendapat yang ketiga mengatakan bahwa ayat itu memaksudkan seluruh umat-umat manusia sebelum umat Muhammad saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab Perjanjian, salah satunya di Ezra 8:21, memang diinformasikan secara indikatif adanya syari’at puasa dalam Kristen, tetapi tidak secara terperinci disebutkan apa yang dimaksud dengan puasa, selama berapa lama dan diwajibkan pada bulan apa. “Kemudien di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami”. Sampai saat ini di antaranya belum ditemukan keterangan-keterangan lain di kitab Perjanjian yang menerangkan lebih jauh tentang puasa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu dalam konteks sejarah yang lain, syari’at puasa nampaknya benar-benar menjadi syari’at setiap ummat. Sayyidah ‘Aisyah radliyallaau ’anha menceritakan –seperti yang diriwayatkan oleh Hisyam bin ‘Urwah– bahwa orang-orang Quraisy biasa menjalankan puasa di bulan ‘Asyura, walaupun sehari saja. Namun sejak diutusnya Nabi Muhammad saw, puasa dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Puasa di bulan ‘Asyura masih disyari’atkan tetapi berada dalam status sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga masih ada riwayat lain yang menerangkan tentang syari’at puasa pada ummat dahulu. Ad-Dlahâk, dalam riwayat Ibnu Abi Hatim mengatakan, bahwa puasa pertama kali disyari’atkan di zaman Nabi Nuh ’alaihis salam, dan masih tetap berlangsung hingga zaman nabi Muhammad saw. Syihabuddin Al-Alusi (w. 1270 H), penulis Tafsir Ruhul Ma’âni, dengan dasar hadits Nabi saw yang diriwayatkan oleh Abdullah bin ‘Umar itu, lebih percaya bahwa puasa Ramadhan disyari’atkan sejak Nabi Adam ’alaihis salam. Az-Zamakhsari (467 – 538 H) melalui telaahnya atas asal usul bulan Ramadhan juga menegaskan bahwa puasa adalah amal ibadah yang sudah lama [‘Ibaadah Qadiimah].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan melihat dari hadits yang diriwayatkan Abdullah bin ‘Umar dan beberapa riwayat lain serta melihat proses turunnya syari’at yang tanpa diawali sebab-sebab tertentu serta beberapa hal lain –yang semuanya telah disinggung di atas, nampak jelas bahwa “puasa pada bulan Ramadhan” telah disyari’atkan kembali kepada manusia – tidak hanya kepada ummat Muhammad saw– setelah sebelumnya dibelokkan oleh umat-umat terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini mafhumnya lebih bisa diterima karena kemunculan Nabi Muhammad saw adalah meluruskan dan memperkuat kembali syari’at-syari’at dari Allah yang –sebagaimana difirmankan di dalam Al-Qur’an– telah ditahrif atau diselewengkan oleh umat-umat terdahulu. Demi pelurusan dan penguatan syari’at pada era Islam saat ini berkembang melahirkan dugaan dari para sarjana Barat, bahwa syari’at agama Islam tidaklah murni melainkan mengadopsi dari agama-agama sebelumnya. Inilah yang akhirnya banyak kaum muslim terjebak dalam pemurtadan oleh pemahaman Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwal mengenai kata Ramadhan, sebagaimana tersurat dalam hadits Nabi saw di atas –riwayat Abdullah bin ‘Umar radliyallaahu anhu– dan juga surat Al-Baqarah ayat 185, dirasa istilah itu mengikuti budaya Arab yang sudah mengenal tradisi ber-Ramadhan. Yang maksudnya adalah, ketika Al-Qur’an atau Nabi Muhammad saw menyebut kata Ramadhan, masyarakat sudah tidak asing lagi dengan istilah ini. Bahkan dalam konteks struktur bahasa Arab, kata ini sudah menjadi Ism ghoiri munsharif. Yang artinya dan maksud kata itu sudah cukup terkenal dan tidak perlu lagi mengikuti qaidah-qaidah gramatikal bahasa Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti dari singkat penjelasan di atas adalah bisa difahami dan memastikan pula bahwa bulan Ramadhan itu ada, setidaknya sejak syari’at puasa diturunkan kepada ummat manusia. Karena, arti Ramadhan itu sendiri adalah waktu dan/atau keadaan suatu hal dimana seseorang merasakan panas, mulut terasa kering dan tenggorokan terasa haus, yang dikarenakan sedang berpuasa. Sehingga dengan sendirinya dan secara otomatis, bulan atau waktu dimana orang melakukan puasa disebut bulan atau waktu Ramadhan, yaitu saat yang panas, kering dan haus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sekedar telaahan untuk menambah pengetahuan bahwa syari’at puasa memang sudah menjadi syari’at bagi setiap ummat manusia. Dan di antara sekian macam syari’at, hanya ibadah puasa merupakan ibadah kontemplatif. Hal ini bisa dibenarkan, karena dalam sebuah hadits Qudsy, Allah SWT telah berfirman, “Seluruh amal ibadah anak-anak keturunan Adam diperuntukkan kepada pelakunya, kecuali puasa. Maka sesungguhnya puasa adalah untukKu, dan Aku mengganjar karenanya”. Sehingga dengan pernyataan Allah SWT itu, Imam al-Qurthubi (627 – 671 H) dalam tafsirnya mengatakan bahwa ‘puasa merupakan (komunikasi) rahasia antara hamba dengan Tuhannya’. Sudah selayaknya sangat bisa diterima jika Shuhuf-nya Ibrahim ‘alaihis salam, Taurat untuk Musa ‘alaihis salam, Injîl untuk Isa ‘alaihis salam dan Al-Qur’an pun turun pertama kali pada bulan Ramadhan, bulan saat para pembebas sedang berkontemplasi. [M. Masdum Muharram, penulis sekarang di Riyad/www.hidayatullah.com]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-4174544847436770035?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/4174544847436770035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=4174544847436770035' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/4174544847436770035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/4174544847436770035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/09/melacak-asal-ramadhan-dan-syariat-puasa.html' title='Melacak Asal Ramadhan dan Syari’at Puasa'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-529204458492107992</id><published>2007-09-19T20:12:00.001-07:00</published><updated>2007-09-19T20:24:23.108-07:00</updated><title type='text'>Masih Marah, Situs Malaysia pun Kena Bogem Virtual</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_yzyh5iEf5ZY/RvHmbGEpAQI/AAAAAAAAAA4/cDO9oyMiVfY/s1600-h/hackmalaysiawide.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_yzyh5iEf5ZY/RvHmbGEpAQI/AAAAAAAAAA4/cDO9oyMiVfY/s200/hackmalaysiawide.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112120405203157250" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kasus pemukulan wasit karate Indonesia yang sedang bertugas di Malaysia memicu kemarahan banyak pihak. Beberapa situs asal Malaysia pun kena 'bogem virtual'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa situs Malaysia jadi korban aksi defacement (pengubahan tampilan) yang dilakukan pihak-pihak yang mengaku kecewa dengan insiden pemukulan wasit Karate asal Indonesia, Donald Luther Kolobita, yang sedang bertugas di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut informasi yang diterima detikINET, Jumat (31/8/2007), tak kurang dari 20 situs, sebagian besar berakhiran .com.my, disusupi oleh pelaku. Mereka mengidentifikasikan diri dengan sebutan seperti 'indonesian hacker' atau 'indonesian deface community'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi aksi tersebut mengekspresikan kemarahan pada Malaysia. Termasuk melontarkan kata-kata tidak senonoh. Bahkan aksi ini disebut sebagai perang cyber melawan Malaysia. Sama seperti yang sempat terjadi ketika kasus Ambalat mencuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum diketahui apakah aksi ini akan berhenti setelah Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi menyampaikan permintaan maaf pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Di sisi lain aksi ini mungkin akan berlanjut jika komunitas serupa dari Malaysia melakukan serangan balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa situs Malaysia yang diklaim telah terkena bogem virtual:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://free.com.my/data/index.htm&lt;br /&gt;http://free.com.my/config-inc.php&lt;br /&gt;http://wed.com.my//modules/indexd.php&lt;br /&gt;http://mobile.com.my/images/&lt;br /&gt;http://pay.hileytech.com/shop1/&lt;br /&gt;http://pay.waterfilter.com.my/phpMyAdmin/index.html&lt;br /&gt;http://realestate.net.my/pages/&lt;br /&gt;http://k2.upm.edu.my/&lt;br /&gt;http://www.ktdi.upm.edu.my/components/&lt;br /&gt;http://www.i-sukan.upm.edu.my/flash/&lt;br /&gt;http://www.pkk.upm.edu.my/components/&lt;br /&gt;http://www.ilamalaysia.org/media/&lt;br /&gt;http://www.herbamalaysia.net/&lt;br /&gt;http://www.herbamalaysia.net/images/hacked.htm&lt;br /&gt;http://www.my-jnz.com/index.htm&lt;br /&gt;http://www.kasihsayangku.com/kedaiku/images&lt;br /&gt;http://bacalah.info/phproxy/leqhi.htm&lt;br /&gt;http://www.patriotisme.net.my/&lt;br /&gt;http://adventuresports.com.my/&lt;br /&gt;http://ansaraseremban.org.my/albums/mly.htm&lt;br /&gt;http://www.perdana.net.my/albums/mly.htm&lt;br /&gt;http://ciscotechnology.com.my/leqhi.htm&lt;br /&gt;http://www.gemilangterbilang.com.my/&lt;br /&gt;http://www.alumnibestari.org.my/&lt;br /&gt;http://www.perindu.com/ejat/wp-content&lt;br /&gt;http://www.myconsult.com.my/public_html/forum&lt;br /&gt;http://www.ppi.uum.edu.my/forum&lt;br /&gt;http://edc.uum.edu.my/index.html&lt;br /&gt;http://www.libertycup.com.my/indek.html&lt;br /&gt;http://www.legendtours.com.my/ ( wsh / wsh )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber :www.detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sorry kalo beritanya dah lama tapi mayan buat bacaan ternyata indonesia punya banyak hacker&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-529204458492107992?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/529204458492107992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=529204458492107992' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/529204458492107992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/529204458492107992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/09/masih-marah-situs-malaysia-pun-kena.html' title='Masih Marah, Situs Malaysia pun Kena Bogem Virtual'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_yzyh5iEf5ZY/RvHmbGEpAQI/AAAAAAAAAA4/cDO9oyMiVfY/s72-c/hackmalaysiawide.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-3187533206486656410</id><published>2007-09-17T23:21:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T21:42:46.339-07:00</updated><title type='text'>Marhaban Ya Ramadhan</title><content type='html'>Marhaban Ya Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan yang penuh berkah rahmat dan ampunan bulan yang lebih baik dari 1000 bulan.&lt;br /&gt;Menyambut datangnya bulan ramadhan saya pribadi mohon maaf lahir batin buat siapa saja yang pernah saya sakiti baik disengaja atau tidak disengaja.&lt;br /&gt;sekalian sorry ne dah lama blom update my blog hiks sekarang lagi ngalamin suasana yang gak mod teramat sangat jadi mohon maaf, ne juga dandanin blog karena terinspirasi oleh blog orang lain istilahnya nebeng kreativitas hehehehhe jadi malu ne ah cuek aja deh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-3187533206486656410?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/3187533206486656410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=3187533206486656410' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/3187533206486656410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/3187533206486656410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/09/marhaban-ya-ramadhan.html' title='Marhaban Ya Ramadhan'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-2864254069358559398</id><published>2007-07-06T21:42:00.000-07:00</published><updated>2007-09-17T23:11:29.591-07:00</updated><title type='text'>SEJARAH KoRn</title><content type='html'>Cerita tentang KoRn dimulai Persisnya pada saat Fieldy, Munky, dan David, yang sama-sama kelahiran Bakersfield, California, Amerika Serikat, itu sepakat membentuk sebuah band dan berkarier di jalur musik. Tidak seperti sekarang, band yang diberi nama L.A.P.D (singkatan dari Love And Peace Dude) itu awalnya berkutat di jalur funk alternatif semodel Faith No More atau Red Hot Chili Peppers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempat mereguk sukses di lokalan Amerika dan beberapa negara Eropa, karier L.A.P.D terhenti setelah merilis hanya satu album, Whoâ€™s Laughing Now? (1991). Penyebabnya tak lain lantaran perilaku para personelnya yang “ajaib”. Hobi betul mereka merusak backstage mereka sendiri. Lebih ajaib lagi, mereka menganggap bahwa semua itu adalah salah satu cara yang efektif untuk mendapatkan publikasi dan sorotan media!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja hal itu merepotkan semua pihak yang terlibat. Manajemen serta, tentunya, label yang menaungi mereka. Hingga sampai pada satu titik, pihak label tak tahan lagi lalu langsung memutuskan kontrak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemutusan kontrak itu berefek pula pada bubarnya formasi L.A.P.D, yang sebenarnya sangat menjanjikan. Vokalis mereka saat itu, Richard Morral, terlanda stres berat, dan serta-merta mengundurkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya, kehilangan kontrak label plus vokalis tidak menyurutkan semangat. Mereka tetap kukuh melanjutkan cita-cita. Bahkan, dengan penuh percaya diri Fieldy cs merekrut Brian Welch, seorang karib yang kerap menjadi roadies mereka kala L.A.P.D masih berjaya, untuk dijadikan tandem Munky di sektor gitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan masuknya Brian, mereka pun sepakat buat mengubah warna musik yang diusung. Dari funk alternatif menjadi metal yang lebih agresif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat satu pertemuan yang tak direncanakan sebelumnya, kuartet ini akhirnya menemukan orang yang tepat untuk mengisi posisi vokalis. Jonathan Davis namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga kelahiran Bakersfield, cowok yang saat itu sudah mempunyai pekerjaan tetap sebagai asisten bedah mayat di rumah mayat Kern County itu ditemukan saat sedang tampil di panggung bersama bandnya, SexArt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkesan oleh penampilan dan suara Jon malam itu, Fieldy cs langsung saja memutuskan untuk “membajak”-nya menjadi vokalis mereka. Tidak membutuhkan waktu lama, Jon langsung bilang,”Ya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan yang memang, pada akhirnya, terbukti sangat tidak salah. Pasalnya, selain punya karakter suara yang begitu menyatu dengan musik Fieldy cs, Jon juga punya segudang masa lalu plus pengalaman hidup yang cukup kelam. Pengalaman yang bisa digali lalu dijadikan sumber inspirasi bagi deretan lirik-lirik lagu mereka nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngetop karena kelam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah pertemuan ini juga yang akhirnya membuat musik mereka jadi terasa unik. Bagaimana tidak? Groove-groove bernuansa funky, yang selama ini lebih terasa pas mengiringi musik bernuansa ceria, dipadu dengan besetan gitar distortif yang sengaja dibuat bersteman rendah membalut lirik-lirik yang sama sekali tidak ceria, namun justru sebaliknya, sangat gelap dan mencekam. Saat itu, kecuali Creep (nama mereka sebelum akhirnya diubah menjadi KoRn), tak ada satu band pun yang maju dengan kombinasi sedemikian kontras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah. Tiga tahun setelah pertemuan itu, album debut KoRn pun dirilis. Bermodal singel sangar macam Blind dan Daddy, kemunculan mereka seakan membuka keran bagi gelombang metal jenis baru: NuMetal/hip-metal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Enggak lama kemudian, langkah dan formulasi yang diracik oleh para personel KoRn langsung ditiru oleh bermacam band. Pemakaian gitar tujuh senar seakan satu keharusan bagi para gitaris metal. Lirik-lirik straight forward yang isinya melulu tentang kepedihan, kemarahan, raungan, serta kemurungan menjadi satu keharusan bagi para vokalis. Dan, tiap-tiap basis atau drumer yang ingin kiprahnya dilihat harus mampu membentuk groove-groove layaknya para musisi hip hop, R&amp;amp;B, atau funky!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jago mengorganisir konser&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata mereka juga jago mengorganisir konser. Belakangan, hasil kerja mereka menjadi salah satu contoh konser sukses karena kemasannya yang unik. Diberi nama Family Values Tour (FVT), tur tahunan itu mulai digelar pada tahun 1998. Sampai sekarang, FVT masih tetap berlangsung dan masuk dalam daftar tunggu metalheads di Amerika setiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan tur ini enggak lain lantaran kekuatan para pengisi acaranya. Biarpun tidak terlalu beragam, namun line up yang disusun Jonathan cs mampu mewakili dua kubu yang tadinya dianggap saling berseberangan: metal dan hip hop. Untuk putaran pertama tahun 1998, selain mereka sendiri, Jonathan cs menggamit Ice Cube, Limp Bizkit, Orgy, dan Rammstein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain faktor pengisi acara, sikap simpatik yang ditunjukkan oleh KoRn sebagai penyelenggara yang membuat ajang ini menyedot begitu banyak penonton dan menjadi satu rangkaian tur yang paling ditunggu. Bayangkan saja. Untuk sajian berdurasi sekitar 6-7 jam lengkap dengan pengisi acara nan paten plus atraksi laser dan panggung yang megah, penonton hanya dikenai tiket seharga 30 dollar AS. Sebagai perbandingan, harga tiket untuk konser sejenis saat itu yang termurah berkisar antara 75-85 dollar AS!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah barang tentu hal itu makin melambungkan nama KoRn di mata para penggemar metal. Keberpihakan mereka terhadap fans dianggap sangat jelas. Begitu pun posisi mereka yang dianggap “terhormat” di antara band-band sealiran lainnya. Saat album ketiga, Follow The Leader (1998), dirilis, KoRn praktis sudah menjadi semacam Godfather of NuMetal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yap. Disadari atau tidak, dalam perjalanannya, KoRn tergiring masuk ke dalam golongan band-of-the-band. Band yang tak butuh lagi number one hit di berbagai negara untuk dapat diakui. Band yang tak terlalu peduli bahwa albumnya tak lagi mencetak angka penjualan jutaan kopi, melainkan band yang kerap menjadi inspirasi band lainnya untuk berbuat sama. Band yang ada untuk fans dan selalu berorientasi pada kepuasan fans!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengerjakan album sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbekal prinsip-prinsip dasar band-of-the-band (serta sedikit banyak pengalaman buruk Untouchables) itulah, hampir sepanjang tahun 2003 dihabiskan oleh Jonathan cs di dalam studio, meracik formulasi buat Take A Look In The Mirror.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lagi dibantu oleh produser di luar bandâ€“seperti yang biasa mereka lakukan di lima album sebelumnyaâ€“kali ini seluruh proses produksi mereka kerjakan sendiri. Mulai dari perumusan konsep, membentuk komposisi dasar, hingga aransemen utuh. Adalah Jonathan yang kemudian didaulat untuk memegang kendali seluruh proses produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, saya enggak pernah merasa sebagai leader of the band. Dari dulu KoRn adalah milik kami bersama. Dan karenanya masing-masing berhak menjadi bos. Posisi saya selama pembuatan Take A Look…, bisa dibilang hanya sebagai cheerleader. Yang menyemangati dan mendorong teman-teman untuk melakukan yang terbaik!” bantah Jonathan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pun yang dikatakan oleh Jonathan, yang jelas, pola kerja seperti itu terbukti ampuh. Setidaknya, menurut Jonathan, lebih efisien waktu dan biaya, dengan hasil yang setara, bahkan bisa jadi lebih dari yang dicapai lewat Untouchables.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami enggak lagi mengandalkan open chorus yang megah, melainkan kembali kepada riff-riff yang mengentak, yang jadi ciri khas kami selama ini,” jelas Fieldy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya. Selama pembuatan album ini, kami selalu berorientasi pada penampilan panggung. Soalnya, materi dari Untouchables terbukti lebih membosankan di atas panggung ketimbang menyenangkan bagi fans!” ujar Munky gemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Musik) KoRn adalah untuk fans KoRn!” tegas Jonathan. “Kami enggak peduli seberapa banyak album kami ini bakal terjual nantinya. Mau sepuluh juta, sepuluh ribu, atau hanya sepuluh keping pun enggak akan ada bedanya buat kami. Yang terpenting adalah kami dan tentunya fans kami senang dan puas dengan apa yang sudah kami buat!” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;Sumber :http://epat.songolimo.net&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-2864254069358559398?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/2864254069358559398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=2864254069358559398' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/2864254069358559398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/2864254069358559398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/07/sejarah-korn.html' title='SEJARAH KoRn'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-9080981181503492092</id><published>2007-07-06T20:54:00.000-07:00</published><updated>2007-07-06T21:01:47.738-07:00</updated><title type='text'>RATM: the phenomenon</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_yzyh5iEf5ZY/Ro8Pten634I/AAAAAAAAAAM/BiKoTl2sOlk/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_yzyh5iEf5ZY/Ro8Pten634I/AAAAAAAAAAM/BiKoTl2sOlk/s200/images.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5084299778313609090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rage Against The Machine (RATM) ini bukan band sembarang band. Terbentuk tahun 1991 di LA, musiknya merupakan perpaduan antara punk-inspired hard rock dengan politically-charged rap ditambahan sentuhan heavy metal, funk dan hip hop. Hebatnya, semua sound yang mereka hasilkan baik live maupun rekaman semua dihasilkan oleh vokal, gitar, bass, dan drum. Tidak ada penggunaan sampler atau segala macamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lirik lagu RATM rata2 berisi kritik keras pada negeri mereka sendiri: USA; dan secara umum:  seruan2 untuk melawan pada setiap penindasan, ketidakadilan, mass mind rape, dan kapitalisme global. Most of all the lyrics are quotables :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang sekali sejak tahun 2000 RATM bubar karena vokalisnya Zack de la Rocha keluar (konon ikut gerilya dengan gerakan Zapatista di Meksiko). Sementara 3 personil lainnya Tom Morello (gitar), Tim Commerford (bass) dan Brad Wilk (drum) membentuk band Audioslave dengan Chris Cornell (eks vokalis Soundgarden) di posisi vokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita mendengar hits pertama Audioslave yang punya ngaran Cochise, jelas sekali warna RATM-nya masih terasa. Namun memang warna musiknya lebih cenderung ke rock alternatif biasa sepertinya halnya Soundgarden (Seattle sound?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rentang waktu kurang lebih 8 tahun sudah 4 album yang mereka keluarkan: Rage Against The Machine (1992), Evil Empire (1996), The Battle of Los Angeles (1999), dan Renegade (2000). Album pertama merupakan yang paling banyak dipuji orang, namun yang berikutnya pun tidak terlalu mengecewakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RATM memang bukan sekedar bermusik dan menciptakan lagu. Mereka berjuang melalui musik, plus menciptakan genre baru. Deftones, Limp Bizkit, Korn atau sebut saja band2 hardcore-rap metal-hip metal lainnya tidak lepas dari pengaruh RATM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh dibilang sepanjang sejarah musik dunia, inilah band yang paling mempunyai "sikap". Aware terhadap apa yang terjadi di sekitarnya, terhadap penindasan, ketidakadilan, perampasan hak asasi manusia...whatsoever. RATM benar2 sebuah band langka, sebuah fenomena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda merasa terlalu berat dengan pesan2 politik dan kebebasan mereka, cukup nikmati saja musiknya. It's really worth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;sumber : http://bubuank.multiply.com&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-9080981181503492092?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/9080981181503492092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=9080981181503492092' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/9080981181503492092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/9080981181503492092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/07/ratm-phenomenon.html' title='RATM: the phenomenon'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_yzyh5iEf5ZY/Ro8Pten634I/AAAAAAAAAAM/BiKoTl2sOlk/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-1106305770282948791</id><published>2007-06-30T05:46:00.000-07:00</published><updated>2007-06-30T05:48:22.977-07:00</updated><title type='text'>MEROKOK DAPAT MERUSAK SPERMA</title><content type='html'>Merokok terbukti dapat merusak sperma- dan mewariskan kerusakan genetik itu dari seorang bapak ke anak lelakinya, demikian laporan penelitian di Kanada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah penelitian pada tikus menunjukkan bahwa rokok menyebabkan perubahan DNA (gen cetak biru tubuh) pada sel sperma, demikian isi catatan jurnal penelitian kanker pekan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mutasi seperti itu, diketahui bersifat permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika diwariskan, mutasi ini menampilkan perubahan yang tidak dapat dikembalikan sperti semula dari komposisi genetik," kata Carole Yauk dari Divisi Penanganan Racun dan Kesehatan Lingkungan Kanada, yang memimpin penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami telah mengetahui bahwa ibu yang merokok dapat mencederai janinnya, dan di sini kami menunjukkan fakta bahwa seorang ayah dapat secara potensial merusak calon penerusnya, bahkan sebelum bertemu pasangannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yauk dan rekan-rekannya mempelajari sel yang memproduksi sperma di tikus yang dipapar dengan asap rokok selama enam atau 12 pekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh mamalia terus melanjutkan untuk memproduksi sperma. Mereka menemukan bahwa terjadi mutasi sebanyak 1,7 kali pada sel DNA tikus yang terpapar asap rokok dibandingkan pada tikus yang tidak terpapar asap rokok setelah 12 pekan, dan 1,4 kali mutasi setelah enam pekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kesimpulan ini menunjukkan bahwa kerusakan tergantung pada lamanya durasi terpapar asap rokok, jadi makin lama anda merokok maka akumulasi mutasi akan makin besar dan makin besar potensi dampaknya pada sel sperma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;i&gt;sumber: http://www.rileks.com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-1106305770282948791?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/1106305770282948791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=1106305770282948791' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/1106305770282948791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/1106305770282948791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/06/merokok-dapat-merusak-sperma.html' title='MEROKOK DAPAT MERUSAK SPERMA'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-7475065373483659727</id><published>2007-06-30T05:40:00.000-07:00</published><updated>2007-06-30T05:44:10.811-07:00</updated><title type='text'>Enam Kebiasaan Buruk Pemakaian Handphone Yang Merusak Kesehatan</title><content type='html'>Pakar Ilmuwan di  Amerika Serikat menuturkan, bahwa kita semestinya menghindari 6 kebiasaan buruk pemakaian handphone dan ada 8 jenis pengguna handphone yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah riset medis terbaru AS menunjukkan, bahwa laki-laki yang memiliki kebiasaan mengunakan handphone lebih dari 4 jam setiap hari, jumlah sel maninya akan berkurang dari 40% dibanding laki-laki yang persentase pemakaian handphone-nya lebih rendah. Bahkan mutu sel maninya juga akan kurang, dimana  kemampuan memiliki anak juga menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika kita mengaktifkan handphone, handphone akan menghantar gelombang radio ke pusat handphone, dan gelombang radio manapun juga sedikit banyak akan terserap oleh tubuh, yang berdampak terhadap kesehatan kita. Proses ini di sebut radiasi handphone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun masih perdebatan tentang hal ini, tapi dalam percobaan yang dilakukan pada binatang sudah terbukti, bahwa gelombang mikro berpengaruh terhadap organ yang semakin banyak mengandung kadar air, maka kerusakannya juga semakin besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Profesor dari Lembaga Penelitian Komunikasi Radio Universitas Jiaotong, Shanghai yakni Qian Liangyi menuturkan, bahwa handphone adalah suatu alat peluncur sinyal yang memiliki daya tertentu, daya terbesar sekitar 1 watt lebih. Namun karena handphone kerap “dekat” dengan bagian otak, maka waspada terhadap dampak radiasi yang tertimbun dari hari ke hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakar terkait menunjukkan 6 kebiasaan buruk pemakaian handphone yang merugikan kesehatan itu meliputi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menggantungkan HP di leher atau pinggang : bagi mereka yang arrhythmia (tidak ada irama jantung), fungsi jantung tidak sempurna sebaiknya tidak menggantungkan handphone di dada. Jika handphone sering digantung di bagian pinggang atau sisi perut, mungin akan memengaruhi fungsi kesuburan. Cara yang lebih aman dan sehat, adalah simpan di dalam tas yang dibawa serta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menempelkan handphone di telinga ketika menelepon : ketika menelepon dan belum tersambung, radiasi akan bertambah kuat, maka sebaiknya jauhkan handphone dari bagian kepala, selang 5 detik kemudian baru dihubungi kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sinyal handphone semakin lemah, jika menempel di telinga : Berdasarkan prinsip kerja handphone, dalam keadaan sinyal yang agak lemah, handphone akan meningkatkan daya luncur gelombang elektromagnetnya secara otomatis, sehingga intensitas radiasi bertambah kuat. Dengan menempelkan ke telinga, maka radiasi yang dialami bagian kepala akan berlipat ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Percakapan handphone terlampau lama : ahli menyarankan, tidak baik berhubungan telepon terlalu lama, jika memang demikian bisa mempertimbangkan memakai telepon tetap atau memakai alat pendengar, jika terpaksa harus berhubungan dalam jangka waktu yang lama juga harus mendengar secara bergantian di kiri kanan telinga setiap 1-2 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sembunyi di sudut tembok dan bisik-bisik menerima telepon rahasia : dengan bersembunyi di sudut bangunan, dalam kondisi umum, penutupan sinyal di sudut bangunan tidak begitu baik, sehingga dengan demikian dapat menyebabkan daya radiasi handphone dalam sudut tertentu bertambah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Mondar mandir, selalu bergerak : sejumlah orang tanpa sadar suka berjalan pelahan ketika menelepon, selalu bergerak ke sana ke mari, namun, tidak sadar kalau menggerakkan posisi dapat menyebabkan ketidakstabilan sinyal yang diterima, dengan demikian menyebabkan terjadinya luncuran daya tinggi dalam waktu singkat yang tidak diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, 8 tipe orang berikut ini sebaiknya kurangi memakai handphone: penderita epilepsi, jantung, lemah saraf parah, katarak, diabetes, wanita hamil serta bagi yang sedang menyusui, anak-anak dan remaja serta orang tua yang berusia lebih dari 60 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;sumber :http://www.rileks.com&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-7475065373483659727?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/7475065373483659727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=7475065373483659727' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/7475065373483659727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/7475065373483659727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/06/enam-kebiasaan-buruk-pemakaian.html' title='Enam Kebiasaan Buruk Pemakaian Handphone Yang Merusak Kesehatan'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-5502584272844344263</id><published>2007-06-28T19:51:00.000-07:00</published><updated>2007-06-28T21:06:20.999-07:00</updated><title type='text'>Hari yang apes</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;hari jum'at tanggal 29 juni jam 4.30 we i be sehubungan itu waktunya untuk menunaikan sholat shubuh jam segitu mata dah melek setengah merem,  tapi karena cuaca yang sangat dingin dan mendukung para syetan untuk menyuruh kembali narik selmut, nah nyambil males -malas-malesan menunggu loading sampe full malah yang ada gak sadar mata merem lagi jagoan emang syetan merayu orang yang niatnya mo ibadah, sampe ngimpi sholat segala es we te dah pas bangun gw sadar barusan gw dah sholat apa belom yah ternyata mimpi kali ye heuhuee,  dengan semangat gw inget tuh tadi mimpi langsung sepontan anjrit gw lom sholat langsung deh lari ke kamar mandi mo ambil wudlu. Tapi emang dasar gw lagi sial&lt;br /&gt;dah bangun kesiangan ternyata mesin pompanya mati selidik punya selidik ternyata colokan listriknya dimatiin lebih parah lagi gw da nyalain tuh mesin airnya gak ngalir pulak harus mancing dulu nunggu setengah jam de lega dah air dah ngalir siap -siap lah untuk wudlu, baru aja cuci tangan, kumur-kumur perut bernyanyi kruyuukkkkk di sambut suara dari kenalpot belakang celaka! gw bilang dalam hati dah sholat kesiangan pingin boker pulak. Btw akhirnya sholat lah gw jam 6.00 pagi sholatnya orang males yah ketauan harap jangan diikuti kebiasaan buruk seperti ini. Lega rasanya gw dah sholat tinggal olah raga pagi yang rutin mesti gw jalanin sebelum berolah raga minum air putih sepuasnya menurut dokter bagus minum air putih terlebih dulu setiap pagi sebelum mulut terkontaminasi ( gayanya kek tau aja artinya ah cuek aja), setelah semuanya beres brangkat deh gw joging pagi dalam hati sih semoga ketemu cw cakep menurut gw sih cakep, kemaren gw ketemu ama dia lom sempet kenalan apes deh ( cuvu banget ya) hiks ampe dengkul lemes ples gemeteran keburu lapar nungguin dia tenyata gak nongol juga cape dee. Dengan kaki lunglai balik lah kerumah termuter cari tukang jualan nasi maklum dirumah lom ada nasi huehuehe hari yang apes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-5502584272844344263?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/5502584272844344263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=5502584272844344263' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/5502584272844344263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/5502584272844344263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/06/hari-yang-apes.html' title='Hari yang apes'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-5580053503916183159</id><published>2007-06-28T05:52:00.000-07:00</published><updated>2007-06-28T05:53:25.260-07:00</updated><title type='text'>Buku Harianku</title><content type='html'>Buku Harianku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hilang arah......... Saat pasir mulai menari diatas irama debur sayup, saat fajar menjemput kelambu malam, saat puing-puing retak luluh lantah di terpa bayu. Satu kenyataan yang sedang ku alami saat ini dan tak dapat dibantah, mungkin ini sudah jadi takdirNya. Kadang aku terhenyak dari mimpi-mimpi maya, termenung dalam puing-puing kepalsuan. Letih rasa... remuk luruh terkulai lemah dalam rona-rona merah yang kian meradang, berat langkah tertatih dalam jalanan keterpurukan. Sampai kapankah buih-buih noda hitam akan memudar tersisa percikan kefanaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-5580053503916183159?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/5580053503916183159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=5580053503916183159' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/5580053503916183159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/5580053503916183159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/06/buku-harianku.html' title='Buku Harianku'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7002630555717809722.post-3961294372234034329</id><published>2007-06-28T05:01:00.000-07:00</published><updated>2007-06-28T05:18:59.308-07:00</updated><title type='text'>Akhirnya...............</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;Judul gak jelas dan sangat tidak jelas, gpp lah yang penting sedikit jelas kalo gak jelas berarti gak bisa baca.  Kembali ke keboard ketikan di lanjutkan hari ini dimulailah awal gw dalam ngoprek blog degan ketidak sengajaan iseng-iseng buka browser di addresnya ku ketik www.google.com eh ga taunya malah muncul url www.google.co.id hmmm mungkin karena gw tinggal di indonesia kali yah jadi otomatis mucul adresnya kek gitu tapi gpp lah gak perlu di persoalkan yang penting tujuannya sama, sampai mana tadi jadi lupa gw o iya sampai pada alamat site yang gw buka terdapat kalimat seperti ini, Buat blog pribadi Anda hanya dalam beberapa menit dengan Blogger. Nah disitu gw jadi inget gw juga pernah bikin blog tapi lupa login idnya maklum dulu masih belum begitu tertarik dengan bloger,  dengan ketidak sengajaan itu eh malah jadi membangkitkan minatku coba deh otak-otak atik lagi bloger dengan membuat id blog yang baru jadi deh blogger yang baru akhirnya........&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7002630555717809722-3961294372234034329?l=m0emets.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m0emets.blogspot.com/feeds/3961294372234034329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7002630555717809722&amp;postID=3961294372234034329' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/3961294372234034329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7002630555717809722/posts/default/3961294372234034329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m0emets.blogspot.com/2007/06/akhirnya.html' title='Akhirnya...............'/><author><name>ismail</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v661/m0e_mets/1_800946117l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
